MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jika punya peluang penguatan hari ini, maka terbatas. Berikut proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Jumat, 10 April 2026 dari Mirae Asset Sekuritas.
IHSG kemarin ditutup menguat untuk dua hari berturut-turut. IHSG naik 0,39% ke level 7.307,59. Kenaikan ini disertai aksi jual asing sampai Rp 1,77 triliun.
Baca Juga: Net Sell Rp 1,77 Triliun, Siapa Paling Banyak Dijual Asing? (9/4)
M. Nafan Aji Gusta, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas melihat, secara teknikal, IHSG berpotensi limited upside meskipun masih terjadi fase bullish consolidation. Di sisi lain, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, namun volume menurun.
Jika menguat, maka resistance yang harus diuji di level 7.400 & 7.482. Support IHSG di level 7.222 & 7.117.
Market akan tetap memperhatikan sentimen global. Sentimen de-eskalasi konflik Israel-Lebanon mulai mengemuka setelah Israel mengatakan akan memulai negosiasi dengan Lebanon, di mana negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan pembuka hubungan damai antara Israel dan Lebanon.
Namun sticky inflation di Amerika Serikat masih membayangi pergerakan market pada hari ini ketika data anggaran belanja individu atau personal consumption expenditure (PCE) per Februari 2026 yang tidak termasuk makanan dan energi, meningkat 3%, dan US PCE per Februari 2026 untuk semua barang meningkat 2,8%.
Hal ini akan mempengaruhi sikap the Fed untuk tetap “hawkish” dengan mempertahankan suku bunga tinggi hingga akhir 2026, sehingga rawan terkena aksi profit taking dari pelaku pasar. Sebab The Fed menggunakan indeks harga PCE sebagai tolok ukur utama dalam menargetkan inflasi, yakni pada 2%.
Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (10/4)
Dari dalam negeri, para pelaku pasar akan menantikan data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) dan penjualan mobil per Maret 2026. Khususnya IKK, adapun Maret 2026, merupakan momentum puncak karena perayaan Idul Fitri jatuh di akhir Maret.
Secara historis, IKK sering naik pada periode lebaran karena faktor pencairan THR maupun lonjakan konsumsi domestik. Hanya saja, pelemahan rupiah ke level di atas Rp17.000 per dollar AS membuat konsumen kelas menengah mulai waspada terhadap kenaikan harga barang-barang impor, terutama elektronik maupun otomotif.
Apabila IKK tidak naik setinggi tahun lalu, maka faktor kurs inilah merupakan penyebab utamanya.
Rekomendasi saham
Dalam kondisi market dengan peluang penguatan terbatas, Nafan menyarankan investor fokus pada saham pilihan dengan fundamental solid, bervaluasi murah, dan menunjukkan arah pembalikan tren. Gunakan manajemen risiko dengan disiplin.
Berikut saham pilihan Mirae untuk pagi ini:
1. AADI – Upside still intact
ACTION: BUY; especially with entry level area around 9,925 – 10,325.
TP1: 10,650 (+4.41%)
TP2: 10,850 (+6.37%)
TP3: 11,075 (+8.58%)
Support: 9,925 & 9,425
2. INCO – Upside still intact
ACTION: ADD (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area around 5,725 – 6,175.
TP1: 6,250 (+2.46%)
TP2: 6,475 (+6.15%)
TP3: 7,450 (+22.13%)
Support: 5,725 & 5,450
3. MAPI – Upside still intact
ACTION: ADD (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area around 1,215 – 1,285.
TP1: 1,315 (+3.95%)
TP2: 1,430 (+13.04%)
Support: 1,215 & 1,190
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News