M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Daftar Buah dan Sayuran yang Tak Boleh Disimpan Bersama, Bikin Cepat Busuk

Daftar Buah dan Sayuran yang Tak Boleh Disimpan Bersama, Bikin Cepat Busuk
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Idealnya, buah dan sayuran harus disimpan di ruang tertentu seperti kulkas atau tempat-tempat yang bersuhu sejuk. Namun, ada juga buah dan sayuran yang tak boleh disimpan bersama.

Memisahkan buah dan sayuran tertentu tujuannya ialah agar salah satunya tidak mudah membusuk.

Membusuknya buah dan sayuran selain akan menambah limbah makanan, juga akan menambah budget pengeluaran. Sebab, Moms jadi perlu mengeluarkan uang tambahan untuk membeli ulang buah dan sayuran yang baru.

Baca Juga: Bisa Jadi Racun untuk Tubuh, Inilah 5 Tips Hindari Sayur Bayam Menghitam

“Menyimpan buah dan sayur, baik di dapur, lemari es, atau freezer, dapat membuat perbedaan dalam menghemat uang hasil, mengurangi limbah makanan, dan menjaga kesehatan Anda & keluarga,” kata Christine Palumbo, konsultan nutrisi dari Illinois, dikutip dari Everyday Health.

Suhu penyimpanan buah dan sayur

Selain perlu disimpan secara terpisah, buah dan sayuran tertentu juga perlu diimpan dalam suhu yang beragam, sesuai dengan ketahanannya masing-masing.

Misalnya, mentimun bertahan paling lama jika disimpan di suhu 10-12 derajat Celcius. Sementara itu, tomat dan anggur akan tetap segar jika disimpan di suhu 0-2 derajat Celcius.

Baca Juga: Cegah Serangan Jantung dan Stroke, Konsumsi 7 Sayuran Murah Penurun Kolesterol

Pisahkan produsen etilen dan produk sensitif etilen

Ada banyak jenis buah dan sayuran yang tak boleh disimpan bersama. Jika Anda tak mampu mengingat detail buah dan sayuran tersebut satu per satu, maka MomsMoney akan membantu Anda mengingatnya secara mudah.

Pada intinya, melansir Martha Stewart, Moms hanya perlu memisahkan makanan penghasil gas etilen, dengan buah dan sayuran yang sensitif terhadap etilen.

Etilen adalah gas yang mempercepat proses pematangan & pembusukan pada buah dan sayuran tertentu.

“Penting untuk mengetahui buah dan sayuran mana yang menghasilkan gas etilen alami, serta mana yang sensitif terhadapnya. Ini memungkinkan Anda memaksimalkan kesegaran buah dan mengurangi pembusukan,” kata CEO Culinary Hill, dilansir dari Better Home and Garden.

Namun, perlu Anda ketahui, tak semua buah dan sayuran sensitif terhadap gas etilen.

Jeruk, misalnya, buah ini akan tetap segar dan bertahan lama meski disimpan berdekatan dengan makanan yang mengeluarkan gas etilen.

Baca Juga: 5 Cara Menyimpan Stroberi yang Tepat biar Tetap Segar dan Tahan Lama

Daftar makanan penghasil etilen

Berikut daftar makanan penghasil etilen:

  • Alpukat
  • Apel
  • Pisang (yang sudah matang)
  • Anggur
  • Melon
  • Pir
  • Peach/persik
  • Tomat
  • Kentang
  • Cabe & paprika
  • Seledri
  • Mangga
  • Blueberry

Baca Juga: Tak Mudah Layu, Ini 5 Tips Menjaga Kesegaran Sayuran Tanpa Kulkas

Daftar makanan yang sensitif terhadap etilen

Berikut daftar makanan yang sensitif terhadap etilen:

  • Pisang (yang belum matang)
  • Brokoli
  • Kubis
  • Wortel
  • Kembang kol
  • Mentimun
  • Sayuran berdaun hijau
  • Selada
  • Bawang
  • Labu
  • Stroberi
  • Terong
  • Lemon

Baca Juga: Sering Beli Sayur di Pasar? Berikut 5 Cara Mencuci Sayuran yang Tepat

Daftar makanan yang menghasilkan etilen sekaligus sensitif terhadapnya

Adapun daftar buah dan sayuran yang sensitif terhadap etilen, namun ia memproduksi sendiri gas etilen.

Maka tipsnya adalah dengan menyimpan buah tersebut dalam piring datar & besar agar tak ada yang menumpuk satu sama lain. Pastikan buah juga sayuran tersebut memiliki jarak dan tak berdempetan.

Berikut daftar makanan penghasil etilen, sekaligus sensitif terhadap gas tersebut:

  • Apel
  • Alpukat
  • Pisang
  • Kiwi
  • Pir
  • Paprika
  • Blewah

Itulah deretan buah dan sayur yang tak boleh disimpan bersamaan karena dapat mempercepat proses pembusukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Sassuolo vs Juventus di Serie A, Rabu 7 Januari 2026: Jay Idzes Main?

Simak jadwal pertandingan Sassuolo vs Juventus pekan ke-19 Serie A 2025/2026, Rabu 7 Januari 2026 pukul 02.45 WIB di Mapei Stadium.

Biru Dingin Diprediksi Akan Jadi Tren Utama di 2026, Ini Cara Menggunakannya

Simak tren warna biru dingin yang diperkirakan akan mendominasi interior dan gaya hidup di tahun 2026 serta cara untuk mengaplikasikannya.

Tren Dekorasi Jendela 2026 yang Membuat Rumah Lebih Hangat dan Berkarakter

Yuk, simak tren dekorasi jendela 2026 yang lebih hangat, detail, dan fungsional untuk rumah modern agar terlihat rapi, estetik, dan nyaman.

8 Tren Desain Dapur 2026 yang Lebih Fungsional dan Nyaman untuk Hunian Modern

Yuk, kita lihat tren desain dapur 2026 yang mengutamakan fungsi, warna hangat, bahan alami, dan fitur kesehatan untuk rumah modern kamu.&l

Produk Herbal Mirip dengan Medis, Benarkah?

Ada anggapan penggunaan produk herbal yang dianggap sama dengan obat medis. Benarkah hal itu?       

Kebiasaan Hemat di 2026 yang Membuat Keuangan Lebih Aman Tanpa Terlihat Pelit

Berikut kebiasaan hemat di 2026 yang bisa bantu jaga keuangan tetap stabil, tenang, dan adaptif di tengah biaya hidup yang terus meningkat.  

Awas dengan Link Pembatalan Transaksi Palsu, Ini Cara Aman Hindari Modusnya

Yuk, simak link pembatalan transaksi palsu semakin banyak dan mengincar pengguna perbankan digital. Kenali ciri-cirinya supaya tidak jadi korban.  

8 Mitos tentang Kolesterol yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini, lho, beberapa mitos tentang kolesterol yang tidak perlu dipercaya. Apa saja, ya? Intip selengkapnya di sini!

3 Manfaat Makan Bawang Putih saat Pilek, Apa Saja?

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat makan bawang putih saat pilek. Kira-kira apa saja, ya?                 

Siapa Darren Fletcher? Ini Sosok Pelatih Sementara Manchester United di Liga Inggris

Simak arah baru Manchester United bersama Darren Fletcher, mulai taktik bermain hingga tantangan berat saat tandang ke Burnley.