M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Berawal dari Mitra Pengemudi Grab, Ini Kiat Sukses Pengusaha Baso Aci Mastyo

Berawal dari Mitra Pengemudi Grab, Ini Kiat Sukses Pengusaha Baso Aci Mastyo
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Berawal dari ikhtiarnya untuk menafkahi keluarga sebagai mitra pengemudi Grab, Nuryadi tidak pernah membayangkan suatu hari ia akan memiliki usaha kuliner sendiri. Dari rumah sederhana di gang kecil, pria yang akrab disapa Mas Nur ini kini mengelola usaha Baso Aci Mastyo.

Perjalanannya menggambarkan bagaimana pengalaman di lapangan, pemanfaatan platform digital, dan dukungan komunitas dapat membuka peluang bagi Mitra untuk berkembang dan “naik kelas” menjadi pelaku usaha.

Bagi Nur, perjalanan menuju titik ini tentu tidak terjadi secara instan. Ia melewati berbagai fase kehidupan mulai dari bekerja sebagai karyawan, menjadi mitra pengemudi, hingga akhirnya memberanikan diri merintis usaha rumahan sendiri.

Semuanya ia jalani dengan harapan sederhana untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Nur pertama kali bergabung sebagai mitra pengemudi sekitar tahun 2019. Saat itu ia melihat bagaimana layanan pesan-antar makanan semakin diminati masyarakat. Dari pengalamannya mengantarkan pesanan pelanggan setiap hari, ia mulai memahami potensi besar usaha kuliner berbasis online.

“Dulu waktu jadi driver saya terbiasa menunggu orderan masuk. Tapi ketika mulai punya usaha sendiri, saya harus berpikir setiap hari bagaimana caranya supaya usaha tetap berjalan dan bisa berkembang,” ujar Nuryadi dalam keterangan resmi Jumat (10/4).

Pengalaman tersebut perlahan mengubah cara pandangnya terhadap dunia usaha. Langkah pertamanya dalam dunia usaha dimulai dari bisnis Salad Buah Arjuna.

Ia memilih menu salad buah tersebut sebagai bisnis perdananya karena pada saat itu makanan berbahan buah seperti salad, asinan, dan rujak sedang populer di platform pesan-antar makanan.

Baca Juga: Tips Jadi Eatfluencer Sukses: Konten Kuliner Estetik ala Grab

Namun, perjalanan usaha yang dilewati banyak lika-liku dan tidak selalu berjalan mulus. Ketika pandemi COVID-19 datang, tren salad buah sudah mulai menurun.

Alih-alih menyerah, ia mencoba mencari peluang baru dengan melihat menu yang sedang diminati pelanggan di platform pesan-antar makanan. Dari situlah ia menemukan bahwa seblak dan baso aci menjadi salah satu makanan yang sedang digemari.

Berbekal peluang tersebut, Ia kemudian merintis Baso Aci Mastyo yang mulai dijalankannya pada tahun 2020. Nama “Mastyo” diambil dari nama anak pertamanya.

Baginya, usaha yang ia bangun ini bukan sekadar untuk mencari penghasilan, tetapi juga sebagai simbol harapan untuk masa depan keluarganya. Ia sendiri hanya dapat menempuh pendidikan hingga tingkat SMK, karena kondisi ekonomi keluarga saat itu tidak memungkinkan untuk melanjutkan.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk terus berusaha memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya. Usaha yang berada di gang yang cukup sempit sehingga sulit mengandalkan pelanggan yang datang langsung.

“Kalau hanya mengandalkan pelanggan sekitar tempat tinggal, tentu sangat terbatas. Tanpa digitalisasi, ‘kolam usaha’ kita juga jadi jauh lebih kecil,” kata Mas Nur.

Karena itu, sejak awal ia fokus memanfaatkan platform digital, sehingga UMKM kecil seperti miliknya pun bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas.

Sejak bergabung sebagai merchant, ia juga aktif memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia untuk meningkatkan visibilitas Baso Aci Mastyo. Ia bahkan menjadi salah satu merchant yang mencoba fitur GrabAds ketika layanan tersebut pertama kali diluncurkan.

Baca Juga: Grab Luncurkan Fitur GrabKeluarga untuk Dukung Aktivitas Harian, Apa Manfaatnya?

Menurutnya, fitur ini membantu meningkatkan visibilitas usaha kuliner di tengah persaingan platform digital. Selain itu, berbagai inisiatif promosi di platform turut membantunya menjangkau lebih banyak pelanggan, termasuk mereka yang berada di lokasi yang lebih jauh dari outletnya.

Penggunaan fitur promosi juga perlu diimbangi dengan strategi lain, seperti memberikan promo ongkos kirim agar pelanggan tetap tertarik memesan dari jarak yang lebih jauh.

“Biasanya saya kasih promo free ongkir sekitar Rp15.000 sampai Rp20.000 dengan minimal pembelian sekitar Rp150.000, supaya pelanggan tetap tertarik untuk pesan meskipun jaraknya agak jauh,” jelasnya.

