M O M S M O N E Y I D
Bugar

BRIN dan ASPI Kolaborasi untuk Terobosan Sel Punca dalam Pengobatan Regeneratif

BRIN dan ASPI Kolaborasi untuk Terobosan Sel Punca dalam Pengobatan Regeneratif
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Pengobatan berbasis sel punca memiliki potensi besar untuk terapi regeneratif. Namun, di Indonesia, pengembangan riset sel punca masih belum optimal.

Untuk mendukung riset ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI) menyelenggarakan Seminar “Regenerative Medicine Breakthrough: Pioneering the Path to The Future of Cell and Cell-derived Therapy” pada 17-18 Oktober 2024 di Jakarta.

Menurut NLP Indi Dharmayanti, Kepala Organisasi Riset Kesehatan BRIN, riset sel punca di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk penelitian yang sering dilakukan secara individu dan belum terkoordinasi dengan baik.

"BRIN memiliki peran penting dalam menyediakan platform bagi para peneliti untuk melakukan riset dan kolaborasi, terutama dalam pengembangan produk berbasis sel punca di sektor medis, khususnya untuk pengobatan regeneratif," ujar Indi.

Baca Juga: Fasilitas Terapi & Produksi Sel Punca RSCM & KAEF Raih Sertifikat CPOB dari BPOM

Indi menambahkan bahwa untuk memaksimalkan potensi riset, diperlukan kerja sama yang lebih erat antara berbagai pihak. Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan mempercepat pengembangan aplikasi klinis, mendorong riset dan inovasi, serta menginformasikan teknologi terkini sel punca di Indonesia. "Sel punca memiliki potensi besar sebagai solusi medis," imbuhnya.

Kepala Pusat Riset Biomedis BRIN, Sunarno, menyatakan bahwa seminar ini menjadi wadah bagi akademisi, industri, peneliti, dan pemerintah untuk berkolaborasi dan memperkuat riset sel punca di tanah air

"Melalui kolaborasi antara BRIN dan ASPI, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat dalam memajukan riset sel punca di Indonesia," kata Sunarno.

Seminar ini dirancang menjadi platform bagi para peneliti dalam bertukar informasi, berdiskusi, dan berkolaborasi. Dengan adanya sinergi ini, riset sel punca di Indonesia diharapkan dapat berkembang lebih pesat, menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.

Sebagai catatan, ndustri sel punca melibatkan pemanfaatan sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel yang berbeda, sehingga bisa digunakan untuk menggantikan atau memperbaiki jaringan yang rusak.

Baca Juga: Wamenkes Dorong Pengolahan Sel Punca Ikuti Protokol Keamanan Ketat

Pengobatan regeneratif dengan sel punca dianggap sebagai masa depan medis karena potensinya dalam mengobati berbagai penyakit degeneratif, seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan neurologis dan lain sebagainya.

Meski potensial, penelitian dan aplikasi klinis sel punca memerlukan regulasi yang ketat dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

10 Manfaat Konsumsi Tape Singkong untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Ini dia manfaat konsumsi tape singkong untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui. Apa saja?               

Perencana Keuangan: Ini 3 Keunggulan Manusia yang Tak Dimiliki Teknologi AI

Cek perbandingan pakar keuangan dan AI, ini kelebihan, risiko, serta solusi paling aman untuk mengelola keuangan kamu kedepan.

Kartu Kredit Ditolak Lagi? Cek 5 Risiko Ini Sebelum Moms Ajukan Ulang

Pengajuan kartu kredit Moms sering ditolak? Cek penyebab paling umum dan solusi logis agar peluang disetujui bank makin besar, yuk.

Bikin Kulit Glowing, Ini 4 Manfaat Buah Kiwi Jika Dikonsumsi Setiap Hari

Suka buah kiwi? Ada 4 manfaat buah kiwi jika dikonsumsi setiap hari. Simak sampai akhir, berikut informasi selengkapnya.  

7 Makanan yang Kandungan Lemak Sehatnya Tinggi, Apa Saja?

Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang kandungan lemak sehatnya tinggi. Intip selengkapnya di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Minggu (18/1) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.688.000, emas UBS 1 gr Rp 2.739.000

Android 17 Rilis Fitur App Lock, Bisa Sembunyikan Detail Chat Saat HP Dipinjam

Terobosan privasi terbaru! Android 17 bakal otomatis sensor isi chat di bilah notifikasi. Tak perlu lagi takut pesan pribadi diintip orang.

Sudut Belajar Minim Distraksi Jadi Fokus Utama Kamar Anak di Tahun 2026

Simak tren desain kamar anak 2026, mulai dari warna alami, furnitur fleksibel, hingga konsep aman yang mendukung tumbuh kembang anak.

Infinix Hot 60 Pro+ Dirilis, Cetak Rekor Ponsel Layar Lengkung Tertipis di Dunia

Inovasi gila dari Infinix Hot 60 Pro+! Ketebalan cuma 5,95 mm tapi punya baterai 5160mAh. Simak rahasia teknologi baterai tipis terbarunya di sini

Praktis dan Lezat, 4 Resep Camilan Berbahan Kentang yang Mudah Dibuat di Rumah

Kentang bisa Moms olah menjadi berbagai camilan lezat. Dari kroket kentang sampai pizza kentang akan menemani momen ngemil bersama keluarga.