M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI, Boleh Dicoba Moms

Begini Cara Diet Ibu Menyusui Tanpa Mengurangi ASI, Boleh Dicoba Moms
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa cara diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI yang boleh Moms coba.

Menurunkan berat badan setelah melahirkan adalah keinginan yang wajar. Tubuh yang berubah selama kehamilan sering membuat Anda ingin segera kembali ke bentuk semula.

Namun, bagi ibu menyusui, diet tidak bisa dilakukan sembarangan. Tubuh tetap membutuhkan energi dan nutrisi yang cukup agar produksi ASI tetap lancar dan berkualitas.

Pola makan seimbang dan kebiasaan hidup sehat yang bisa membantu menurunkan berat badan secara alami tanpa mengganggu proses menyusui.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Makanan Diet Pengganti Nasi yang Mengenyangkan

Apakah ibu menyusui boleh diet?

Menurut dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutritionals, kebutuhan gizi ibu pada masa menyusui justru meningkat dibanding saat hamil, yaitu sekitar 500 kalori tambahan setiap hari.

Tambahan kalori ini diperlukan untuk membantu proses pemulihan tubuh setelah persalinan sekaligus menunjang produksi ASI.

“Selama enam bulan pertama sebaiknya tidak perlu melakukan diet, cukup makan sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan,” ujar dr. Muliaman.

Meski begitu, jika Anda ingin menjalani program diet, hal tersebut tetap diperbolehkan asalkan dilakukan dengan cara yang aman dan tidak terlalu ketat.

Kuncinya adalah memastikan tubuh tetap mendapatkan asupan nutrisi yang lengkap agar produksi ASI tetap lancar dan kualitasnya tetap baik untuk tumbuh kembang bayi.

Jadi, jika Anda berencana untuk mulai diet setelah melahirkan, pastikan kebutuhan kalori harian terpenuhi. Selain itu, perhatikan juga beberapa hal penting agar diet tidak mengganggu kesehatan tubuh maupun produksi ASI Anda.

Baca Juga: Apakah Konsumsi Alpukat saat Diet Bagus atau Tidak? Ini Jawabannya

Cara diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI

Menyadur dari laman Hello Sehat, berikut ini beberapa cara diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI:

1. Hindari diet ketat

Banyak ibu menyusui yang ingin cepat menurunkan berat badan dengan memangkas porsi makan secara drastis. Padahal, tubuh membutuhkan asupan energi dan nutrisi ekstra untuk menghasilkan ASI.

Penurunan berat badan sebaiknya dilakukan secara perlahan, sekitar setengah hingga satu kilogram per minggu. Anda bisa mulai dengan mengurangi porsi makan sedikit demi sedikit sambil tetap memenuhi kebutuhan gizi harian.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kebutuhan kalori ibu menyusui sebaiknya tidak kurang dari 2.000 kalori per hari.

Selain itu, pastikan asupan kalsium, zat besi, asam folat, protein, vitamin C, dan omega-3 tercukupi agar tubuh tetap sehat dan ASI berkualitas.

Aktivitas merawat bayi sebenarnya sudah membantu membakar kalori tambahan, jadi jika Anda menjaga pola makan sehat, berat badan bisa turun secara alami tanpa diet ketat.

Sebaiknya mulai menurunkan berat badan setelah produksi ASI stabil, yaitu ketika bayi berusia sekitar dua bulan.

2. Makan lebih sering dengan porsi kecil

Daripada menahan lapar, lebih baik makan dengan porsi kecil namun sering. Pola ini membantu Anda tetap kenyang dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, cara ini juga mencegah keinginan makan berlebihan akibat rasa lapar yang terlalu lama.

Dengan pola makan seperti ini, tubuh tetap mendapat asupan nutrisi yang cukup tanpa kelebihan kalori. Hindari jeda waktu makan yang terlalu lama karena bisa memengaruhi keseimbangan hormon dan berdampak pada produksi ASI.

Baca Juga: 13 Makanan Diet Rendah Kalori yang Layak Dicoba

3. Menyusui sesering mungkin

Menyusui secara rutin ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dapat membantu tubuh kembali ke berat semula sebelum hamil.

Jadi, jangan batasi frekuensi menyusui karena kegiatan ini tidak hanya baik untuk bayi, tetapi juga membantu pembakaran kalori secara alami.

4. Perbanyak minum air putih

Air berperan penting dalam menjaga kelancaran produksi ASI dan mencegah dehidrasi. Selain itu, cukup minum air membantu memperlancar metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori lebih optimal.

Sediakan air minum di dekat Anda agar lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan. Ibu menyusui disarankan minum lebih dari delapan gelas air per hari.

