MOMSMONEY.ID - Yuk, cek 6 rahasia desain rumah yang sering diabaikan padahal bisa membuat hunian Anda terasa lebih tenang, rapi, dan nyaman.
Banyak orang mengira rumah yang nyaman hanya bisa tercipta lewat renovasi besar atau membeli furnitur mahal.
Padahal kenyataannya, ketenangan dalam sebuah rumah sering muncul dari detail kecil yang jarang diperhatikan.
Mulai dari cara memilih warna dinding, mengatur pencahayaan, hingga menata barang di area yang sering digunakan.
Melansir dari Real Simple, para desainer interior menilai bahwa perubahan sederhana justru dapat memberi dampak besar pada kenyamanan sebuah hunian.
Ketika elemen desain dirancang dengan lebih sadar dan fungsional, rumah tidak hanya terlihat rapi tetapi juga terasa lebih menenangkan untuk ditinggali.
“Ketika pencahayaan tepat, semuanya terasa lebih lembut dan lebih nyaman,” ujar Desainer Interior Andrea DeRosa dari Avenue Interior Design, dikutip dari Real Simple.
Berikut beberapa langkah desain yang sering terlewatkan, tetapi terbukti efektif menciptakan rumah yang lebih tertata dan nyaman untuk kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Desainer Interior Ungkap Rahasia Rumah Terasa Tenang Tanpa Renovasi
Pilih warna netral hangat untuk menciptakan suasana tenang
Warna dinding adalah fondasi utama dalam desain interior rumah. Sayangnya, banyak orang memilih warna yang terlalu kuat karena terlihat menarik di katalog atau media sosial.
Padahal menurut para desainer interior, warna netral hangat justru lebih efektif menciptakan suasana yang menenangkan. Warna seperti krem lembut, putih hangat, atau beige dapat memberikan latar yang ringan dan nyaman dipandang.
Selain menenangkan, warna netral juga lebih fleksibel dipadukan dengan berbagai furnitur dan dekorasi. Ruangan pun terasa lebih luas dan tidak cepat terasa penuh.
Atur pencahayaan agar ruangan terasa nyaman
Pencahayaan sering dianggap hanya sebagai kebutuhan dasar dalam rumah. Padahal pengaturan cahaya sangat berpengaruh terhadap suasana emosional sebuah ruangan.
Desainer interior biasanya menggabungkan beberapa sumber cahaya sekaligus. Lampu langit langit dapat dipadukan dengan lampu meja atau lampu dinding agar suasana ruangan terasa lebih hangat.
Hal lain yang tidak kalah penting adalah suhu warna lampu. Lampu dengan warna terlalu dingin bisa membuat ruangan terasa kaku. Sebaliknya, lampu dengan cahaya hangat mampu menciptakan suasana yang lebih santai dan nyaman.
Utamakan fungsi ruang sebelum mengejar tampilan
Salah satu kesalahan desain yang cukup sering terjadi adalah terlalu fokus pada estetika tanpa mempertimbangkan fungsi.
Banyak pemilik rumah tergoda mengikuti tren interior tanpa memikirkan kebutuhan sehari hari. Akibatnya ruangan terlihat menarik tetapi kurang praktis untuk digunakan.
Sebagai contoh, ruang makan formal di banyak rumah jarang benar benar digunakan. Ruangan tersebut sebenarnya bisa dialihkan menjadi ruang kerja, ruang belajar, atau area keluarga yang lebih fungsional.
Dengan mengutamakan fungsi, rumah akan terasa lebih tertata dan mendukung aktivitas sehari hari dengan lebih baik.
Gunakan penyimpanan tersembunyi di area yang sering dilalui
Area seperti pintu masuk rumah, lorong, atau ruang cuci biasanya menjadi tempat paling cepat berantakan. Sepatu, tas, hingga pakaian luar sering menumpuk tanpa disadari.
Solusinya adalah menggunakan sistem penyimpanan yang lebih rapi dan tersembunyi. Lemari tertutup, laci khusus sepatu, serta gantungan mantel dapat membantu menjaga area tetap tertata.
Meski rak terbuka masih bisa digunakan, kombinasi dengan penyimpanan tertutup akan membuat rumah terlihat lebih bersih dan terorganisir.
Baca Juga: 5 Ide Dapur Kuno yang Kembali Tren di Rumah Modern, Hangat dan Fungsional
Jaga kesinambungan desain antar ruangan
Rumah yang terasa tenang biasanya memiliki alur visual yang konsisten. Artinya, setiap ruangan tetap memiliki keterkaitan dalam warna, material, atau elemen desain.
Kesinambungan ini tidak berarti semua ruangan harus terlihat sama. Namun, menjaga palet warna yang selaras atau menggunakan jenis lantai yang sama dapat membantu menciptakan suasana rumah yang harmonis.
Dengan alur desain yang menyatu, rumah akan terasa lebih nyaman dan tidak membuat mata cepat lelah saat berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.
Kurangi dekorasi kecil agar ruangan tidak terasa penuh
Terlalu banyak aksesori kecil sering membuat ruangan terlihat ramai tanpa disadari. Banyak orang ingin menampilkan semua koleksi sekaligus, padahal hal tersebut justru menciptakan kesan berantakan.
Para desainer biasanya menyarankan untuk memilih beberapa dekorasi yang benar benar bermakna. Barang yang dipilih dengan baik akan terlihat lebih menonjol ketika memiliki ruang di sekitarnya.
Jika memiliki banyak koleksi dekorasi, Anda bisa menatanya secara bergantian. Cara ini membuat rumah tetap terasa segar tanpa terlihat penuh.
Menciptakan rumah yang tenang dan tertata tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Justru langkah langkah sederhana seperti memilih warna yang tepat, mengatur pencahayaan, hingga menata penyimpanan dapat membawa perubahan besar pada kenyamanan hunian.
Memahami prinsip desain yang lebih fungsional dan seimbang, setiap orang bisa menciptakan rumah yang tidak hanya indah dipandang tetapi juga nyaman untuk menjalani aktivitas sehari hari.
Rumah yang tertata dengan baik pada akhirnya akan memberikan suasana yang lebih damai bagi seluruh penghuninya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News