Keluarga

Begini Kondisi Sinar UV di Indonesia Hari Ini (6/3), Berbahaya!

Begini Kondisi Sinar UV di Indonesia Hari Ini (6/3), Berbahaya!

MOMSMONEY.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi paparan sinar UV berbahaya masih berlanjut pada siang hari ini, Rabu, 6 Maret 2024. 

Kadar atau level bahaya sinar UV ini akan terasa dari sedang, tinggi, sangat tinggi, hingga ekstrem.

Saat terpapar sinar UV yang menunjukan risiko berbahaya sangat tinggi, Anda berisiko mengalami kerusakan kulit dan mata serta dapat terbakar dengan cepat. 

Nah, bagi orang yang terpapar sinar UV level ekstrem tanpa pelindung, butuh semua tindakan pencegahan karena kulit dan mata dapat rusak dan terbakar dalam hitungan menit.

Baca Juga: Kemenhub Siapkan 722 Bus Untuk Mudik Gratis 2024, Pendaftaran Mulai 6 Maret

Yuk, simak jadwal sinar UV berbahaya bakal melanda wilayah Anda.

Di Papua dan Maluku, sinar UV berbahaya tinggi hingga sangat tinggi mulai dirasakan pukul 10.00 WIT. Kemudian, akan meningkat jelang 11.00 WIT dan kondisi sudah aman kembali pukul 15.00 WIT.

Namun, khusus di Papua Pegunungan, bahaya sinar UV hanya capai level sangat tinggi. 

Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara akan mengalami sinar UV berbahaya mulai pukul 10.00 WITA. Di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, kondisi serupa akan dirasakan pada pukul 10.00 WIB.

Adapun kondisi di Sulawesi, Jawa, dan Kalimantan, biasanya aman pada pukul 15.00 WIB atau 16.00 WITA. Di Sumatera kondisi baru aman pada pukul 16.00 WIB. 

Baca Juga: Tips Cuan, Ini Langkah Mudah Nabung Emas ala MayBank

Sebaiknya, hindari paparan Matahari antara pukul 10 pagi hingga 5 sore. Anda juga disarankan tetap berada di tempat teduh pada saat Matahari terik siang hari. 

Kenakan pelindung seperti topi lebar dan kacamata hitam anti sinar UV saat berada di luar ruangan. Serta, oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam setelah berenang atau berkeringat.

Hindari juga permukaan pasir dan air karena akan meningkatkan paparan UV. 

Selanjutnya: Empat Paket Investasi Smart City IKN Ditawarkan ke Investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News