M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bangun Kekayaan dari Kekuatan Bunga Berbunga

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kebanyakan orang ingin aset atau kekayaannya berkembang. Tidak sedikit yang ingin asetnya bertumbuh dengan cepat, hingga terkadang melupakan prinsip kehati-hatian dan bahkan semakin banyak yang akhirnya terjebak investasi bodong.  

Di lain pihak, ada juga yang membuat perencanaan untuk masing-masing tujuan keuangannya secara hati-hati dalam rangka mengembangkan kekayaanya. Sebagai investor, sebaiknya Anda harus tahu formula terbaik untuk mengembangkan kekayaan dengan benar.

Dalam membangun kekayaan, Afifa, CEO & Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, mengatakan dalam keterangan tertulis, Anda tidak hanya membutuhkan waktu, tetapi juga harus memanfaatkan kekuatan bunga majemuk (compound interest) atau bunga berbunga. 

Bunga majemuk merupakan salah satu faktor penting untuk mengembangkan kekayaan dalam jangka panjang. Efek penggabungan (compounding) bunga untuk kembali diinvestasikan bersama nilai investasi awal akan membuat uang kita tumbuh secara eksponensial seiring berjalannya waktu.

Mulai sejak dini dan disiplin

Menumbuhkan kekayaan hampir sama halnya dengan menumbuhkan pohon, butuh waktu untuk menjadikannya besar. Waktu merupakan kunci utama untuk memaksimalkan manfaat bunga majemuk.

Semakin panjang periode investasi kita, semakin besar pula potensi pertumbuhannya.  Oleh karena itu, saya selalu menyarankan investor untuk mulai berinvestasi sejak dini.

Untuk menjadikan pohon tumbuh subur dan berbuah banyak, harus dilakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin. Demikian pula halnya dalam investasi.

Anda harus disiplin berinvestasi secara rutin, misalnya, setiap bulan (jumlahnya relatif sesuai kapasitas kita), untuk mendapatkan manfaat pertumbuhan aset yang maksimal dari bunga majemuk.

Baca Juga: Memahami Macam-Macam Profil Risiko Investasi, Anda Termasuk yang Mana?

Pilih produk keuangan yang tepat

Ada beberapa produk keuangan yang memberikan bunga majemuk.  Di perbankan, ada deposito ARO (automatic roll over) plus bunga. Ini merupakan deposito berjangka yang nilai pokok dan bunganya akan diperpanjang secara otomatis saat jatuh tempo.

Di pasar modal, ada reksa dana dengan fitur Pembagian Hasil Investasi (PHI).  Reksa dana dengan fitur PHI membagikan sebagian keuntungannya kepada investor yang dapat langsung diinvestasikan kembali ke dalam unit penyertaan reksa dana. 

Contohnya, reksadana Manulife Pendapatan Bulanan II (MPB II) yang membagikan PHI setiap bulan bagi setiap investornya.

Pertimbangkan untuk berinvestasi pada produk yang membagikan bunga/PHI setiap bulan. Sebab, semakin sering bunga/PHI digabungkan ke nilai investasi awal, semakin cepat pula kekayaan kita akan bertumbuh.

Dalam jangka panjang, bunga majemuk akan membuat dana pokok investasi tumbuh secara eksponensial, bukan lagi linear.

Sebagai contoh, dana pokok sebesar Rp 5 juta diinvestasikan selama 10 tahun dengan bunga 4% yang dibayarkan per tahun.  Dengan bunga linear, dana pokok tersebut akan berkembang menjadi Rp 7 juta.

Dengan dana pokok dan durasi yang sama (Rp 5 juta diinvestasikan selama 10 tahun), serta PHI 4% per tahun yang dibagikan setiap bulan, dana pokok tersebut akan berkembang menjadi sekitar Rp 7,5 juta jika menggunakan skema bunga majemuk.

Potensi pertumbuhan eksponensial bunga majemuk bisa didapatkan oleh semua investor. 

Kuncinya, investor harus mulai investasi sejak dini, disiplin berinvestasi secara rutin, memilih produk investasi yang benar, menginvestasikan kembali bunga atau PHI yang dibagikan (jangan tergiur untuk membelanjakannya), dan memiliki horizon investasi yang panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin cs Rebound Tajam, Cek Katalis Pemicu dan Prospek Harganya

Bitcoin dan sejumlah aset kripto menguat tajam dalam sepekan terakhir. Simak katalis pendorong reli dan prospek harga sampai akhir tahun.

Cari Emas dengan Spread Tipis? Cek Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Spread emas pada hari ini, 25 Agustus 2026, relatif stabil. Spread harga emas di Pegadaian menjadi satu-satunya yang melebar.  

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Antam Tertinggi Rp 2.628.000

Harga buyback emas hari ini, 25 Agustus 2026, naik pada seluruh merek yang dipantau. Antam mencatat kenaikan terbesar.

Hujan Lebat Tetap Guyur Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/8)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Rabu 26 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 26 Agustus 2026, Segera Selesaikan Proyekmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, kesehatan Aries hingga Pisces yang terbaru di sini.​

Ramalan Shio Besok Rabu 26 Agustus 2026, Pandai Adaptasi Segala Situasi

Simak ramalan shio besok Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan yang lengkap di sini.​

Harga Emas Dunia Konsolidasi di US$ 4.600, Citigroup Naikkan Target Harga

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli sekitar 7% sepekan. Namun, Citigroup mengerek naik target harga emas tiga bulan ke depan.

Gempa Susulan NTT Tembus 7.000, Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu ke Depan

Gempa susulan pasca gempa utama M7,7 Flores NTT menembus 7.000 gempa, bisa berlangsung hingga 4 minggu ke depan

Waktu Terbaik Makan Karbohidrat Ini Ampuh Turunkan Lonjakan Gula Darah!

Menyantap karbohidrat lebih awal bantu kontrol glukosa. Ketahui waktu terbaiknya agar gula darah tidak melonjak tajam.    

Liburan Berujung Bencana, Ini 6 Rekomendasi Film Liburan Tragis

Niatnya mau liburan, tapi berakhir bencana. Ini rekomendasi film yang punya tema tentang liburan tragis yang bisa Anda tonton.