MOMSMONEY.ID - Ruang tamu panjang bisa terasa nyaman dengan trik sederhana menata sofa, karpet, warna, pencahayaan, dan dekorasi.
Ruang tamu yang bentuknya memanjang sering bikin bingung karena salah menaruh furnitur sedikit saja bisa membuat ruangan terasa seperti lorong.
Padahal, kondisi ini bukan berarti rumah harus direnovasi agar terlihat lebih nyaman. Penataan sofa, karpet, pencahayaan, warna dinding, hingga dekorasi bisa digunakan untuk membuat ruang terasa lebih seimbang.
Melansir dari The Spruce, beberapa elemen seperti furnitur melengkung dan pembagian zona dapat membantu memecah kesan panjang pada ruang tamu.
“Perpaduan yang tepat antara penempatan furnitur, karpet, pencahayaan, cat dinding, aksen warna, dan dekorasi” dikutip dari The Spruce.
Baca Juga: 10 Kunci Rumah Nyaman dan Fungsional untuk Kegiatan Harian
Cara menata ruang tamu panjang
Tidak perlu memenuhi seluruh sudut ruangan dengan perabot. Justru, ruang kosong yang cukup bisa membuat area bergerak lebih nyaman dan membantu ruangan terlihat lega.
1. Atur sofa sebagai pusat ruangan
Jangan otomatis menempelkan sofa ke dinding. Jika ukurannya memungkinkan, sofa bisa sedikit dimajukan untuk membentuk area duduk yang lebih jelas.
2. Gunakan karpet sebagai pembatas
Karpet dapat membantu membedakan area duduk dari bagian ruangan lainnya. Pilih ukuran yang cukup untuk menghubungkan sofa, kursi, dan meja agar terlihat sebagai satu kesatuan.
3. Bagi ruangan menjadi beberapa zona
Ruang yang terlalu panjang bisa dibagi menjadi area bersantai, membaca, atau berbincang. Cara ini membuat ruangan terasa lebih hidup tanpa harus menambah banyak furnitur.
4. Masukkan bentuk melengkung
Meja kopi bundar, kursi dengan tepian lembut, atau lampu berbentuk melingkar bisa menjadi penyeimbang garis lurus yang dominan.
5. Buat satu titik fokus
Pilih salah satu bagian sebagai pusat perhatian, misalnya dinding TV, lukisan, rak, atau dinding dengan warna berbeda. Trik ini membantu mata tidak terus mengikuti arah panjang ruangan.
6. Manfaatkan sudut yang kosong
Sudut dapat diisi tanaman, kursi santai, lampu lantai, atau meja kecil. Namun, jangan sampai dekorasi mengganggu jalur keluar masuk.
7. Coba furnitur yang tidak menempel dinding
Jika ruangan cukup lebar, sofa dapat diletakkan di atas karpet dan sedikit menjauh dari dinding. Susunan ini membuat area duduk terasa lebih terdefinisi.
8. Bermain dengan warna
Bantal, karpet, tirai, atau kursi berwarna tertentu bisa menjadi aksen. Tidak perlu banyak warna, cukup pilih beberapa elemen yang saling terhubung.
Baca Juga: 10 Cara Menyegarkan Kamar Mandi Tanpa Renovasi Besar
9. Perhatikan pencahayaan
Ruang tamu panjang akan terasa lebih nyaman jika pencahayaan tidak hanya berasal dari satu titik. Lampu plafon dapat dilengkapi lampu meja atau lampu lantai untuk menciptakan suasana berbeda.
10. Gunakan dekorasi vertikal
Tanaman tinggi, rak, atau susunan karya seni ke arah atas dapat mengalihkan perhatian dari bentuk ruangan yang terlalu horizontal.
Tips penting sebelum menata ulang
Sebelum memindahkan furnitur, ukur panjang dan lebar ruang serta perhatikan posisi pintu, jendela, stopkontak, dan jalur berjalan.
Untuk rumah di Indonesia, cahaya matahari dan sirkulasi udara juga layak dipertimbangkan agar ruang tidak hanya terlihat bagus, tetapi tetap nyaman digunakan sehari hari.
Hindari menaruh semua furnitur berjajar mengikuti dinding terpanjang karena justru dapat membuat ruangan terlihat semakin panjang. Karpet yang terlalu kecil juga sebaiknya dihindari karena membuat area duduk tampak terpisah.
Ruang tamu panjang tetap bisa terasa nyaman
Menata ruang tamu panjang sebenarnya tidak membutuhkan aturan yang rumit. Kuncinya adalah menentukan fungsi ruangan, memilih furnitur sesuai ukuran, membagi area secara visual, lalu menambahkan warna dan dekorasi secukupnya.
Tidak semua trik harus diterapkan sekaligus. Pilih beberapa cara yang paling sesuai dengan luas rumah dan kebiasaan penghuni agar ruang tamu terasa lebih lega, rapi, dan tetap punya karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News