MOMSMONEY.ID - Terdapat cara memilih aplikasi trading yang aman, simak panduannya. Aplikasi trading adalah aplikasi yang memungkinkan untuk melakukan trading di berbagai pasar keuangan.
Matt Miczulski, pengamat media sosial dari Finder.com, menyampaikan, aplikasi ini tawarkan proses yang otomatis oleh penyedia trading online dengan menyediakan harga real-time, analisis keuangan, dan penempatan transaksi.
Tersedia banyak aplikasi trading yang berbeda, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Aplikasi trading terbaik bergantung pada kebutuhan dan preferensi pribadi. Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih aplikasi trading:
Baca Juga: Trik Jitu Hapus File WhatsApp Berukuran Jumbo, HP Langsung Lega
1. Kemudahan penggunaan
Aplikasi dengan antarmuka intuitif yang mudah digunakan tidak hanya membantu menyederhanakan proses yang rumit, tetapi juga menghemat waktu saat melakukan trading.
Ini memberikan akses cepat dan mudah ke pasar tempat trading dapat dilakukan kapan pun Anda mau.
2. Produk dan pasar
Aplikasi trading yang berbeda akan memberikan akses ke produk dan pasar yang beragam. Pilih aplikasi trading yang menawarkan banyak saham nasional dan internasional.
Tak hanya itu, pastikan juga aplikasi menawarkan transasi dengan mata uang asing. Lakukan spekulasi terhadap pergerakan harga suku bunga jangka panjang dengan kontrak berjangka dan obligasi.
Akses tema dan perdagangan keranjang sehingga Anda dapat memperoleh eksposur terhadap tren di berbagai pasar termasuk robotika, energi dan kendaraan listrik.
3. Jam perdagangan
Setiap pasar memiliki jam buka tertentu di mana perdagangan dapat dilakukan. Jam buka ini akan bervariasi tergantung pada aset, pasar, negara, dan penyedia yang dipilih.
Untuk akses yang lebih mudah, pilih jam perdagangan yang lebih panjang untuk saham, indeks, dan forex. Sehingga, Anda bisa bereaksi terhadap pergerakan pasar saat terjadi.
Penting juga untuk diingat bahwa likuiditas yang lebih rendah di pasar setelah jam perdagangan reguler ,berarti pasar tersebut lebih volatil. Meski menciptakan peluang perdagangan, namun juga menciptakan risiko yang lebih tinggi.
4. Berbagai alat yang ditawarkan
Saat melakukan trading, penting untuk memiliki akses ke berbagai alat yang dapat membantu memahami pasar dengan baik. Sehingga, Anda dapat bereaksi sesuai kebutuhan.
Untuk memastikan pengalaman trading terbaik, pilih aplikasi yang dilengkapi dengan berbagai fitur:
- Indikator: Aplikasi dengan banyak indikator berbeda yang membantu memberikan wawasan tentang pergerakan pasar.
- Grafik: Aplikasi dengan grafik candlestick hingga grafik garis, menawarkan berbagai cara berbeda untuk melihat pergerakan harga pasar.
- Notifikasi: Opsi untuk menerima pemberitahuan saat terjadi pergerakan pasar tertentu.
- Sinyal perdagangan: Menyediakan saran beli dan jual dari penyedia pihak ketiga di beberapa pasar untuk membantu membuat pilihan.
- Analisis perdagangan: Menyediakan analisis semua posisi, sehingga Anda dapat meninjau dan meningkatkan kinerja perdagangan.
- Akun demo: Memungkinkan untuk berlatih trading dan membangun kepercayaan diri dengan dana virtual.
5. Biaya dan ongkos
Setiap platform trading mengenakan biaya dan ongkos yang berbeda untuk melakukan transaksi. Beberapa aplikasi mengenakan biaya tetap, sementara yang lain mengenakan biaya berdasarkan faktor tertentu yang berkaitan dengan transaksi individual.
Biaya yang harus dibayarkan akan bergantung pada jenis akun dan instrumen yang ingin diperdagangkan.
6. Manajemen risiko
Trading memiliki risiko tinggi, terutama saat menggunakan produk leverage seperti CFD. Di sinilah Anda dapat membuka posisi yang jauh lebih besar daripada margin awal untuk mendapatkan eksposur yang lebih besar ke pasar.
Berarti, Anda bisa mendapatkan atau kehilangan uang lebih cepat dari yang diharapkan. Pilih aplikasi yang dilengkapi dengan berbagai alat manajemen risiko seperti stop loss, trailing stop, dan limit order.
7. Layanan pelanggan
Mengingat kompleksitas trading, penting untuk memilih aplikasi yang punya layanan pelanggan. Anda dapat menghubungi customer service melalui telepon atau melalui situs web bantuan dan dukungan.
Baca Juga: Cara Menyimpan Foto Profil WhatsApp di Android, iPhone & Dekstop: Super Praktis
Jenis-jenis aplikasi trading
Berikut adalah jenis-jenis aplikasi trading yang paling umum:
1. Aplikasi trading mata uang kripto
Program-program ini dikembangkan dengan tujuan utama untuk memperdagangkan kripto. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk dengan cepat membeli, menjual, dan menukar aset di mana saja.
Pelacakan harga secara real-time, notifikasi berita, dan alat pembuatan grafik adalah beberapa layanan populer yang ditawarkan.
2. Aplikasi trading instrumen non-kripto
Sebagian besar pedagang yang memperdagangkan produk keuangan konvensional menggunakan jenis perangkat lunak ini. Program-program ini berfokus pada saham, obligasi, dan komoditas.
Selain menyediakan akses ke berbagai pasar dan kelas aset, program ini mencakup layanan canggih seperti alat analisis teknis dan peringatan keuangan.
3. Aplikasi trading CFD
Tanpa benar-benar memegang aset dasarnya, pengguna program alternatif ini memperdagangkan beberapa produk keuangan seperti saham, mata uang, dan indeks. Mereka memiliki fitur seperti leverage, kemampuan untuk melakukan posisi beli atau jual dan sering digunakan untuk perdagangan jangka pendek.
Saat memilih aplikasi trading, cari aplikasi dengan fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor dan enkripsi. Ini akan membantu melindungi akun dari aktivitas jahat dan mengurangi risiko pelanggaran data atau pencurian dana.
Demikian cara memilih aplikasi trading yang aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News