MOMSMONEY.ID - China kembali menggegerkan dunia. Kali ini berupa inovasi untuk melawan teriknya musim panas dengan menghadirkan sistem kabut pendingin.
Sistem ini dipasang di atas gedung-gedung pencakar langit. Inilah sebuah teknologi presisi yang menyemprotkan kabut ultra halus ke udara terbuka atau semi terbuka. Saat butiran air itu menguap, ia menyerap panas lingkungan dan akan menurunkan suhu di sekitarnya.
Baca Juga: 5 Warna Plat Nomor Kendaraan China Beda Arti, Hindari Salah Paham saat di Sana ya
Dikutip dari www.chinadiscovery.com, musim panas di China terjadi pada bulan Juni hingga Agustus. Sebagian besar daerah dilanda suhu lebih dari 30°C pada bulan Juli.
Hal ini dipengaruhi oleh angin musim panas dari lautan tropis. Musim panas di selatan China terasa pengap dan panas.
Kondisi seperti ini tentu saja berpengaruh besar pada aktivitas sehari-hari masyarakat. Melalui sistem kabut pendingin inilah, teknologi yang mampu menurunkan beberapa derajat suhu agar mengurangi rasa panas yang dialami.
Baca Juga: 7 Makanan China Ini Jadi Favorit Lidah Indonesia, Nomor 1 dan 4 Paling Diburu
Teknologi canggih ini dibagikan oleh akun X @XueJia24682. Dalam unggahannya ia mengatakan:
"Kawasan hunian di Tiongkok dilengkapi dengan sistem kabut pendingin khusus. Pengoperasian sistem ini selama musim panas dapat menurunkan suhu udara luar sebesar 3–6°C, menciptakan area luar ruangan yang nyaman.", tulisnya.
Cara kerja sistem kabut pendingin
Dikutip dari www.ndtv.com, sistem kabut pendingin bekerja dengan prinsip pendinginan evaporatif. Di mana tetesan air kecil menyerap panas udara di sekitarnya saat menguap. Sehingga, bisa menurunkan suhu sampai beberapa derajat.
Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Liburan ke China ya? Hindari Tanggal Ini biar Tak Terjebak Macet
Cara ini dianggap efektif, terutama di daerah perkotaan yang umumnya dipenuhi dengan aspal, beton, dan minim ruang hijau.
Di lingkungan tersebut, sistem kabut pendingin akan membantu melawan panas dengan melepaskan tetesan air ultra halus yang menguap dengan cepat. Dengan menyerap udara panas, maka akan membuat udara di lingkungan tersebut menjadi lebih dingin.
Dengan begitu, masyarakat China yang saat ini tengah mengalami musim panas bisa menjalankan aktivitas hariannya dengan lebih nyaman. Bahkan, cara ini juga bisa mengurangi konsumsi energi dibandingkan menggunakan AC konvensional di ruang terbuka.
Sistem kabut pendingin mungkin hanya satu dari ribuan inovasi, tapi dampaknya terasa langsung bagi masyarakat. Di mana suhu turun dan kenyamanan meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News