M O M S M O N E Y I D
Santai

Cara Melihat Konten Sensitif di X atau Twitter untuk Pengguna Baru, Ini Caranya

Cara Melihat Konten Sensitif di X atau Twitter untuk Pengguna Baru, Ini Caranya
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Cara melihat konten sensitif di Twitter membantu menyesuaikan pengalaman browsing dan berinteraksi di platform ini dengan lebih baik.

Konten sensitif di Twitter mencakup gambar, video, atau bahkan teks yang mengandung unsur kekerasan, kebencian, atau materi dewasa yang mungkin tidak sesuai untuk semua pengguna. 

Twitter selalu menjaga pengalaman pengguna yang aman dengan memberikan kontrol atas setiap konten yang ingin dilihat ataupun tidak.

Untuk pengguna baru yang belum familiar dengan fitur ini, memahami cara menyesuaikan tampilan konten sensitif akan meningkatkan kenyamanan saat menjelajah Twitter.

Pengguna bisa memutuskan untuk membuat tweet yang memerlukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pemirsa, seperti konten sensitif atau tidak menyenangkan. Twitter akan mencatatnya dan menandainya sebagai konten sensitif. 

Baca Juga: Cara Terhindar dari Penipuan di Aplikasi X atau Twitter yang Perlu Diwaspadai

Saat pengguna melihat tweet tersebut, mereka akan melihat notifikasi yang mengatakan “Media berikut berisi konten sensitif”. Dilansir dari Guiding Tech, berikut ini cara melihat konten sensitif di Twitter:

Cara melihat konten sensitif di twitter 

  • Ketuk gambar profil Anda dan pilih “pengaturan dan privasi”.
  • Lalu, pilih menu “privasi dan keamanan” dan pilih “konten yang Anda lihat”.
  • Pastikan Anda mengaktifkan tombol alih untuk “tampilkan media yang mungkin berisi konten sensitif”.

Cara mengizinkan konten sensitif dalam pencarian twitter

  • Klik ikon tiga titik di layar utama twitter.
  • Lalu, pilih menu “pengaturan dan privasi” dan pilih “pengaturan dan dukungan”.
  • Buka “privasi dan keamanan” dan pilih “konten yang Anda Lihat”.
  • Sekarang, pilih menu “pengaturan pencarian”.
  • Pastikan untuk membatalkan pilihan kotak di samping “sembunyikan konten sensitif”.

Itulah cara melihat konten sensitif di Twitter yang bisa Anda coba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​