M O M S M O N E Y I D
Bugar

Risiko Kesehatan Kol Goreng, Sayur Sehat Jadi Bom Kalori? Ini Faktanya!

Risiko Kesehatan Kol Goreng, Sayur Sehat Jadi Bom Kalori? Ini Faktanya!
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Siapa yang suka kol goreng? Ya, makanan yang satu ini kerap menjadi pelengkap menu yang bikin nafsu makan naik. Tapi, Anda perlu tahu risiko kesehatan di balik mengonsumsi kol goreng ya.

Teksturnya yang sedikit renyah, gurih, dan berminyak, dipadukan dengan sambal dan nasi hangat yang membuatnya makin sempurna. Namun, di balik kelezatannya, kol goreng menyimpan berbagai risiko kesehatan yang luput dari perhatian penikmatnya, lo.

Baca Juga: 10 Jenis Makanan dan Minuman yang Dianggap Sehat Padahal Tidak

Mengonsumsi kol goreng terlalu sering, pengolahannya dengan minyak panas, penggunaan minyak goreng yang berulang, hal ini bisa memicu dampak yang buruk bagi tubuh. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bahaya apa saja yang mengintai dari mengonsumsi kol goreng. Dengan begitu, Anda bisa lebih bijak dalam mengonsumsinya.

Berikut beberapa risiko kesehatan di balik kol goreng yang dikutip dari hellosehat.com:

Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan Sehat yang Bisa Mencegah Kanker

Risiko mengonsumsi kol goreng

Berikut beberapa risiko kesehatan di balik kol goreng yang dikutip dari hellosehat.com:

1. Merusak kandungan nutrisi

Perlu Anda ketahui, kol adalah salah satu sayuran yang banyak menyimpan nutrisi sebelum digoreng. Di dalamnya terdapat serat, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin K, serta mineral berupa kalsium, fosfor, dan mangan.

Namun, ketika digoreng dengan suhu yang tinggi, hal tersebut bisa merusak kandungan nutrisinya. Sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, proses mengukur, merebus, dan menumis menjadi cara memasak yang sehat untuk menjaga nutrisi sayuran.

2. Meningkatkan jumlah kalori

Hati-hatilah dengan kol goreng, karena sayuran yang sudah digoreng ini bisa meningkatkan jumlah kalori. Padahal, kol sendiri adalah sayuran yang rendah kalori.

Tinggi kalori ini disebabkan oleh proses penggorengan menggunakan minyak goreng. Kol menyerap banyak minyak saat proses menggoreng. Kondisi ini membuat penikmatnya mendapatkan asupan minyak goreng yang berlebih dalam tubuhnya.

Baca Juga: 10 Makanan yang Dikira Sehat Padahal Tinggi Gula

3. Meningkatkan risiko kanker

Proses memasak kol dengan cara digoreng bisa meningkatkan risiko kanker. Di mana proses tersebut memicu terbentuknya sifat karsinogenik yang menyebabkan kanker. 

Sedanngkan, kol sendiri yang tidak digoreng memiliki senyawa antikanker yang mampu menghambat enzim histone deacetylase. Enzim ini memiliki peran dalam perkembangan beberapa jenis kanker, seperti kanker pankreas, prostat, dan kulit.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke

Mengonsumsi kol goreng memang hadirkan kenikmatan. Namun, Anda juga perlu tahu risiko kesehatan yang mengintai. Salah satunya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Apalagi jika kol digoreng menggunakan minyak yang berulang. Makan akan mengubah minyak menjadi lemak trans. Inilah lemak jahat yang meningkatkan kolesterol dan mendorong munculnya plak di pembuluh darah.

Seiring berjalannya waktu, kondisi ini akan menghambat aliran darah yang memunculkan penyakit jantung dan stroke.

Baca Juga: Telur hingga Sayuran: 7 Superfood Sederhana Ini Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh

Minyak yang sehat untuk memasak sayuran

Ada beberapa jenis minyak yang lebih sehat untuk memasak sayuran. Berikut penjelasannya yang dikutip dari www.honestdocs.id:

Minyak zaitun

Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk digunakan dalam suhu tinggi. Bahkan, penggunaan mineral zaitun untuk menumis sayuran bisa meningkatkan antioksidan fenol yang mampu mencegah penyakit.

Minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak jenuh yang tinggi. Hal ini membuatnya tahan pada panas, namun dengan tidak menurunkan kualitas minyak.

Minyak canola

Minyak canola mengandung lemak tak jenuh tunggal yang kondisinya stabil untuk minyak panas.

Itulah beberapa risiko kesehatan akibat sering mengonsumsi kol goreng yang timbulkan berbagai bahaya bagi tubuh.

Selanjutnya: Harga Minyak Dunia Stabil Selasa (3/2) Pagi: Brent ke US$66,36 dan WTI ke US$62,24

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Selasa (24/2)

IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (24/2/2026). Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk hari ini.​

Ini Dia 3 Rekomendasi Saham Pilihan dari Mirae Asset Hari Ini (24/2)

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah membentuk fase konsolidasi bullish. Simak rekomendasi saham hari ini.

Intip 4 Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas, ada BRIS dan BRMS (24/2)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bergerak menguji level lebih tinggi di 8.600 pada hari ini, Selasa, 24 Februari 2026.

German Open 2026, 1 Wakil Indonesia Berlaga Menuju Babak 16 Besar

German Open 2026 babak 32 besar hari pertama Selasa (24/2), satu wakil Indonesia berlaga menuju partai perdelapan final.​

Dari Garasi ke Jaringan Resto Global, Ini Tips Bisnis Makanan dari Pendiri Magfood

​Berawal dari produksi rumahan, simak, yuk, tips bisnis makanan dari pendiri Magfood berikut ini.    

Simak Sederet Manfaat yang Bisa Diraih Mitra Lalamove, dari BPJS hingga Umrah

​Selain penghasilan harian, manfaat menjadi mitra pengemudi Lalamove memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan hingga bonus hari raya.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (24/2) Sama-Sama Naik

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Selasa (24/2/2026) kompak naik. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.063.000, emas UBS Rp 3.078.000.

Bukan Sekadar Tren, Ini E-Wallet Paling Sering Digunakan di Indonesia

​Riset terbaru Ipsos Indonesia menunjukkan ShopeePay menjadi e-wallet yang paling sering digunakan masyarakat dalam tiga bulan terakhir.

Cegah Dehidrasi Saat Puasa, 6 Buah Ini Wajib Ada Saat Sahur dan Berbuka

Dehidrasi saat puasa bisa sangat mengganggu aktivitas. Temukan 6 buah dengan kadar air 81%-92% yang wajib dikonsumsi.

Fitur Chrome Tersembunyi Ini Bikin Kerja Cepat, Wajib Tahu

Jangan biarkan kerja menumpuk! Dengan 5 fitur Chrome tersembunyi ini, tugas sulit jadi mudah. Rasakan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya.