M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Aman Mengembalikan Uang Salah Transfer Rekening 2025, Jangan Panik!

Cara Aman Mengembalikan Uang Salah Transfer Rekening 2025, Jangan Panik!
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Salah transfer uang ke rekening orang lain? Yuk simak cara mengembalikan dana salah transfer agar aman secara hukum dan cepat kembali.

Kesalahan transfer dana sering terjadi karena kelalaian saat mengetik nomor rekening atau tergesa-gesa saat bertransaksi. 

Kondisi ini memang membuat panik, apalagi jika uang masuk ke rekening orang asing. Namun, tenang saja, uang tersebut tidak akan hilang begitu saja. 

Bahkan, melansir dari OCBC, ada prosedur resmi yang dapat ditempuh agar dana salah transfer bisa kembali secara sah dan aman.

Artikel ini membahas penyebab salah transfer, risiko hukum jika penerima tidak mengembalikan uang, hingga langkah-langkah praktis agar dana kembali ke rekeningmu. Dengan memahami prosedur ini, kamu bisa lebih siap jika hal serupa terjadi di masa depan.

Baca Juga: Proteksi Finansial Cerdas di Era Digital, Solusi Aman untuk Gen Z dan Milenial

Mengapa Salah Transfer Bisa Terjadi?

Penyebab utama salah transfer biasanya karena:

  • Kurang teliti memasukkan nomor rekening. Angka yang tertukar satu digit saja sudah bisa membuat dana nyasar.
  • Tergesa-gesa. Banyak orang melakukan transaksi sambil melakukan aktivitas lain.
  • Nomor rekening mirip. Rekening dengan pola angka hampir sama bisa membuat orang keliru memilih.
  • Karena itu, selalu cek kembali nomor rekening dan nama penerima sebelum menekan tombol kirim.

Risiko Hukum Jika Dana Salah Transfer Tidak Dikembalikan

Mungkin sebagian orang mengira bahwa uang yang nyasar otomatis jadi rezeki nomplok. Faktanya, pemikiran ini keliru.

Dalam UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana, dijelaskan bahwa penerima dana yang bukan haknya tidak boleh menguasai atau menggunakannya. Jika sengaja menguasai, maka ia bisa dijerat pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda hingga Rp5 miliar.

Selain itu, penerima juga diwajibkan mengembalikan dana beserta bunga atau kompensasi kepada pihak yang dirugikan. Jadi, baik pengirim maupun penerima sama-sama punya kewajiban untuk segera melapor ke bank.

Cara Mengembalikan Uang Salah Transfer

Kalau kamu baru saja mengalami salah transfer, ikuti langkah berikut agar uang bisa kembali dengan aman:

1. Hubungi bank segera

Langkah pertama adalah melapor ke bank melalui layanan customer service atau aplikasi perbankan. Sampaikan kronologi lengkap agar laporanmu segera diproses.

2. Jelaskan kronologi secara detail

Bank akan menanyakan kapan transaksi dilakukan, melalui apa (ATM, mobile banking, internet banking), nomor rekening penerima, serta jumlah uang yang salah ditransfer.

3. Sertakan bukti transfer

Siapkan identitas diri, bukti transfer, dan jika perlu mutasi rekening. Dokumen ini memudahkan bank memverifikasi laporanmu.

4. Tunggu proses verifikasi

Bank akan melakukan pemeriksaan internal. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari, tergantung SOP masing-masing bank.

5. Bank menghubungi penerima

Jika terbukti benar ada salah transfer, pihak bank akan menghubungi penerima dana. Apabila penerima kooperatif, proses ini bisa lebih cepat selesai.

6. Dana dikembalikan ke rekening

Setelah ada kesepakatan, bank akan mengembalikan dana ke rekeningmu. Biasanya butuh waktu sekitar 14 hari kerja atau lebih, tergantung kebijakan bank.

Baca Juga: Masa Kerja Semakin Pendek, Ini Langkah yang Wajib Dipersiapkan Sebelum Mengundurkan Diri

Tips Mencegah Salah Transfer

  • Selalu cek ulang nomor rekening dan nama penerima sebelum transaksi.
  • Gunakan fitur simpan daftar transfer untuk nomor rekening yang sering digunakan.
  • Lakukan transaksi di tempat tenang agar tidak tergesa-gesa.
  • Aktifkan notifikasi SMS/email agar bisa segera tahu jika ada transaksi salah.

Salah transfer uang memang bikin cemas, tapi bukan berarti dana itu hilang selamanya. Dengan melapor ke bank, menyiapkan bukti, dan mengikuti prosedur yang ada, uangmu bisa kembali dengan aman.

Ingat, penerima dana salah transfer juga wajib mengembalikannya karena ada dasar hukum yang jelas. Maka dari itu, jangan panik, tetap tenang, dan segera hubungi bank untuk menyelesaikan masalah ini secara resmi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Siaga Hujan Sangat Deras, Ini Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/1) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (2/1) dan Sabtu (3/1) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat di wilayah berikut ini.

InJourney Airports Layani 8,23 Juta Penumpang Saat Nataru, Ini Bandara Tersibuk

InJourney Airports melayani 8,23 juta penumpang pesawat dengan total sekitar 62.000 pergerakan pesawat pada masa keberangkatan Nataru.​

Mengawali 2026, Story (IP) Memimpin Kripto Top Gainers 24 Jam

Di pasar yang masih cenderung loyo, Story (IP) mampu naik dan menduduki puncak kripto top gainers 24 jam. 

Sosok Pemimpin Perempuan di Maskapai Penerbangan Vietjet

Dibalik kepemimpinan perusahaan maskapai penerbangan asal Vietnam CEO Vietjet, Dr. Nguyen Thi Phuong Thao

DLH Jakarta Angkut 91,41 Ton Sampah Usai Perayaan Tahun Baru

DLH DKI Jakarta mencatat timbulan sampah sisa perayaan tahun baru mencapai 415 meter kubik atau setara 91,41 ton.​

Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Hujan Lebat di Sebagian Jawa

Bibit Siklon Tropis 90S memiliki peluang Sedang menjadi siklon tropis, hujan lebat disertai angin kencang di sebagian Pulau Jawa.

8 Kebiasaan Buruk yang Bahaya untuk Kesehatan Jantung

Ternyata ini beberapa kebiasaan buruk yang bahaya untuk kesehatan jantung Anda. Apa saja, ya?            

13 Kebiasaan yang Bisa Bikin Cepat Tua, Apa Saja?

Ada beberapa kebiasaan yang bisa bikin cepat tua. Mari intip pembahasan lengkapnya di sini!          

Turun Lagi, Simak Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Kamis (1/1)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Kamis (1/1) lanjut melemah. Emas Galeri 24 jadi Rp 2.537.000, emas UBS Rp 2.588.000.

Kinerja Wall Street Diramal Positif pada 2026, Tapi Waspada Risiko Gelembung AI

Optimisme pasar saham AS pada 2026 terutama ditopang oleh gelombang investasi masif di sektor AI.