M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cara Mengonsumsi Buah Alpukat yang Tepat & Sehat untuk Serap Nutrisi secara Maksimal

Cara Mengonsumsi Buah Alpukat yang Tepat & Sehat untuk Serap Nutrisi secara Maksimal
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Cara mengonsumsi buah alpukat selama ini mungkin terdengar sederhana, namun tidak sedikit orang justru salah langkah saat menyantap superfood yang satu ini. 

Alpukat memang dikenal kaya akan lemak sehat, serat, vitamin E, dan kalium yang baik untuk jantung, kulit, serta pencernaan. 

Sayangnya, kebiasaan mengolahnya menjadi jus dengan tambahan gula berlebihan dan susu kental manis membuat minuman yang seharusnya menyehatkan berubah menjadi bom kalori dan gula tersembunyi. 

Baca Juga: Keju Mozzarella Aman untuk Asam Urat lo, Ini Batas Aman Konsumsinya

Padahal, cara mengonsumsi buah alpukat yang benar sebenarnya sangat mudah, murah, dan tak perlu ribet, lo.

Dengan cara ini, tubuh bisa mendapatkan nutrisi alpukat secara maksimal tanpa dibebani kelebihan gula dan lemak jenuh dari krimer atau kental manis. 

Menurut ahli edukasi nutrisi, Natasya Limano dalam akun Instagram pribadinya @natasyalimano, berikut beberapa cara mengonsumsi buah alpukat yang tepat dan sehat:

Baca Juga: 8 Rekomendasi Sayuran Penurun Kolesterol Alami yang Layak Dicoba

1. Kerok alpukat sampai bagian hijau

Anda mungkin menghindari untuk mengerok daging alpukat yang ada di dekat kulitnya karena khawatir rasanya pahit. Namun, justru bagian itulah yang jangan sampai ditinggalkan.

Meski tipis, tapi bagian itulah yang sangan penting. Di mana memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan bisa membantu tubuh Anda melawan radikal bebas, lo. Jadi, jangan dibuang lagi ya.

2. Dimakan langsung

Jus alpukat enaknya dijus. Memang. Ada rasa creamy, apalagi dengan tambahan gula dan susu kental manis. Namun, hati-hati.

Cara mengonsumsi jus alpukat dengan tambahan pemanis tersebut tidaklah baik bagi tubuh. Selain itu, dengan dibuat jus, maka akan mempercepat oksidasi yang menurunkan gizi dari buah alpukat.

Jadi, alangkah lebih baik kalau buah alpukat dimakan langsung. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan lemak sehat dan seratnya yang lebih stabil dan membantu kenyang lebih lama.

Baca Juga: 15 Makanan Penurun Gula Darah dengan Cepat yang Terbukti Ampuh

3. Kombinasikan alpukat dengan protein

Selain dikonsumsi secara langsung, Anda juga bisa menikmati alpukat sebagai topping salad yang terasa menyegarkan. 

Selain itu, berikan tambahan protein seperti telur saat mengonsumsi buah alpukat. Dengan begitu, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh lebih maksimal. 

Vitamin dan mineral dalam buah alpukat

Di dalam buah alpukat terkandung berbagai vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan mendukung kesehatan setiap organ tubuh. 

Berikut beragam vitamin dan mineral di dalam buah alpukat yang dikutip dari www.honestdocs.id:

Vitamin

  • Vitamin A: melindungi kesehatan mata dari degenerasi makula, serta mencegah katarak.
  • Vitamin C dan E: terdapat antioksidan yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.
  • Vitamin K: berperan dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
  • Vitamin B kompleks: membantu pembentukan sel darah merah, DNA, sintesis asam lemak, produksi energi, serta fungsi normal otak dan sistem saraf.

Baca Juga: 9 Daftar Minuman Kaya Antioksidan yang Menyehatkan Tubuh

Mineral

  • Kalsium: menjaga kesehatan tulang dan gigi.
  • Besi dan tembaga: membantu tubuh memproduksi sel darah merah.
  • Magnesium: menguatkan tulang dan melindungi kesehatan jantung.
  • Mangan: berperan sebagai co-factor untuk enzim antioksidan superoksida dismutase.
  • Fosfor: memproduksi energi, menjaga kesehatan tulang dan gigi, sintesa DNA dan RNA, serta penyerapan dan pemakaian kalsium.
  • Kalium: menjaga keseimbangan cairan tubuh, mengontrol tekanan darah, dan menjaga fungsi jantung tetap normal.

Cara mengonsumsi buah alpukat yang tepat tidaklah rumit. Kembalilah pada kesederhanaan, karena alam telah merancang buah ini sempurna untuk dinikmati apa adanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fakta Sarapan di Pagi Hari: Bisa Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2 Sebesar 59%

Jangan malas sarapan! Berikut MomsMoney bagikan informasi tentang fakta sarapan di pagi hari dan hubungannya dengan diabetes.  

3 Jenis Asuransi untuk Milenial dan Gen Z, Cara Memilihnya biar Keuangan Tetap Aman

Kenali 3 jenis asuransi untuk milenial dan Gen Z, manfaatnya, serta cara memilih perlindungan yang sesuai kebutuhan dan anggaran.  

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.