Batasi konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda karena dapat memicu pengeluaran cairan berlebih dari tubuh.

Perhatikan juga warna urine Anda. Jika warnanya pekat, berarti tubuh kekurangan cairan dan Anda perlu minum lebih banyak. Warna urine yang jernih menandakan bahwa cairan tubuh sudah cukup.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Merek Dressing Salad untuk Diet yang Layak Dicoba

5. Tidur yang cukup

Istirahat yang cukup sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental ibu menyusui. Tidur juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormon dan berat badan.

Penelitian menunjukkan, ibu yang tidur kurang dari lima jam per malam cenderung sulit menurunkan berat badan dibanding yang tidur tujuh jam atau lebih.

Saat tubuh lelah, hormon kortisol meningkat dan bisa menyebabkan nafsu makan berlebihan. Kelelahan juga membuat Anda lebih mudah tergoda makanan tidak sehat.

Cobalah tidur saat bayi Anda tidur, atau tidur lebih awal di malam hari untuk mencukupi waktu istirahat sekitar tujuh hingga delapan jam.

6. Olahraga secara teratur

Selain menjaga pola makan, olahraga membantu mempercepat proses penurunan berat badan dan memperbaiki suasana hati. Anda tidak perlu melakukan olahraga berat.

Jalan santai sambil mendorong stroller bayi, yoga ringan, atau senam di rumah sudah cukup efektif.

Lakukan olahraga sekitar 30 menit per hari atau total 150 menit per minggu. Selain membakar kalori, aktivitas fisik juga membantu Anda tidur lebih nyenyak dan mengurangi stres.

Baca Juga: 10 Snack Rendah Kalori yang Cocok untuk Diet

7. Jaga pikiran agar tetap tenang

Banyak ibu merasa stres memikirkan berat badan setelah melahirkan. Padahal, stres justru bisa memicu keinginan makan berlebih dan mengganggu produksi ASI.

Setiap tubuh memiliki proses pemulihan yang berbeda, jadi tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Demikianlah ulasan tentang cara diet ibu menyusui tanpa mengurangi ASI. Jika masih ragu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar mendapat panduan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Besok Minggu 13 September 2026, Babi Paling Beruntung

Simak ramalan shio lengkap besok Minggu 13 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan paling terbaru di sini.​

Ramalan Zodiak Besok Minggu 13 September 2026, Cinta hingga Keuangan

Simak ramalan zodiak besok, Minggu 13 September 2026, mulai dari cinta, karier, keuangan, hingga kesehatan yang paling lengkap di sini.​

Promo Popeyes Kupon September 2026, Ada Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Serbu promo Popeyes Kupon September dengan potongan harga super hemat. Nikmati aneka snack, burger, hingga paket ayam goreng mulai Rp 5.000 saja.

Makanan Sehat Ini Cegah Asam Urat: Dada Ayam & Ceri Bikin Nyeri Sendi Sembuh

Asam urat sering kambuh tanpa gejala awal saat ginjal kewalahan. Ketahui racikan makanan sehat yang bisa meredakan radang sendi.

Benci Hari Ulang Tahun Tanda Anda Alami Birthday Blues, Kenali Tanda Lainnya

Merasa kehilangan semangat dan sedih saat hari ulang tahun? Rasa tidak antusias saat hari ulang tahun bisa jadi pertanda birthday blues lo.

Panduan Orang Tua: 5 Cara Diet untuk Anak Sekolah Tanpa Ganggu Tumbuh Kembang

Diet pada anak sekolah tidak bisa dilakukan ekstrem agar tumbuh kembangnya tidak terganggu. Ini panduan mengatur porsi makan dan asupan gizinya.

Cek Promo HokBen Apps & Drivethru, Nikmati Menu Gratis Sepanjang September

Buruan klaim e-voucher promo HokBen di aplikasi atau tunjukkan stiker drive-thru di kendaraan Anda sebelum periodenya berakhir.

Samsung Galaxy Z Fold 8, Saingan iPhone Lipat yang Bawa Layar Dalam 7,6 Inci

Samsung raup kenaikan penjualan 30 persen lewat Z Fold 8. Pemasok komponen utama Apple ini simpan strategi kejutan.

8 Sayur Ini Bisa Menurunkan Kolesterol Paling Cepat, Layak Dicoba

Inilah pilihan sayur penurun kolesterol paling cepat yang layak dicoba sebagai menu makan sehat sehari-hari.

Formula Sunscreen Korea: Hyaluronic Acid & Centella Asiatica Bikin Kulit Kencang

Sunscreen Korea kini makin populer dengan bahan inovatif. Ketahui racikan bahan terbaiknya agar kulit tetap terhidrasi maksimal.