M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cegah Mata Kering, JEC Luncurkan Dry Eye Spa

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Belakangan penggunaan perangkat elektronik tak jauh dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Fenomena ini jelas berpengaruh pada kesehatan mata. Risiko mata kering pun mengancam dan penanganannya mesti dilakukan untuk mencegah rusaknya permukaan mata dari yang bersifat ringan hingga berat, temporer bahkan permanen.

Memahami situasi tersebut, eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics, melalui salah satu cabangnya, RS Mata JEC @ Kedoya meluncurkan layanan terbaru, Dry Eye Spa.

Kombinasi terapi medis dan pengalaman relaksasi layaknya spa, JEC Dry Eye Spa menawarkan pendekatan baru untuk penanganan mata kering dan memberikan kenyamanan pada mata dengan segera! JEC @ Kedoya menjadi rumah sakit mata pertama di Indonesia yang memiliki layanan berkonsep ini.

Ketua Dry Eye Service JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. dr. Nina Asrini Noor, SpM menyampaikan adanya perubahan gaya hidup pada era digital sangat mempengaruhi kesehatan mata. Screen time yang sangat intensif dengan durasi yang panjang membuat perubahan dinamika mata dalam berkedip, seperti frekuensi yang berkurang atau proses berkedip yang tidak sempurna. Kondisi ini dapat meningkatkan kekeringan permukaan mata yang seiring waktu berpotensi memulai siklus dry eye.

Baca Juga: 5 Olahraga Ini Efektif Latih Koordinasi dan Keseimbangan Tubuh

Pada 2024 lalu, laporan “Revealing Average Screen Time Statistics” dari Backlinko menunjukkan bahwa rata-rata waktu tatap layar atau screen time masyarakat Indonesia mencapai 7 jam 38 menit per hari.

Di samping waktu tatap layar yang berlebih, faktor eksternal seperti paparan AC dan polusi udara terus menerus turut memperburuk kondisi mata. Penyandang mata kering diprediksi terus bertambah, sebab sangat mungkin mereka tidak sadar sedang mengalami dry eye.

Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menyebut prevalensi mata kering secara global berkisar 5 s.d. 50 persen, sedangkan di Asia Tenggara berada pada kisaran 20 s.d. 52,4 persen. Di Indonesia, prevalensi mata kering mencapai 27,5 persen. Di jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics sendiri, sepanjang dua tahun terakhir saja (2023-2024), telah menerima kunjungan lebih dari 72.000 pasien mata kering.

Bersifat multifaktorial, dry eye merupakan penyakit atau kelainan pada permukaan mata yang ditandai dengan hilangnya keseimbangan dan kestabilan komponen air mata, serta kerusakan atau peradangan pada permukaan mata.

Gejala yang dirasakan penderita dry eye umumnya dimulai dengan mata yang tidak nyaman seperti mengganjal, sering merah, berair, terasa kering, sensasi berpasir, muncul kotoran, terasa lengket, serta kerap mengucek mata. 

Selain screen time berlebihan dan keadaan lingkungan (berdebu, kering, berangin, berpolusi udara dan banyak asap rokok), beberapa faktor risiko lainnya yang memicu mata kering, termasuk berusia di atas 50 tahun, khususnya perempuan pasca-menopause, memiliki riwayat operasi mata/penyakit lain yang dapat memicu dry eye, menggunakan obat-obatan tertentu, baik obat oral maupun obat tetes mata; mengenakan lensa kontak; dan menderita penyakit metabolik seperti diabetes melitus.

Baca Juga: 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Pria yang Harus Diwaspadai, Apa Saja?

“Kehidupan modern telah memaksa mata untuk bekerja dalam kondisi yang tidak alami. Karenanya mata membutuhkan rehat yang optimal. Peluncuran Dry Eye Spa tidak hanya berfokus pada penanganan mata kering secara medis yang menjadi keunggulan utama JEC, tetapi juga menawarkan relaksasi layaknya spa yang memberikan kenyamanan pada mata dengan segera," ujar Dr. dr. Nina Asrini Noor, SpM dalam keterangan resminya, Sabtu (22/2).

Pendekatan ini selaras menjawab kebutuhan masyarakat masa kini yang padat rutinitas dan membutuhkan jeda untuk mengistirahatkan diri. "Organ mata pun demikian. JEC Dry Eye Spa, bantu mata healing dengan nyaman," lanjutnya.

