MOMSMONEY.ID - Bekerja dari kantor bukan lagi satu-satunya pilihan bagi banyak profesional. Seiring berkembangnya pola kerja yang semakin fleksibel, coworking space kini bertransformasi.
Yakni, menjadi ruang yang tak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga menjadi tempat membangun koneksi, belajar hal baru, hingga menjaga keseimbangan hidup.
Fenomena ini semakin terlihat di kalangan generasi muda, freelancer, entrepreneur, hingga pekerja kreatif yang mencari lingkungan kerja lebih dinamis. Mereka tak sekadar membutuhkan meja dan koneksi internet, tetapi juga pengalaman yang mampu mendukung kreativitas, kolaborasi, dan well-being.
Melihat perubahan tersebut, berbagai brand mulai menghadirkan konsep coworking yang lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat urban. Salah satunya dilakukan brand lokal tas merché melalui merché Co-Working Space.
Coworking space ini berlangsung selama hampir satu bulan, pada 13 Juli hingga 7 Agustus 2026 di Jakarta Fashion Hub, Jakarta Pusat.
Mengusung tema "More Than a Co-Working Space", ruang ini dirancang sebagai tempat bertemunya para profesional, entrepreneur, freelancer, komunitas, hingga individu yang ingin saling bertukar ide dan memperluas jaringan.
Baca Juga: 6 Film dan Serial Tentang Tangguhnya Wanita Karier Penuh Inspirasi Kerja Keras
Bekerja sambil membangun relasi
Jika dulu coworking space identik dengan tempat menyelesaikan pekerjaan, kini konsep tersebut berkembang menjadi ruang kolaborasi.
Selama penyelenggaraannya, merché menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari networking day, seminar, workshop, community gathering, hingga diskusi bersama sejumlah pembicara seperti Dr. Ikhsan, Dea Rizkita, Coach Anez, dan Abigail Limuria.
Antusiasme terhadap konsep tersebut pun cukup tinggi. Tiket merché Co-Working Space yang dijual melalui kolaborasi dengan Plugo dilaporkan habis terjual hanya dalam waktu tiga hari sejak dibuka.
Tak sampai disitu, berbagai fasilitas juga dihadirkan di merché Co-Working Space. Pengunjung dapat menggunakan laptop dan PC secara gratis yang disediakan Asus, termasuk perangkat terbaru berbasis teknologi AI untuk mendukung aktivitas kerja.
Pengalaman bekerja juga dipadukan dengan berbagai elemen wellness. Bersama Ibunda, merché memberikan seminar dan sesi konsultasi psikologi yang mengangkat isu kesehatan mental.
Sementara Healthy Go menyediakan makanan gratis pada sejumlah agenda khusus untuk mendukung kebutuhan nutrisi pengunjung.
Baca Juga: Lalamove: Tak Cuma Skill Teknis, Komunikasi Penting untuk Dunia Kerja
Pendekatan ini mencerminkan semakin besarnya perhatian terhadap keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup, terutama bagi generasi urban yang memiliki mobilitas tinggi.
Di samping mengutamakan fungsi, desain ruang juga menjadi daya tarik tersendiri. Material daur ulang yang digunakan Paste Lab, koleksi buku dari Gramedia, hingga sajian camilan dari berbagai brand membuat pengalaman bekerja terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
CEO merché Chicen T.N. mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan ruang yang mampu melahirkan ide baru, kolaborasi yang bermakna dan hubungan antar masyarakat berkembang.
"Sebuah ruang yang bukan hanya produktif, tetapi juga mampu menghubungkan orang-orang dengan semangat yang sama untuk saling menginspirasi dan bertumbuh bersama,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/8).
Dengan tiket harian mulai Rp 30.000, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas, mulai dari akses coworking space, camilan sepuasnya, merchandise eksklusif, hingga mengikuti berbagai agenda yang berlangsung selama acara.
Tren ini menunjukkan, coworking space kini bukan lagi sekadar alternatif tempat bekerja. Bagi generasi urban, ruang kerja telah berevolusi menjadi tempat bertemu, belajar, membangun relasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News