M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bayi Sering Gumoh, Dokter Jelaskan Bedanya Regurgitasi dan GERD

Bayi Sering Gumoh, Dokter Jelaskan Bedanya Regurgitasi dan GERD
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Gumoh pada bayi kerap membuat orang tua khawatir karena sering disalahartikan sebagai tanda penyakit.

Padahal, secara medis, regurgitasi pada bayi umumnya merupakan kondisi normal yang berkaitan dengan kematangan sistem pencernaan dan akan membaik seiring pertambahan usia.

Meski demikian, tidak semua keluhan gumoh bisa disamakan. Pada sebagian kecil kasus, kondisi ini dapat berkaitan dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yang membutuhkan perhatian medis lebih lanjut karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada anak.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi RS Premier Bintaro, Prof. Dr. Badriul Hegar, Sp.A(K), menjelaskan bahwa regurgitasi dan Gastroesophageal Reflux (GER) merupakan kondisi yang sering terjadi pada bayi dan umumnya tidak berbahaya.

Baca Juga: Risiko Fatal Guncangan pada Bayi: Pencegahan dan Penanganannya

Sekitar 30% bayi mengalami regurgitasi, dengan puncak kejadian pada usia 3–4 bulan, dan biasanya berkurang hingga usia 12 bulan.

“Regurgitasi dan GER itu sering dan umumnya tidak berbahaya, sedangkan GERD jarang,” ujar Prof. Badriul dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (6/1).

Ia menyebutkan, prevalensi GERD pada bayi hanya sekitar 3–8%

Menurutnya, GERD perlu dicurigai bila disertai tanda bahaya atau alarm sign, seperti gagal tumbuh, regurgitasi bercampur darah, nyeri hebat, atau gangguan neurologis. “Tanpa tanda alarm, pemeriksaan lanjutan biasanya tidak diperlukan,” jelasnya.

Prof. Badriul menambahkan, bayi yang rewel atau menangis berkepanjangan tidak selalu mengalami GERD, karena keluhan tersebut juga bisa ditemukan pada bayi sehat. Evaluasi medis tetap diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain, termasuk alergi protein susu sapi.

Terkait penanganan, ia menegaskan bahwa langkah awal regurgitasi dan GER pada bayi umumnya bersifat non-farmakologis, seperti edukasi orang tua, melanjutkan pemberian ASI, menghindari overfeeding, pengaturan posisi bayi, serta penggunaan susu formula yang ditebalkan bila diperlukan. Pemberian obat hanya dipertimbangkan pada kasus GERD yang telah terkonfirmasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Ranking BWF: Jonatan Nomor 1 Dunia, Rachel/Febi Masuk 10 Besar

Update Ranking Dunia BWF, Jonatan Christie resmi menduduki peringkat nomor satu dunia di sektor tunggal putra.

Digelar Oktober, Langkah Membumi Market Pertemukan Brand Berkelanjutan & Konsumen

Blibli Tiket Action menghadirkan Langkah Membumi yang tahun ini mengusung konsep Langkah Membumi Market (LMM) 2026.​

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan