M O M S M O N E Y I D
Bugar

Benarkah Sering Makan Mie Instan Bisa Sebabkan Tumor? Ini Penjelasannya

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah penjelasan lengkap tentang terlalu sering makan mie instan bisa menyebabkan tumor

Jika pada hari-hari biasa mereka masih peduli asupan gizi yang harus dipenuhi seperti sayuran, daging, dan buah-buahan. 

Tetapi, saat memasuki tanggal tua biasanya hal ini bukan lagi jadi prioritas. Salah satu alternatifnya adalah makan mie instan.

Hanya dengan merebus dan menambahkan air panas sebagai kuah, Anda sudah terbebas dari rasa lapar. 

Namun, banyak ahli gizi yang mengatakan keseringan makan mie instan dapat merusak kesehatan, salah satunya memicu kanker atau radang usus buntu bahkan sampai tumor. 

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Kacang Tolo untuk Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

Faktanya, ada satu alasan utama orang berpikir keseringan makan mie instan berdampak buruk bagi kesehatan.

Penyebabnya, di dalam mie instan terkandung monosodium glutamat (MSG) atau penambah rasa yang biasa ditemukan pada makanan olahan di Asia, dilansir dari Health Focus.

Bahan pengawet ini sebetulnya tidak hanya terdapat dalam mie instan saja, kita bisa menemukannya pada makanan instan lain seperti daging kornet dan nugget ayam. 

Mie instan dan bumbu penyedap mengandung pengawet, artinya keseringan makan mie instan mengarah pada gangguan kesehatan. 

Dikutip dari Healthline, penyebab tumor disinyalir datang dari zat karsinogen yang terdapat di dalam mie instan.

Sel normal dapat berubah menjadi sel kanker setelah bersentuhan dengan makanan yang mengandung karsinogenik, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Ini Gejala Stres pada Remaja yang Harus Diwaspadai

Zat karsinogen ini meningkatkan kemungkinan berkembangkan kanker di saluran pencernaan hingga usus.

Mie instan terbukti berbahaya bagi orang yang sudah mengidap diabetes atau yang memiliki tekanan darah tinggi. 

Mie instan terbukti membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada sumber karbohidrat lain, seperti nasi dan kentang.

Jadi saat Anda merasa kenyang atau kembung setelah makan mie instan, itu karena sistem pencernaan Anda bekerja keras untuk mencernanya. 

Efek terburuk dari keseringan makan mie instan adalah semua karbohidrat dari mie instan menyebabkan penumpukan gula dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko serangan diabetes. 

Memang, belum banyak penelitian yang secara spesifik menguji keterkaitan antara konsumsi mie instan dengan risiko munculnya tumor. 

Baca Juga: Bisa Anda Coba, Berikut Manfaat Fenugreek yang Bisa Mengobati Diabetes

Tapi, tambahan pengawet dalam mie instan dan beragam makanan instan lainnya bisa bersifat karsinogenik jika menumpuk dalam tubuh. 

Hal ini sehingga mungkin saja meningkatkan risiko tumbuhnya kanker (tumor ganas). 

Oleh sebab itu, tidak disarankan berlebihan mengkonsumsi mie instan dan makanan instan lainnya.

Demi kesehatan, akan jauh lebih baik jika Anda mengkonsumsi bahan pangan yang segar dan diolah dengan cara alamiah, disesuaikan nilai gizinya dengan kebutuhan Anda. 

Saat ini, Anda akhirnya paham bahwa makanan berpengawet adalah penyebab kanker yang pasti.

Mulai kurangi konsumsi mie instan dan makanan cepat saji lain yang mengandung pengawet. 

Itulah penjelasan lengkap tentang terlalu sering makan mie instan bisa menyebabkan tumor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Agustus 2026, Nutrijell Kopi Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 1-15 Agustus 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Ramalan Zodiak Besok Jumat 7 Agustus 2026: Libra, Virgo dan Leo Beruntung nih

Cek ramalan zodiak besok Jumat 7 Agustus 2026 berikut, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan yang terbaru bisa lihat di sini.​

Promo Guardian Periode 6-19 Agustus 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Suplemen Omega 3

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 6-19 Agustus 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (7/8) dan Lusa (8/8), Simak Tiap Daerah

BMKG memprediksi kabut/asap, udara kabur, hingga cuaca cerah berawan di Sumatera Barat pada Jumat (7/8), dan lusa (8/8). Cek kondisi tiap wilayah.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Berawan Jumat Besok, Cerah di Sebagian Besar Wilayah Sabtu

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Barat didominasi berawan pada Jumat dan berubah cerah di banyak wilayah pada Sabtu.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (7/8) dan Lusa, Cek Kondisi di 35 Kabupaten/Kota

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada besok (7/8) dan lusa (8/8) didominasi cerah, cerah berawan, dan berawan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok Jumat (7/8), Sebagian Besar Wilayah Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan berawan di seluruh wilayah.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Jumat (7/8), Diprediksi Cerah Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah berawan, sementara lusa akan berawan di seluruh wilayah.

Waspada Kabut Bertahan di Sejumlah Wilayah, Cek Cuaca Jawa Timur Besok (7/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada besok (7/8) dan lusa (8/8) didominasi cerah, berawan, dan cerah berawan.

Pengguna Access by KAI Tembus 30 Juta, Ini Cara KAI Menjaga Keamanan Data Pelanggan

KAI mengungkapkan cara menjaga keamanan data pengguna mulai dari Face Recognition hingga aplikasi Access by KAI.