MOMSMONEY.ID - Masa libur sekolah tak hanya menjadi waktu bagi anak-anak untuk beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarga. Bagi banyak orang tua, periode ini juga menjadi saat yang tepat untuk mulai menyiapkan berbagai kebutuhan sekolah menjelang tahun ajaran baru.
Mulai dari buku tulis, alat tulis, tas sekolah, sepatu hingga perlengkapan pendukung lainnya, daftar kebutuhan yang harus dipenuhi sering kali cukup panjang. Tak heran jika pengeluaran untuk kebutuhan sekolah menjadi salah satu pos yang perlu diperhitungkan sejak jauh hari.
Di tengah biaya hidup yang terus bergerak dinamis, orang tua pun dituntut semakin cermat dalam mengatur anggaran keluarga. Survei global KPMG menunjukkan banyak orang tua memperkirakan pengeluaran untuk kebutuhan sekolah tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Karena itu, banyak keluarga kini mencari cara agar kebutuhan sekolah anak dapat terpenuhi tanpa membebani keuangan rumah tangga. Salah satunya dengan menyusun anggaran sejak awal dan memilih tempat belanja yang menyediakan kebutuhan sekolah secara lengkap dengan harga yang terjangkau.
Menanggapi kondisi tersebut, Perencana Keuangan Prita Ghozie mengatakan, bahwa di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, masyarakat semakin membutuhkan kepastian dalam mengatur pengeluaran. Kepastian harga dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu keluarga menjaga kesehatan keuangan mereka.
Di tengah tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat, kepastian harga bukan sekadar keuntungan belanja, tetapi juga bagian dari perencanaan keuangan yang sehat. "Ketika harga suatu produk bisa diprediksi, konsumen maupun pelaku usaha kecil dapat mengalokasikan anggaran mereka dengan lebih terencana dan tidak reaktif terhadap perubahan harga," ujar Prita dalam siaran pers, Selasa (23/6).
Menurutnya, orang tua dapat mengantisipasi lonjakan pengeluaran menjelang tahun ajaran baru dengan membuat daftar kebutuhan sejak masa liburan, menetapkan batas anggaran, serta mengutamakan pembelian barang yang benar-benar diperlukan.
Daftar Kebutuhan Sekolah yang Perlu Diprioritaskan
Menjelang tahun ajaran baru, ada sejumlah perlengkapan yang hampir selalu masuk dalam daftar belanja keluarga.
1. Sepatu dan kaus kaki
Kedua perlengkapan ini menjadi kebutuhan rutin karena digunakan setiap hari dan perlu diganti secara berkala seiring pertumbuhan anak. Selain itu, intensitas penggunaan yang tinggi membuat orang tua kerap membeli kembali perlengkapan ini beberapa kali dalam setahun.
2. Buku tulis
Buku tulis masih menjadi kebutuhan utama saat memasuki semester baru. Jumlah yang dibutuhkan biasanya cukup banyak, terutama bagi anak yang sudah duduk di jenjang sekolah menengah.
3. Alat tulis
Pulpen, pensil, penghapus, penggaris hingga correction tape merupakan perlengkapan yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas belajar di sekolah.
4. Peralatan menggambar dan mewarnai
Selain untuk kebutuhan sekolah, perlengkapan menggambar dan mewarnai juga dapat menjadi sarana mengisi waktu luang selama liburan sekaligus membantu mengembangkan kreativitas anak.
5. Tas sekolah
Tas sekolah menjadi salah satu barang yang biasanya dipilih dengan lebih cermat karena digunakan setiap hari. Orang tua umumnya mempertimbangkan kualitas bahan, ukuran, dan kenyamanan sebelum membeli.
Untuk memenuhi berbagai kebutuhan tersebut, sebagian keluarga memilih berbelanja di toko yang menyediakan produk secara lengkap dalam satu lokasi. Salah satunya adalah MR.D.I.Y. Indonesia yang saat ini menghadirkan program Back-To-School. Peritel ini menyediakan beragam kebutuhan sekolah mulai dari alat tulis, buku gambar, tas sekolah, sepatu, hingga perlengkapan penunjang lainnya.
Kehadiran toko dengan pilihan produk yang lengkap dapat membantu orang tua menghemat waktu sekaligus memudahkan proses belanja menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Selain itu, harga yang terjangkau dan relatif stabil menjadi pertimbangan tersendiri bagi keluarga yang ingin menjaga pengeluaran tetap sesuai anggaran.
Pada akhirnya, persiapan sekolah yang dilakukan sejak masa liburan dapat membantu orang tua menghindari belanja mendadak dan menjaga anggaran keluarga tetap terkendali saat tahun ajaran baru dimulai. Dengan perencanaan yang matang, kebutuhan anak dapat terpenuhi tanpa mengganggu pos pengeluaran rumah tangga lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News