Strategi tersebut perlahan membuahkan hasil. Salah satu menu andalannya, Baso Aci Tulang Rangu dengan ciri khas tulang rangu yang dimasukkan langsung ke dalam baso, kini menjadi  menu favorit pelanggan.

Saat ini, Baso Aci Mastyo mampu menjual sekitar 70 hingga 80 porsi per hari, dengan hampir 90 persen penjualan berasal dari pesanan online melalui platform digital. 

Perkembangan usaha ini bahkan sempat membawa Nuryadi membuka dua cabang Baso Aci Mastyo di Gandul dan Pintu Air.

Namun, perubahan kondisi pasar selama pandemi membuat sebagian cabang tersebut akhirnya harus ditutup, sehingga kini ia fokus mengoperasionalkan satu gerai utama, sambil tetap mengandalkan strategi penjualan digital.

Dalam menjalankan usaha, Mas Nur dibantu oleh istri, adik, serta beberapa karyawan untuk mengelola operasional sehari-hari. Selain keluarga, komunitas merchant Grab juga menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya.

Baca Juga: Grab Rayakan Ramadan Bersama Ribuan Mitra Pengemudi Lewat Cara Ini

Melalui komunitas tersebut, para pelaku usaha sering berbagi pengalaman dan strategi untuk mengembangkan bisnis mereka. Bagi Mas Nur, komunitas ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang dukungan yang membantu para pelaku usaha bertahan dan bertumbuh bersama.

“Di komunitas ini kami sering saling membantu dan berbagi pengalaman. Ketika ada yang sedang mengalami kesulitan, biasanya teman-teman lain ikut memberikan dukungan. Saya merasa usaha ini tidak akan bisa berkembang sejauh ini tanpa dukungan komunitas,” jelasnya.

Sejalan dengan perjalanan usahanya, ada prinsip yang selalu ia pegang dalam berusaha yaitu amanah dan kejujuran. Menurutnya, dalam bisnis online, pelanggan memang tidak melihat langsung bagaimana makanan dibuat, tetapi integritas tetap menjadi hal utama.

Bagi Mas Nur, perjalanan membangun Baso Aci Mastyo juga mengajarkannya bahwa untuk bisa “naik kelas”, seseorang harus berani mengambil keputusan dan tidak takut mencoba hal baru.

Menurutnya, dalam menjalankan usaha selalu ada risiko, namun yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan terus mencari peluang.

Baginya, perjalanan dari Mitra Pengemudi menjadi pelaku usaha membuktikan bahwa peluang untuk berkembang bisa datang dari pengalaman sehari-hari, selama dijalani dengan konsisten dan kemauan untuk belajar.

Ia pun punya pesan sederhana bagi sesama Mitra Pengemudi atau pelaku usaha yang ingin mulai berbisnis. “Kalau ingin memulai usaha, mulai saja dulu. Jangan terlalu takut. Bisnis yang tidak pernah berjalan adalah bisnis yang tidak pernah dimulai,” tambah Nuryadi.

Dari seorang mitra pengemudi yang dulu terbiasa menunggu order, kini Nuryadi menjadi pelaku usaha yang aktif menciptakan peluang dari rumah sederhananya untuk masa depan yang lebih baik bagi keluarganya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Apa Itu Probiotik? Ini 5 Manfaat Probiotik Jika Dikonsumsi Setiap Hari

Probiotik dikenal sebagai bakteri baik untuk usus. Berikut 5 manfaat mengonsumsi probiotik setiap hari untuk kesehatan.

Nikmati Kelezatan Promo Wingstop Penuh Rasa dan Ada Es Krim Gratis Khusus Pelajar

Nikmati paket ayam lengkap hanya Rp 20.000-an di promo Wingstop Penuh Rasa dan dapatkan Ice Cream gratis khusus pelajar hingga akhir April 2026.  

8 Serial Forensik Netflix Penuh Kasus Sadis, Ada Kasus Belum Terpecahkan

Penggemar misteri investigasi? Netflix punya koleksi serial forensik Barat yang bikin ketagihan untuk tontonan akhir pekan.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (10/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (10/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Promo Indomaret Ice Cream Fair 2-15 April 2026, FrostBite Yakoo Beli 2 Diskon 50%

Promo Indomaret Ice Cream Fair Periode 2-15 April 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat es krim favorit.

Waspadai Koreksi IHSG, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (10/4)

IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan Jumat (10/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Redmi K90 Max HP Gaming Rilis: Bawa Pendingin AI, Suhu Stabil & Main Game Makin Puas

Xiaomi rilis Redmi K90 Max dengan kipas pendingin 18.1mm, performa gaming dijamin stabil. Intip teknologi AI-nya di sini! 

Promo JSM Alfamidi 10-12 April 2026, Susu Enfagrow Diskon hingga Rp 200.000-an

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 10-12 April 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Keuangan Aman! 5 Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ini Janjikan Cuan di Masa Depan

Ingin keuangan keluarga lebih stabil? 5 pilihan investasi ini cocok untuk ibu rumah tangga, aman, dan berpeluang cuan maksimal.

Naik Rp 7.000! Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (10/4)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (10/4) menguat tipis Rp 7.000 dari perdagangan sebelumnya.