JEC Dry Eye Spa memberikan layanan mata kering secara komprehensif. Sebelum penentuan tindakan terapi, pasien akan ditangani tim medis ahli dan dokter sub spesialis dry eye terlebih dahulu. Setelah pemeriksaan menyeluruh, pasien akan mendapatkan terapi menggunakan alat steam atomizer, berupa masker mata berteknologi terdepan. Steam atomizer akan menghasilkan getaran ultrasonic untuk meng-atomisasi larutan khusus, kemudian mengubah kandungannya menjadi molekul halus berupa droplet yang mampu meresap ke permukaan mata. Mata pasien seolah merasakan sensasi sejuk yang memberikan kenyamanan secara langsung.

“JEC Dry Eye Spa tidak hanya membantu mengatasi gejala mata kering seperti mata mengganjal atau berpasir, hingga nyeri atau perih, tetapi juga menjaga kelembaban alami mata. Terapi rutin setiap dua pekan sangat membantu untuk mencegah memburuknya dry eye sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup sehari-hari,” tambah Dr. dr. Nina Asrini Noor, SpM.

Layanan terbaru JEC Dry Eye Spa merupakan bagian dari fasilitas terpadu mata kering: JEC Dry Eye Service di RS Mata JEC @ Kedoya. Diperkuat fasilitas yang lengkap dan teknologi modern, sentra ini  menawarkan layanan menyeluruh bagi pasien mata kering; mulai tahapan edukasi dan konsultasi, diagnostik, serta tindakan medis unggulan lainnya. Dari sumber daya manusia, sentra Dry Eye Service di RS Mata JEC @ Kedoya diperkuat dokter mata yang telah mendalami sub spesialisasi dry eye.

Baca Juga: Ini Peran dari JEC Eye Hospitals dalam Pengembangan Ilmu Retina

Pemeriksaan mata kering di JEC Dry Eye Service meliputi: Dry Eye Questionnaire, Schirmer Test (menilai volume air mata), Tear Break Up Time/TBUT (menilai stabilitas air mata), Ocular Surface Staining (menilai derajat peradangan), Meibography (menilai kondisi kelenjar Meibom di kelopak mata), dan keratograph (alat bantu pemeriksaan yang digunakan untuk menilai permukaan mata serta stabilitas lapisan air mata).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim ahli JEC Dry Eye Service akan memberikan penanganan yang sesuai. Mulai dari artificial tears substitute/lubricants hingga punctal plug pada kondisi berat untuk mengatasi volume air mata yang kurang; pemberian anti-inflamasi dan antibiotik tetes mata maupun orang untuk mengatasi peradangan dan kemungkinan infeksi pada mata; pemberian autologous serum tetes mata untuk memperbaiki permukaan mata yang mengalami kerusakan, serta terapi Intense Pulse Light (IPL) untuk memperbaiki kualitas lapisan minyak air mata, dan yang terbaru, Dry Eye Spa.

“Peluncuran Dry Eye Spa semakin memperkuat solusi komprehensif RS Mata JEC @ Kedoya bagi pasien yang mengalami gangguan mata kering. Melalui Dry Eye Spa, kami berupaya menciptakan pendekatan baru perawatan mata kering yang nyaman dan menenangkan bagi pasien. Dengan suasana yang lebih santai, diharapkan pasien merasa rileks selama menjalani terapi sehingga hasil perawatan menjadi lebih optimal,” tutup Dr. Jenny Darmawan, MARS, selaku Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RS Mata JEC @ Kedoya.

Peluncuran layanan JEC Dry Eye Spa disertai kegiatan seminar kesehatan mata, khususnya bagi kelompok yang berisiko tinggi mengalami mata kering. Hadirnya JEC Dry Eye Spa kian memperkokoh komitmen JEC Eye Hospitals and Clinics untuk terus berinovasi dan mengoptimalisasi kesehatan mata masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Daun untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Penderita Diabetes

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Senin 3 Agustus 2026, Taurus Paling Beruntung

Yuk, simak ramalan zodiak besok Senin 3 Agustus 2026 soal karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 zodiak lengkap.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/8), Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 3 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.​

Tak Sekadar Hiburan, Bermain Jadi Ruang Tumbuh Anak

Bermain adalah salah satu cara paling penting bagi anak untuk berlajar, tumbuh, dan terhubung dengan orang lain.

Hasil Taipei Open 2026: Leo/Daniel Juara, Gelar Kedua Sejak Berpasangan Kembali

Hasil Taipei Open 2026 babak final Minggu (1/8), ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin keluar sebagai juara.

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.

4 Tanda Mikrobioma Kulit Tidak Seimbang, Bikin Bekas Jerawat Susah Hilang

Wajib tahu, berikut 4 tanda mikrobioma kulit tidak seimbang yang perlu diwaspadai. Simak sampai akhir, Moms.