M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Begini Cara Pelaku Usaha Menjaga Produktivitas dan Daya Saing di Era Industri Baru

Begini Cara Pelaku Usaha Menjaga Produktivitas dan Daya Saing di Era Industri Baru
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Simak, berikut ini tips dan cara pelaku usaha menjaga produktivitas dan daya saing di era industri baru.

Dunia usaha terus berubah cepat, menuntut pelaku bisnis lebih adaptif agar tetap tumbuh di tengah tantangan ekonomi.

Beberapa pemimpin bisnis dan investor membagikan pandangan tentang bagaimana menjaga produktivitas dan daya saing di era industri baru.

Pertama, bangunorganisasi yang adaptif.

Menurut Phillia Wibowo, Partner McKinsey Asia Tenggara, produktivitas nasional tak hanya bergantung pada modal finansial, tapi juga kemampuan manusia. 

"Indonesia perlu membangun organisasi yang adaptif dan tenaga kerja dengan high-income skills agar dapat bersaing dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/11).

Kedua, jaga tata kelola dan keberlanjutan bisnis

Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director Investment Danantara, menegaskan pentingnya bisnis yang sehat dan transparan.

“Founders dan pelaku usaha harus memiliki bisnis yang solid, tata kelola yang baik, serta kemampuan untuk berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ketiga, pahami kebutuhan konsumen

Sebagai pelaku usaha, Amira Ganis, Founder Brawijaya Healthcare Group, menekankan pentingnya empati sosial dalam berbisnis.

“Bisnis bukan hanya diukur dari valuasi, tetapi dari seberapa besar dampak yang kita berikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Ketiga, perkuat kolaborasi lintas sektor.

Menurut Prof. Telisa Falianty, Ketua Komite Kajian Ekonomi Regional Kadin, sinergi menjadi faktor penting untuk pertumbuhan ekonomi.

“Penyelarasan kebijakan dan penguatan kapasitas kelembagaan menjadi kunci agar potensi ekonomi Indonesia dapat terwujud menjadi pertumbuhan yang inklusif dan produktif,” jelasnya.

Beragam pandangan tersebut disampaikan dalam forum Quorum 4.0 yang diselenggarakan oleh Qverse dan Init-6 Venture Capital di Jakarta.

“Pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan inovasi dan kolaborasi yang berfokus pada dampak ekonomi dan sosial," ujar CEO Qverse Gena Bijaksana.

Sementara Achmad Zaky, Founding Partner Init-6, menambahkan, ke depan bisnis di Indonesia bukan hanya tentang teknologi atau investasi, tetapi tentang bagaimana kita menciptakan ekosistem bisnis yang kuat dan tangguh untuk mendorong produktivitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​

Waspada IHSG Anjlok, Cek Rekomendasi Saham dari Kiwoom Sekuritas Hari Ini (13/5)

Berikut saham-saham yang bisa dipertimbangkan investor atau trader sebelum memilih saham pada hari ini, Rabu, 13 Mei 2026.