M O M S M O N E Y I D
Santai

Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit

Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Ruang tamu panjang bisa terasa nyaman dengan trik sederhana menata sofa, karpet, warna, pencahayaan, dan dekorasi.

Ruang tamu yang bentuknya memanjang sering bikin bingung karena salah menaruh furnitur sedikit saja bisa membuat ruangan terasa seperti lorong. 

Padahal, kondisi ini bukan berarti rumah harus direnovasi agar terlihat lebih nyaman. Penataan sofa, karpet, pencahayaan, warna dinding, hingga dekorasi bisa digunakan untuk membuat ruang terasa lebih seimbang. 

Melansir dari The Spruce, beberapa elemen seperti furnitur melengkung dan pembagian zona dapat membantu memecah kesan panjang pada ruang tamu. 

“Perpaduan yang tepat antara penempatan furnitur, karpet, pencahayaan, cat dinding, aksen warna, dan dekorasi” dikutip dari The Spruce.

Baca Juga: 10 Kunci Rumah Nyaman dan Fungsional untuk Kegiatan Harian

Cara menata ruang tamu panjang

Tidak perlu memenuhi seluruh sudut ruangan dengan perabot. Justru, ruang kosong yang cukup bisa membuat area bergerak lebih nyaman dan membantu ruangan terlihat lega.

1. Atur sofa sebagai pusat ruangan

Jangan otomatis menempelkan sofa ke dinding. Jika ukurannya memungkinkan, sofa bisa sedikit dimajukan untuk membentuk area duduk yang lebih jelas.

2. Gunakan karpet sebagai pembatas

Karpet dapat membantu membedakan area duduk dari bagian ruangan lainnya. Pilih ukuran yang cukup untuk menghubungkan sofa, kursi, dan meja agar terlihat sebagai satu kesatuan.

3. Bagi ruangan menjadi beberapa zona

Ruang yang terlalu panjang bisa dibagi menjadi area bersantai, membaca, atau berbincang. Cara ini membuat ruangan terasa lebih hidup tanpa harus menambah banyak furnitur.

4. Masukkan bentuk melengkung

Meja kopi bundar, kursi dengan tepian lembut, atau lampu berbentuk melingkar bisa menjadi penyeimbang garis lurus yang dominan.

5. Buat satu titik fokus

Pilih salah satu bagian sebagai pusat perhatian, misalnya dinding TV, lukisan, rak, atau dinding dengan warna berbeda. Trik ini membantu mata tidak terus mengikuti arah panjang ruangan.

6. Manfaatkan sudut yang kosong

Sudut dapat diisi tanaman, kursi santai, lampu lantai, atau meja kecil. Namun, jangan sampai dekorasi mengganggu jalur keluar masuk.

7. Coba furnitur yang tidak menempel dinding

Jika ruangan cukup lebar, sofa dapat diletakkan di atas karpet dan sedikit menjauh dari dinding. Susunan ini membuat area duduk terasa lebih terdefinisi.

8. Bermain dengan warna

Bantal, karpet, tirai, atau kursi berwarna tertentu bisa menjadi aksen. Tidak perlu banyak warna, cukup pilih beberapa elemen yang saling terhubung.

Baca Juga: 10 Cara Menyegarkan Kamar Mandi Tanpa Renovasi Besar

9. Perhatikan pencahayaan

Ruang tamu panjang akan terasa lebih nyaman jika pencahayaan tidak hanya berasal dari satu titik. Lampu plafon dapat dilengkapi lampu meja atau lampu lantai untuk menciptakan suasana berbeda.

10. Gunakan dekorasi vertikal

Tanaman tinggi, rak, atau susunan karya seni ke arah atas dapat mengalihkan perhatian dari bentuk ruangan yang terlalu horizontal.

Tips penting sebelum menata ulang

Sebelum memindahkan furnitur, ukur panjang dan lebar ruang serta perhatikan posisi pintu, jendela, stopkontak, dan jalur berjalan. 

Untuk rumah di Indonesia, cahaya matahari dan sirkulasi udara juga layak dipertimbangkan agar ruang tidak hanya terlihat bagus, tetapi tetap nyaman digunakan sehari hari.

Hindari menaruh semua furnitur berjajar mengikuti dinding terpanjang karena justru dapat membuat ruangan terlihat semakin panjang. Karpet yang terlalu kecil juga sebaiknya dihindari karena membuat area duduk tampak terpisah.

Ruang tamu panjang tetap bisa terasa nyaman

Menata ruang tamu panjang sebenarnya tidak membutuhkan aturan yang rumit. Kuncinya adalah menentukan fungsi ruangan, memilih furnitur sesuai ukuran, membagi area secara visual, lalu menambahkan warna dan dekorasi secukupnya.

Tidak semua trik harus diterapkan sekaligus. Pilih beberapa cara yang paling sesuai dengan luas rumah dan kebiasaan penghuni agar ruang tamu terasa lebih lega, rapi, dan tetap punya karakter.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Cara Memperbarui Kamar Tidur biar Lebih Nyaman Tanpa Renovasi Besar

Kamar tidur terasa membosankan? Coba 7 cara sederhana ini untuk membuatnya lebih rapi, segar, dan nyaman tanpa renovasi besar.

7 Panduan Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat, Simak yuk

Ingin tetap nyaman mendengarkan musik tanpa merusak pendengaran? Simak cara tepat memakai earphone yang aman untuk telinga Anda.  

Mau Bantu Bayar Tagihan Keluarga? Cek Dulu Batas Keuanganmu

Mau bantu keluarga bayar tagihan? Cek batas kemampuan agar niat baik tidak membuat keuangan sendiri ikut terganggu.

Cara Menata Ruang Tamu Panjang biar Gak Terasa Sempit

Ruang tamu panjang bisa terasa nyaman dengan trik sederhana menata sofa, karpet, warna, pencahayaan, dan dekorasi.  

10 Kebiasaan Finansial Kelas Menengah biar Keuangan Lebih Tertata

10 kebiasaan finansial sederhana ini membantu kelas menengah mengatur uang, menghindari utang, dan menyiapkan masa depan.

Jangan Sepelekan ya! Ini Manfaat Makan Pisang Setiap Hari untuk Tekanan Darah Anda

Ketahui manfaat makan pisang secara rutin untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Temukan juga deretan buah lain untuk tekanan darah.

Golden Period Anak Tak Boleh Terlewat, Ini Pentingnya Gizi dan Stimulasi

Stimulasi dan Gizi Tepat Jadi Kunci Optimalkan Perkembangan Otak Anak di Masa Golden Period           

Provinsi Ini Masih Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 28 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

TransNusa Hadirkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly Cruise Bersama STB

Promo fly-cruise STB dan TransNusa mengkombinasikan perluasan penerbangan TransNusa dan Singapura sebagai hub kapal pesiar di Asia Tenggara. 

Tips Atur Strategi Latihan Marathon dan Siap Mental

Setelah berbulan-bulan berlatih, menuntaskan long run dan melewati fase peak training, banyak pelari justru mulai ragu ketika race day dekat.