M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Belum Siap Punya Anak? Coba 4 Cara Mencegah Kehamilan Tanpa KB Ini

Belum Siap Punya Anak? Coba 4 Cara Mencegah Kehamilan Tanpa KB Ini
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Merencanakan keluarga dan mengatur jarak kehamilan merupakan keputusan besar yang membutuhkan komitmen serta pemahaman mendalam dari setiap pasangan.

Bagi sebagian orang, penggunaan alat kontrasepsi modern, baik yang bersifat hormonal seperti pil, suntik, dan implan, maupun non-hormonal seperti IUD kadang dihindari karena alasan efek samping, kondisi medis tertentu, atau kenyamanan pribadi.

Sebagai alternatif, mengontrol kesuburan secara mandiri tanpa alat KB menjadi opsi yang kian diminati. Mencegah kehamilan tanpa KB berfokus pada pemahaman tanda-tanda biologis tubuh wanita untuk menghindari hubungan intim selama jendela masa subur.

Baca Juga: 4 Mitos Tentang Seks yang Tidak Boleh Dipercaya, Ketahui Faktanya!

Namun, para pakar Obstetri dan Ginekologi mengingatkan bahwa metode non-KB ini menuntut kedisiplinan dan komunikasi yang solid, karena memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi jika terjadi salah kalkulasi.

Apabila Anda tetap tertarik untuk mencobanya, berikut MomsMoney bagikan 4 cara mencegah kehamilan tanpa KB, sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic dan Medical News Today.

1. Metode Senggama Terputus

Cara mencegah kehamilan tanpa KB yang pertama yaitu metode senggama terputus.

Metode senggama terputus atau pull-out method dilakukan dengan cara pria menarik penis keluar dari dalam vagina sesaat sebelum mencapai puncak ejakulasi. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh cairan semen yang mengandung sperma dikeluarkan sepenuhnya di luar tubuh wanita dan jauh dari area vulva.

Secara biologis, tanpa adanya media cairan sperma di dalam saluran rahim, pembuahan sel telur tidak akan terjadi. Namun, metode ini membutuhkan kontrol diri dan ketepatan waktu yang sangat tinggi dari pihak pria.

Pasangan juga harus waspada karena cairan pra-ejakulasi (pre-cum) yang keluar sebelum orgasme terkadang sudah mengandung sedikit sel sperma aktif yang berpotensi memicu kehamilan.

2. Lacak Masa Subur Melalui Metode Kalender

Cara mencegah kehamilan tanpa KB yang kedua yaitu lacak masa subur melalui metode kalender.

Metode kalender bekerja dengan cara memantau dan mencatat panjang siklus menstruasi Anda selama minimal 6-8 bulan berturut-turut untuk memprediksi hari-hari terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur).

Secara ilmiah, sel telur hanya mampu bertahan hidup selama 12-24 jam setelah dilepaskan, sementara sperma pria dapat bertahan di dalam rahim hingga 5 hari. Berdasarkan perhitungan ini, pasangan suami istri harus menahan diri untuk tidak melakukan hubungan intim tanpa pelindung selama "jendela masa subur" tersebut.

Bagi wanita dengan siklus haid teratur (26-32 hari), masa subur biasanya berada di antara hari ke-8 hingga hari ke-19 dari siklus menstruasi.

Baca Juga: Cara Hemat Menyiapkan Kebutuhan Sekolah Anak Saat Libur

3. Periksa Perubahan Tekstur Lendir Serviks

Cara mencegah kehamilan tanpa KB yang ketiga yaitu memeriksa perubahan tekstur lendir serviks.

Hormon yang mengatur siklus menstruasi wanita secara alami juga akan mengubah konsistensi, warna, dan jumlah lendir yang diproduksi oleh leher rahim (serviks). Dengan mengamati cairan vagina ini setiap hari, Anda bisa mendeteksi kapan tubuh sedang berada dalam kondisi paling subur.

Sesaat setelah bersih dari haid, vagina biasanya akan terasa kering. Namun, mendekati masa ovulasi, serviks akan memproduksi lendir yang lebih banyak, basah, licin, dan elastis menyerupai putih telur mentah.

