M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Terus Konsumsi Makanan yang Digoreng bagi Kesehatan

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Makanan yang digoreng memang sering kali menawarkan rasa yang lezat dan tekstur yang gurih, membuatnya menjadi pilihan favorit banyak orang. Namun, konsumsi berlebihan dari makanan jenis ini bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Artikel ini akan menguraikan bahaya konsumsi makanan yang digoreng bagi kesehatan Anda.

Menyadur dari Healthline, berikut ini adalah beberapa alasan bahaya konsumsi makanan yang digoreng bagi kesehatan:

1. Kalorinya yang tinggi

Metode penggorengan menambahkan kalori ke makanan lebih dari metode memasak lainnya. Secara signifikan, makanan yang digoreng mengandung lebih banyak kalori dibandingkan dengan versi yang tidak digoreng.

Contohnya, satu porsi kentang panggang mengandung jauh lebih sedikit kalori dan lemak dibandingkan dengan kentang goreng dengan berat yang sama. Ini menunjukkan bagaimana kalori dapat bertambah cepat dari makanan yang digoreng.

Baca Juga: Menu Masakan Tanpa Minyak untuk Buka Puasa, Moms Harus Coba!

2. Tingginya lemak trans

Lemak trans tercipta melalui proses hidrogenasi yang meningkatkan umur simpan dan stabilitas lemak, namun juga dapat terbentuk ketika minyak dipanaskan pada suhu tinggi saat memasak. Lemak trans sulit dipecah oleh tubuh dan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Makanan yang digoreng sering dimasak dalam minyak sayur atau biji olahan, yang mungkin sudah mengandung lemak trans sebelum pemanasan. Setiap penggunaan ulang minyak untuk menggoreng dapat meningkatkan kandungan lemak transnya.

3. Risiko penyakit dari konsumsi makanan yang digoreng

Penelitian telah menemukan hubungan antara konsumsi makanan yang digoreng dengan peningkatan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan obesitas. Makanan yang digoreng dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, kolesterol HDL rendah, dan obesitas—semua faktor risiko untuk penyakit jantung.

Demikian pula, makan makanan yang digoreng dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas, yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Ini karena kandungan kalori yang tinggi dan kemungkinan efek lemak trans pada hormon pengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Baca Juga: Makanan Penyebab Haus saat Puasa, Sebaiknya Hindari ya

4. Akrilamida dalam makanan yang digoreng

Akrilamida, zat beracun yang dapat terbentuk pada makanan selama proses memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng, terutama pada makanan bertepung. Studi pada hewan menunjukkan potensi risiko akrilamida untuk beberapa jenis kanker.

Meskipun demikian, penelitian serupa pada manusia memberikan hasil yang beragam. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara asupan akrilamida dengan beberapa jenis kanker, sedangkan penelitian lain tidak menemukan kaitan yang kuat.

Nah, itulah alasan bahaya konsumsi makanan yang digoreng untuk kesehatan Anda. Mengingat berbagai risiko kesehatan yang terkait dengan konsumsi makanan yang digoreng, penting untuk membatasi asupan jenis makanan ini dalam menu harian Anda.

Sebagai gantinya, pilih metode memasak yang lebih sehat, seperti panggang, kukus, atau rebus, yang tidak hanya lebih rendah lemak tetapi juga dapat membantu mempertahankan nilai nutrisi makanan. Mengadopsi pola makan seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh adalah kunci untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Menyiksa, Panduan Aman Usir Lemak di Perut

Simak panduan praktis dan cara menghilangkan perut buncit secara bertahap demi tubuh yang lebih bugar. Kurangi kalori harian untuk hasil maksimal.

Puluhan Ribu Kasus Diare Tercatat, Kenali Gejala & Cara Mencegah Rotavirus pada Anak

Rotavirus pada anak menjadi penyebab utama diare. Kenali gejala awal serta langkah pencegahannya demi melindungi buah hati Anda.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 14-20 Agustus 2026, Pantene Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 14-20 Agustus 2026. Ada Beli 1 Gratis 1, Moms.

Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (15/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 15 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

10 Cara Orang Kaya Menghadapi Kegagalan yang Bisa Ditiru Siapa Saja

Gagal bukan akhir segalanya lo, pelajari 10 cara menghadapi kegagalan agar lebih tenang, rasional, dan siap bangkit lagi.

Jawab Tren Soft Living, Rukita Luncurkan Rukita Deluxe untuk Profesional Muda

Rukita menghadirkan Rukita Deluxe, tipe hunian coliving eksklusif dengan konsep fully-furnished layaknya apartemen modern. 

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (15/8) dan Lusa Didominasi Cerah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada akhir pekan didominasi cerah hingga berawan, dengan suhu mencapai 33°C.​

Gen Z Kini Lebih Cepat Menyiapkan Pensiun, Meski Rumah Masih Tertunda

Gen Z menghadapi mahalnya rumah dan biaya hidup, tetapi justru mulai menabung untuk pensiun lebih cepat. Apakah aman? Simak ulasan berikut.​

Liburan Bebas Cemas, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Didominasi Cerah pada Sabtu (15/8)

Prakiraan cuaca Jawa Tengah untuk Sabtu (15/8) didominasi cerah, tetapi terdapat empat wilayah yang diprakirakan hujan ringan​.

5 Tanda Rumah Punya Struktur Kuat yang Jarang Diperhatikan

Kenali 5 tanda struktur rumah kuat sebelum membeli atau merenovasi, dari pondasi, atap, denah hingga sistem utama.