M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Banyak Klinik Kecantikan Abal-abal, Simak Tips Memilih Klinik Kecantikan Berikut Ini

Banyak Klinik Kecantikan Abal-abal, Simak Tips Memilih Klinik Kecantikan Berikut Ini
Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Tampil cantik dan menarik saat ini merupakan kebutuhan setiap wanita. Bertumbuhnya kelas menengah juga membuat spending terhadap produk dan jasa kecantikan menjadi semakin tinggi sehingga industri kecantikan dan kesehatan juga bertumbuh.

Namun, perkembangan ini juga memunculkan fenomena baru yakni menjamurnya klinik kecantikan abal-abal yang tidak memiliki sertifikasi maupun standarisasi. Klinik kecantikan abal-abal ini kerap melakukan praktik yang berbahaya dan tidak sehat sehingga membahayakan konsumen.

Alih-alih menjadi lebih cantik, justru banyak pelanggan yang merasakan kerusakaan pada kulit wajah permanen. Nah, untuk menghindari klink kecantikan abal-abal, Felita Theastra Sulistyo, pemilik gelar Estetika Internasional dari Inggris dan Zurich membagikan tipsnya. Pertama, pelanggan jangan hanya terbuai dengan iklan di sosial media, tetapi harus mencari tahun sendiri mengenai klinik kecantikan yang dituju.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Vitamin E untuk Kesehatan Kulit

Setelah itu, jangan ragu untuk menanyakan legalitas praktik serta sertifikasi layanan kecantikan. Dua hal ini sangat penting untuk ditanyakan sebelum melakukan perawatan di klinik. Selain itu, pelanggan juga harus menanyakan terkait obat dan produk yang diberikan oleh klinik kecantikan apakah sudah standar BPOM, izin edar dan lainnya.

Wanita yang juga memiliki klinik kecantikan Theastra Beauty Treatment ini menyampaikan bahwa masyarakat perlu diedukasi mengenai industri kecantikan ini agar tidak dirugikan. "Untuk membuka klinik kecantikan wajib memiliki kompetensi karena zaman sekarang banyak sekali yang asal membuka bisnis kecantikan tetapi tidak kompeten akhirnya jadi bisnis abal-abal dan merugikan konsumen," ujarnya Selasa (5/4)

Tak sembarang orang tanpa rekam study yang baik bisa membuka klinik kecantikan. Pasalnya, sertifikasi dan standarisasi itu perlu sebagai pertanggungjawaban klinik terhadap keselematan pelanggan. Oleh karenanya, SDM klinik kecantikan harusnya memiliki gelar dan rekam jejak akademis yang baik.

Baca Juga: Kulit Cantik dan Awet Muda! Konsumsi 5 Buah Ini yang Mengandung Vitamin E Tinggi

Felita berkisah, bahwa awalnya Ia menimba ilmu di Akademi Teknik Elektromedis Semarang, Namun  Ia juga mendalami ilmu dibidang estetika dan mendapatkan gelar internasional. Setidaknya hasil dari studynya tersebut, Ia berhak menyandang gelar bergengsi dari Inggris (Dipl.Cibtac) & Zurich (Dipl.Cidesco). Selain juga gelar A.Md TEM, Dipl.Herb Med dan Dipl.IBSTAA yang diraihnya.

"Makanya kami di Theastra Beauty Treatment, tempat perawatan kecantikan kami SDM-nya  sudah tersertifikasi Internasional & Nasional bahkan satu satunya di Wonosobo, Jawa Tengah," tambahnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk memilih klinik kecantikan yang mempunyai reputasi baik dan SDM unggul. Dengan begitu, penerimaan dan respon masyarakat juga akan semakin baik dan industri kecantikan ini bisa berkembang lebih pesat.

"Theastra Beauty Treatment misalnya dapat diterima dengan baik dan bisnis kami semakin berkembang. Kami juga sering mendapat permintaan skincare dari kota-kota besar di Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Ingin Memiliki Bibir Cantik? Ikuti Empat Urutan Lip Care Routine dengan Benar

Menurutnya sudah merupakan hak konsumen untuk bertanya mengenai keamanan produk dan layanan di klinik kecantikan. Apalagi saat ini dengan berjamurnya promosi di sosial media, membuat banyak wanita yang tidak waspada terkait klinik kecantikan abal-abal dan menjadi korban malpraktik.

Untuk itu, dirinya meminta selalu waspada terkait layanan kecantikan yang tidak berizin, tidak tersertifikasi dan terstandarisasi  dengan baik. Termasuk juga tawaran iming-iming promo yang digaungkan beragam klinik untuk menarik pelanggan, oleh karenannya dirinya meminta wanita untuk banyak bertanya dan meminta penjelasan sebelum layanan kecantikan dilakukan di klinik tujuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.