MOMSMONEY.ID - Meski dikenal bermanfaat dan menyehatkan, ada beragam efek samping dari terlalu banyak minum teh.
Teh adalah salah satu minuman populer yang banyak digemari karena rasanya yang terasa ringan dan menyehatkan tubuh.
Meskipun konsumsi teh dalam jumlah sedang bisa menjadi pilihan yang menyehatkan bagi kebanyakan orang, konsumsi yang berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek samping yang merugikan.
Nah, berikut adalah beberapa efek samping terlalu banyak minum teh, yang dilansir dari laman Healthline dan Eat This, Not That.
Baca Juga: 6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween
Komplikasi kehamilan
Efek terlalu banyak minum teh ternyata juga bisa menghantui ibu hamil, loh. Tentu saja, hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein pada teh yang sebaiknya tidak banyak dikonsumsi oleh ibu hamil.
American College of Obstetricians and Gynecologists dari laman Healthline menyarankan ibu hamil untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kafein lebih dari 200 miligram. Jika ingin beralih ke teh herbal, maka konsultasi kan terlebih dahulu dengan ahli.
Mudah merasa stres
Beberapa minuman teh dikenal ampuh untuk mencegah dan mengurangi tingkat stres pada seseorang. Tapi, jika dikonsumsi terlalu sering, teh juga bisa memicu stres, rasa lelah, bahkan kecemasan.
Teh mengandung kafein sama seperti kopi yang jika diminum terlalu sering bisa meningkatkan perasaan stres, mudah lelah dan anxiety. Sebaiknya, batasi konsumsi teh atau es teh di bawah 200 miligram per hari atau tidak lebih dari tiga gelas tergantung dari jenis teh yang dikonsumsi.
Kekurangan zat besi
Zat besi atau iron juga bisa berkurang karena pengaruh terlalu banyak konsumsi teh. Hal tersebut menurut laman Eat This Not That, disebabkan karena kandungan tannis pada teh yang menyerap zat besi agar dapat dicerna.
Padahal, zat besi harusnya dicerna oleh tubuh. Risiko ini bisa terjadi pada para vegan dan vegetarian yang biasanya lebih banyak mengonsumsi berbagai jenis minuman teh.
Baca Juga: 4 Efek Samping Lilin Aromaterapi untuk Kesehatan, Ada Risiko Kanker?
Asam lambung meningkat
Ternyata teh juga tidak ramah bagi perut para penderita asam lambung, lo. Saat dikonsumsi terlalu sering, teh malah bisa memicu peningkatan asam lambung dan maag di perut. Lagi-lagi, hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein yang ada pada teh.
Kafein dalam teh dapat menyebabkan mulas atau memperburuk refluks asam yang sudah ada sebelumnya. Sebab hal tersebut mampu melonggarkan sfingter esofagus bagian bawah dan meningkatkan produksi asam di lambung.
Sakit kepala
Beberapa jenis teh seperti peppermint dikenal bisa membantu mengurangi rasa sakit kepala. Tapi, jika dikonsumsi berlebihan, efek sebaliknya akan muncul. Sama dengan jenis teh lainnya, terlalu sering mengonsumsi teh bisa memicu sakit kepala karena minuman ini mengandung kafein.
Jika merasa sering sakit kepala setelah minum teh, coba kurangi konsumsi minuman teh Anda, ya.
Mual
Senyawa tertentu dalam teh dapat menyebabkan rasa mual, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau saat perut kosong. Tanin dalam daun teh bertanggung jawab atas rasa pahit dan kering pada teh. Sifat tanin yang astringen juga berpotensi menimbulkan gejala tidak nyaman, seperti mual atau sakit perut.
Jumlah teh yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek ini dapat bervariasi dari orang ke orang. Jika Anda melihat gejala-gejala ini setelah minum teh, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah total yang Anda minum.
Itulah tadi beberapa dampak dan efek samping teh jika diminum dalam jumlah banyak dan berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News