Lendir tipe inilah yang dirancang untuk melindungi dan membantu sperma berenang menuju sel telur. Untuk mencegah kehamilan, hindari berhubungan intim sejak lendir licin ini muncul hingga teksturnya kembali mengering atau mengental.

4. Ukur Suhu Basal Tubuh

Cara mencegah kehamilan tanpa KB yang keempat yaitu mengukur suhu basal tubuh.

Suhu basal tubuh adalah suhu paling rendah yang dicapai oleh tubuh manusia saat beristirahat total atau tidur. Tepat setelah ovulasi terjadi, lonjakan hormon progesteron di dalam tubuh wanita akan menyebabkan suhu basal tubuh mengalami sedikit kenaikan yang konstan, yaitu sekitar 0,2-0,5 derajat Celsius.

Untuk menerapkan metode ini, Anda harus mengukur suhu tubuh menggunakan termometer basal khusus yang sangat sensitif setiap pagi begitu terbangun dari tidur. Lakukan sebelum beranjak dari kasur, berbicara, atau minum air.

Ketika Anda mencatat adanya kenaikan suhu yang bertahan selama tiga hari berturut-turut, itu tandanya masa subur telah terlewati dan Anda telah memasuki masa aman hingga siklus menstruasi berikutnya tiba.

Demikian 4 cara mencegah kehamilan tanpa KB. Karena kondisi fisik wanita sangat dinamis dan mudah dipengaruhi oleh stres, kelelahan, hingga pola makan, mengandalkan satu metode alami saja sering kali kurang akurat.

Sebaiknya, gabungkan metode kalender, pengecekan lendir serviks, dan pengukuran suhu basal secara bersamaan guna mendapatkan akurasi yang jauh lebih tinggi. Jika Anda dan pasangan sedang berada dalam fase yang benar-benar belum siap untuk memiliki anak, sangat disarankan untuk tetap menyediakan kondom di rumah sebagai proteksi cadangan saat perhitungan masa subur terasa meragukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (1/9) Turun Rp 6.000 Jadi Rp 2.664.000 Per Gram

Harga emas Antam dan buyback sama-sama turun Rp 6.000 pada Selasa (1/9). Harga emas Antam 1 gram kini Rp 2.664.000.

Resmi Naik Per 1 September 2026! Cek Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia

PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM per 1 September 2026. Simak daftar kenaikan harga 3 produk BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Baterai HP Boros? Efisiensi OLED Saat Mode Gelap Pangkas Daya hingga 42%

Beralih ke skema warna gelap terbukti memangkas konsumsi listrik perangkat. Ketahui dampaknya pada kesehatan mata dan baterai HP.

Wajib Tahu! 5 Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda, Termasuk dari Gaya Hidup

Pahami berbagai penyebab serangan jantung pada usia muda mulai dari pola makan tinggi lemak, kebiasaan merokok, hingga tingkat stres tinggi.

Jangan Mudah Percaya Klaim Skincare Bayi, Ini Cara Pilih Yang Tepat

Hal ini penting diperhatikan karena kulit bayi dan anak sekitar 30% lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa. 

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (1/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Diproyeksi Sideways, Cek Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Selasa (1/9)

IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada perdagangan Selasa (1/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

4 Perbedaan Bronzer dan Contour yang Sering Dianggap Mirip, Jangan Keliru!

Bronzer dan contour sering kali dianggap sebagai dua produk yang sama. Berikut adalah 4 perbedaan bronzer dan contour yang wajib Anda ketahui.

7 Film Tentang Serunya Masa Sekolah Ini Bisa Ditonton di Netflix

Bagi yang rindu serunya masa sekolah, beberapa judul rekomendasi film ini bisa ditonton di Netflix.​

Promo Gajian Mister Donut 1 September, Dapatkan 2 Dozen Donut Hemat Bebas Pilih

Jangan ketinggalan promo gajian Mister Donut yang berlaku terbatas pada 1 September 2026. Nikmati paket donat melimpah dengan harga super hemat.