M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Berdampak pada Kesehatan, Ikuti 5 Cara Membersihkan Pestisida dari Buah dan Sayur

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Mari simak, berikut ini cara membersihkan pestisida dari buah dan sayur.

Meski tergolong ke dalam jenis makanan sehat, buah dan sayur masih berpotensi membahayakan tubuh! Potensi buruk ini sebenarnya disebabkan oleh residu pestisida.

Namun, benarkan pestisida dapat benar-benar membahayakan kesehatan manusia? Mari telaah bersama MomsMoney.

Baca Juga: 5 Tips Pilih Wadah Bekal yang Aman untuk si Kecil ke Sekolah

Dampak pestisida terhadap kesehatan

Melansir Environment, ada banyak bukti yang menunjukkan potensi dampak penggunaan pestisida pertanian terhadap manusia.

Paparan pestisida sintetik dapat mengiritasi mata & hidung. Dampak yang lebih parah bisa sampai memengaruhi sistem endokrin.

Tingkat keparahan akibat mengonsumsi buah & sayur yang mengandung pestisida juga bergantung pada cara Anda terpapar.

Jika menelan pestisida, maka efeknya bisa menyebabkan muntah, diare, dan kram. Sementara jika pestisida terhirup, akan menyebabkan pusing, migrain, sakit kepala, dan berkeringat.

Baca Juga: Atur Suhu Ruangan, Tiru 7 Cara Mengusir Gerombolan Lalat Supaya Menjauh dari Rumahmu

Sumber makanan pestisida

Yang mengejutkan, pestisida tak hanya ada di dalam buah & sayur saja, tetapi juga pada hewan.

Sumber makanan pestisida teratas di antaranya ada buah apel, stroberi, tomat, mentimun, paprika, pir, bayam, brokoli, hingga seledri.

Jika pada buah & sayur, pestisida hanya menempel pada permukaannya saja, maka pada produk hewani, pestisida ini akan tertumpuk pada bagian lemak hewan. Bahkan memasak daging hewan bisa meningkatkan kadar pestisida tersebut, dilansir dari Kron4.com.

Baca Juga: Resep Nasi Kari Jepang Super Kental, Nikmat Disajikan Saat Masih Panas

Cara menghilangkan pestisida

1. Bilas di bawah pancuran air

Menurut seorang profesional bernama Johnson-Arbor, air langsung dari keran cukup efektif membersihkan pestisida dari buah & sayur.

“Air kerang yang mengalir tetap merupaan metode paling sederhana & teraman untuk menghilangkan kuman & pestisida dari produk,” ujarnya dikutip dari Huff Post.

2. Air garam

Menggunakan air garam untuk mencuci buah & sayur ternyata dapat menghilangkan pestisida.

Carannya, larutkan garam ke dalam air. Kemudian rendam buah & sayur dala air selama 30 menit. Jangan lupa gosok-gosok buah & sayur. Terakhir, cuci di bawah air mengalir.

Baca Juga: 6 Tips Pintar Simpan Sayuran Hijau Supaya Awet Selama Seminggu Penuh

3. Selalu mengupas kulit

Buah apel
Buah apel

Mengupas kulit dianggap sebagai cara membersihkan pestisida dari buah.

Namun sebenarnya cara ini tak terlalu baik, karena tubuh berpotensi kehilangan gizi & nutrisi baik yang biasa ada di kulit buah, seperti buah apel, tomat, pir, dsb.

Baca Juga: Daftar Buah dan Sayuran yang Tak Boleh Disimpan Bersama, Bikin Cepat Busuk

4. Bilas pakai air hangat

Membilas buah & sayur menggunakan air hangat selama 1 menit / lebih terbukti membantu membersihkan residu & pestisida yang menempel pada buah dan sayur.

Sayangnya, metode ini tidak menghilangkan semua pestisida.

Menurut sebuah studi yang dikurip dari Environment, membilas tomat dengan air hangat membantu mengurangi residu pestisida Klorpirifos sebesar 41%.

Membilas asparagus dengan cara yang sama rupanya hanya menghilangkan sekitar 24% saja. Sementara kubis dalam air hangat efektif menghilangkan kimia pestisida Karbofuran sekitar 93%.

Baca Juga: Bikin Cepat Rusak, Ketahui 7 Jenis Makanan yang Tak Boleh Dihaluskan dalam Blender

5. Pakai scrubber buah

Scrubber penggosok buah dan sayur
Scrubber penggosok buah dan sayur

Scrubber buah atau sikat buah juga bisa digunakan sebagai salah satu cara membersihkan pestisida.

Beberapa jenis buah & sayur yang bisa dibersihkan menggunakan scrubber seperti kentang, wortel, apel, pir, dan bhok choy.

Gosok buah dan sayur menggunakan scrubber di bawah air mengalir untuk menghilangkan residu pestisida. Jangan lupa bersihkan scrubber setelahnya supaya bisa digunakan di kemudian hari.

Itu dia deretan cara membersihkan pestisida dari buah dan sayur yang bisa menimbulkan reaksi negatif pada kesehatan tubuh. Tetap berhati-hati sebelum mengonsumsi makanan sehat di atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.

6 Manfaat Labu Kuning yang Jadi Dekorasi Khas Halloween

Jadi dekorasi khas Halloween, inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.

Makan Nasi Tanpa Lonjakan Gula Darah, Ikuti Kebiasaan Makan Unik Warga Jepang Ini

Makan nasi tanpa memicu ancaman lonjakan gula darah ternyata ada rahasianya. Pelajari kebiasaan unik yang dipraktikkan di Jepang.