M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Tempe dan Tahu? Cek Jawabannya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bolehkah penderita asam urat makan tempe dan tahu? Temukan jawabannya di artikel ini.

Pola makan memiliki peran penting dalam mengelola kadar asam urat. Penderita asam urat disarankan untuk menghindari makanan tinggi purin karena dapat meningkatkan kadar asam urat.

Namun, bagaimana dengan tempe dan tahu? Bolehkah penderita asam urat makan tempe dan tahu?

Selain menjadi sumber protein, tempe dan tahu juga kaya akan nutrisi lain yang bermanfaat, termasuk kalsium, zat besi, dan magnesium.

Fermentasi yang terjadi pada tempe tidak hanya meningkatkan kandungan vitamin B12 tapi juga dapat membantu dalam proses pencernaan. Kandungan serat yang tinggi dalam tempe juga mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Tahu, di sisi lain, adalah sumber protein yang rendah kalori dan dapat menjadi alternatif yang baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau menjaga berat badan yang sehat.

Baca Juga: Bahaya Terus Konsumsi Makanan yang Digoreng bagi Kesehatan

Tempe dan tahu merupakan sumber protein nabati. Keduanya terbuat dari kedelai. Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai dan tahu dibuat dari susu kedelai yang dipadatkan. Kedelai dan produk turunannya seringkali menjadi subjek perdebatan dalam konteks asam urat karena kandungan purinnya.

Purin adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam banyak makanan dan secara alami ada dalam tubuh. Ketika purin dipecah, ia menghasilkan asam urat.

Makanan dengan kandungan purin tinggi dapat meningkatkan produksi asam urat, sehingga penting bagi penderita asam urat untuk mengonsumsi makanan rendah hingga sedang purin.

Tempe dan tahu memiliki kandungan purin yang dianggap sedang, yang berarti mereka menghasilkan risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan makanan tinggi purin seperti daging merah dan seafood.

Baca Juga: 7 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula untuk Kesehatan Anda

Menyadur dari Kompas.com, penelitian yang dipublikasikan oleh European Journal of Nutrition pada tahun 2015 menunjukkan, konsumsi tahu, tempe, atau produk kedelai lainnya tidak secara signifikan meningkatkan kadar asam urat pada orang dewasa.

Namun, konsumsi tahu dan tempe dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko peningkatan kadar asam urat, terutama bila dikombinasikan dengan makanan lain yang memiliki kandungan purin tinggi.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan konsumsi tahu dan tempe, termasuk menentukan porsi yang tepat.

Lantas, bolehkah penderita asam urat makan tempe dan tahu? Tempe dan tahu masih boleh dimakan oleh penderita asam urat, asalkan dengan porsi yang terukur.

Keduanya menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan dan dapat membantu dalam diversifikasi sumber protein, terutama bagi mereka yang membatasi konsumsi daging.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fakta Sarapan di Pagi Hari: Bisa Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2 Sebesar 59%

Jangan malas sarapan! Berikut MomsMoney bagikan informasi tentang fakta sarapan di pagi hari dan hubungannya dengan diabetes.  

3 Jenis Asuransi untuk Milenial dan Gen Z, Cara Memilihnya biar Keuangan Tetap Aman

Kenali 3 jenis asuransi untuk milenial dan Gen Z, manfaatnya, serta cara memilih perlindungan yang sesuai kebutuhan dan anggaran.  

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.