M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bikin Gagal Diet, Ini 5 Kebiasaan Penyebab Berat Badan Naik yang Jarang Disadari

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 5 kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari!

Proses diet atau menurunkan berat badan bisa menjadi hal yang emosional dan membosankan. Bukan sekadar mengatur pola makan dan olahraga teratur, kita juga harus menghindari kebiasaan-kebiasaan yang rentan menggagalkan proses diet.

Umumnya, kebiasaan yang dimaksud dapat menyebabkan berat badan kembali naik dengan cepat alih-alih turun.

Melansir laman Eat This, Not That!, ada beberapa kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari. Berikut penjelasannya:

1. Terlalu hati-hati dalam memilih makanan

Kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari pertama yaitu terlalu berhati-hati dalam memilih makanan.

Berhati-hati dengan apa yang Anda konsumsi khususnya saat diet merupakan hal yang bagus. Namun, terlalu berhati-hati dan terlalu membatasi apa yang seharusnya Anda makan justru bisa menyebabkan konsumsi kalori yang jauh lebih sedikit daripada yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Destinasi Incaran di OTW dari Tiket.com

Akibatnya, tubuh akan merespons dengan memperlambat metabolisme dan membakar lebih sedikit kalori untuk mengakomodasi defisit kalori yang sedang berlangsung.

Jadi, jika merasa berat badan Anda bertambah dengan cepat padahal sudah mengurangi porsi makan, maka kemungkinan besar Anda sedang mengalami perlambatan metabolisme.

2. Menggunakan produk kecantikan yang mengandung pewangi

Kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari kedua yaitu menggunakan produk kecantikan yang mengandung pewangi.

The Nutrition Twins memperingatkan bahwa body lotion, produk perawatan rambut, dan pembersih wajah yang mengandung fragrance atau pewangi kemungkinan besar juga mengandung phthalates. Phthalates masuk ke dalam kelas bahan kimia obesogen yang dapat mengganggu hormon dan meningkatkan obesitas.

Mengingat efeknya yang kurang bagus tersebut, usahakan untuk mengganti produk beraroma dengan produk bebas pewangi.

3. Kurang tidur

Kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari ketiga yaitu kurang tidur.

Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh menginginkan energi dan meresponsnya dengan beralih ke makanan khususnya gula dan karbohidrat olahan. Kendati bisa memberikan kepuasan instan pada tubuh, namun gula dan karbohidrat olahan memiliki kalori yang tergolong tinggi.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa pengurangan jumlah tidur nyenyak atau kurang tidur sama sekali dapat menghambat pertumbuhan otot. Jika Anda tidak memiliki banyak otot tanpa lemak atau lean muscle, tubuh tidak akan membutuhkan banyak kalori dan Anda pun berpeluang lebih besar untuk mengalami kelebihan berat badan.

Baca Juga: Benarkah Minum Air Hangat Bisa Menurunkan Berat Badan? Cek Faktanya di Sini!

4. Minum obat pereda nyeri

Kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari keempat yaitu minum obat pereda nyeri.

Salah satu efek samping dari minum obat pereda nyeri yakni sembelit. Adapun sembelit atau ketidakmampuan untuk buang air besar dapat menyebabkan kenaikan berat badan dengan cepat.

Pertambahan berat badan yang cepat dan tidak nyaman akibat sembelit biasanya paling terasa di perut. Untuk mengatasinya, sudah pasti Anda harus buang air besar. Guna memudahkan buang air besar, pastikan Anda mengonsumsi lebih banyak serat dan mengurangi kebiasaan minum obat pereda nyeri.

5. Melewatkan makan

Kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari kelima yaitu melewatkan makan.

Melewatkan makan mungkin terkesan mampu membantu menurunkan berat badan berlebih karena kalori dari seluruh makanan menjadi berkurang.

Faktanya, kebiasaan yang satu ini justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan dengan cepat. Pasalnya, saat Anda melewatkan makan, Anda akan menjadi lebih lapar di kemudian hari. Pada akhirnya, rasa lapar yang semakin meningkat cenderung mendorong Anda untuk makan lebih banyak atau berlebihan.

Nah, itulah 5 kebiasaan penyebab berat badan naik yang jarang disadari. Jangan lupa dicatat ya, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Katalog Promo Burger Bangor September, Paket Combo Lezat Mulai 30 Ribuan

Manfaatkan promo Burger Bangor bulan September 2026 dan nikmati beragam pilihan bundling favorit Anda dengan harga super hemat.

Camilan Diet Enak! Ini 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat kacang pistachio tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga efektif mendukung program penurunan berat badan sebagai camilan bernutrisi.

Sebelum Tiba, Persiapkan 5 Hal Ini Jelang Musim Hujan biar Rumah Tidak Kebanjiran

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran air hujan meluap yang terjadi jelang musim hujan tiba.​

7 Makanan untuk Penderita DBD yang Ampuh Naikkan Trombosit dan Imunitas

Pemilihan makanan untuk penderita DBD yang tepat sangat penting untuk menaikkan kadar trombosit dan mempercepat pemulihan. Ini daftar makanannya.

Bukan Cuma Roll-On, Kenali Jenis-Jenis Deodoran dan Fungsinya di Sini

Dalam perkembangannya ada banyak jenis deodoran yang bisa dijadikan pilihan. Berikut beberapa jenis deodoran beserta fungsinya.

4 Zodiak Paling Dominan yang Terkenal Berani dan Berkarisma, Siapa Nomor 1?

Beberapa zodiak secara alami terlahir dengan aura kepemimpinan yang kuat. Berikut adalah 4 zodiak paling dominan dalam berbagai aspek kehidupan.

5 Manfaat Pakai Hand Cream, Losion Khusus untuk Perawatan Tangan

Banyak yang belum mengetahui bahwa hand cream punya beragam manfaat saat digunakan rutin, cari tahu di sini.

Cek Kesehatan untuk Pasien Gula Darah Tinggi: Hasil Tes Bantu Cegah Komplikasi

Hasil HbA1c tinggi sering tanpa gejala awal. Jangan lupa cek kesehatan untuk mencegah risiko komplikasi yang fatal.

4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling, Kulit Terasa Kasar hingga Komedoan

Ada setidaknya 4 tanda kulit wajah butuh peeling. Wajib tahu, berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Harga Laptop Diproyeksi Melonjak 40%: Efek Dominasi Pusat Data AI

Harga laptop mainstream diperkirakan melonjak hingga 40%. Cari tahu pemicu utama di balik lonjakan biaya komponen vital ini.​