M O M S M O N E Y I D
Santai

Cara Membuat Kolam Tanaman Hias dari Pot Bunga di Rumah

Cara Membuat Kolam Tanaman Hias dari Pot Bunga di Rumah
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda bahwa pot bunga dapat digunakan untuk membuat kolam tanaman hias? Ya, Anda dapat membuat kolam tanaman hias dari pot bunga. 

Anda dapat membuat kolam tanaman hias dari pot bunga di rumah dengan mudahnya. Bagaimana cara membuat kolam tanaman hias dari pot bunga di rumah?

Artikel ini akan memberikan informasi mengenai cara membuat kolam tanaman hias dari pot bunga di rumah. 

Baca Juga: Cara Menanam Edamame di Pot dalam Rumah biar Bisa Dipanen dengan Mudah

Kolam buatan sendiri dalam pot merupakan gabungan tanaman air dalam pot. Mudah dirawat dan hanya membutuhkan sedikit perawatan. Anda dapat menata tanaman kapan pun dan di mana pun Anda suka. 

Berikut cara membuat kolam tanaman hias dari pot bunga di rumah:

1. Pilih wadah

Ambil bak, mangkuk, atau wadah sebesar mungkin, mana pun yang dapat Anda gunakan. Wadah keramik dan plastik dengan kapasitas 10-15 galon adalah yang terbaik, atau gunakan bak cuci lama, wadah porselen, kotak anggur lama, atau tong wiski.

Pilih pot yang dicat dengan warna gelap dari dalam; dengan cara ini, kolam Anda akan tampak lebih luas dan dalam. Jika memungkinkan, buatlah kolam di dalam pot dengan lebar minimal 16 inci dan kedalaman 10 inci.

2. Pilih tempat untuk kolam

Taman air kontainer Anda akan memberikan suasana yang tenteram, jadi tempatkan dengan bijak setelah memutuskan apakah sumber air berada di dekatnya atau tidak, apakah menerima sinar matahari selama sekitar enam jam tetapi teduh di sore hari, dan seterusnya.

Baca Juga: Cara Menanam Pohon Pisang di Pot yang Cocok untuk Lahan Sempit

Kemudian, Anda perlu memeriksa bagaimana tampilannya dari berbagai sudut. Jika ditempatkan dengan baik, tanaman ini dapat menjadi titik fokus yang indah di taman kecil Anda.

3. Tambahkan tanaman 

Pilih  tiga hingga lima tanaman sesuai dengan ukuran wadah Anda; ambil berbagai jenis tanaman air.

Tanaman tegak seperti 'iris bendera kuning', rumput payung, dan cattail, tanaman mengapung seperti eceng gondok dan pennywort, dan tanaman berdaun lebar seperti giant arrowhead,  elephant ear,  atau  calla lily. 

Untuk penataan yang lebih indah, tanam tanaman tinggi di bagian belakang dan tanaman pendek yang merambat di dekat tepi. Jika Anda menanam tanaman terapung, tanamlah di bagian tengah dan bersiaplah untuk menipiskannya sesekali untuk mencegah kepadatan tanaman.

Jika wadah Anda  lebih besar dari ukuran yang disarankan yaitu lebar 14-16 inci dan kedalaman 10 inci, Anda juga dapat menanam tanaman air berakar dalam seperti teratai dan lili air.

Tanaman air ini membutuhkan setidaknya 10 inci air di atas akarnya dan sedikit ruang untuk menyebarkan dedaunannya.

4. Siapkan taman air kontainer

Setelah Anda memilih wadah, meletakkannya di tempat yang sesuai, dan memilih tanaman, Anda siap untuk membuat kolam di dalam pot. 

Cukup isi wadah dengan air hujan, atau jika Anda menggunakan air ledeng, pastikan air tersebut bebas klorin, dan rendam tanaman pot yang telah Anda beli.

Baca Juga: Penyebab Tanaman Hias Indoor Membantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari

Yang perlu Anda lakukan adalah menempatkannya pada kedalaman wadah tertentu, yang dapat Anda temukan dengan mudah di internet sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman.

Untuk ini, gunakan batu bata yang tingginya bervariasi untuk membuat susunan yang indah; lihat diagram di atas untuk pemahaman yang lebih baik. Anda juga dapat memasang air mancur dan menambahkan ikan ke dalam kolam.

Membuat kolam dalam pot itu mudah, tetapi merawatnya lebih mudah lagi. Berikut ini yang perlu Anda lakukan. 

Perhatikan level air. Tambahkan lebih banyak air agar tanaman dan ikan tetap senang jika levelnya terlalu rendah. Taman air dalam wadah Anda akan tumbuh subur dengan praktik sederhana ini.

Catlah warna gelap di bagian dalam wadah Anda dan sesekali tiriskan air ketika materi yang membusuk menumpuk di bagian bawah. 

Rekomendasi kami adalah menambahkan segenggam jerami jelai dalam jaring yang dapat bernapas dan merendamnya  dalam air kolam. Dekomposisi jerami akan  mencegah pertumbuhan alga selama 3-4 bulan, setelah itu Anda harus  menggantinya lagi.

Nah, itulah cara membuat kolam tanaman hias dari pot bunga di rumah. Selamat mencoba! 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April