M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Asam Urat Tinggi atau Hiperurisemia: Kristal Menumpuk, Ginjal Terancam

Bahaya Asam Urat Tinggi atau Hiperurisemia: Kristal Menumpuk, Ginjal Terancam
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi menyebabkan pembentukan kristal asam urat jika tidak diobati. Faktor risiko asam urat meliputi bertambahnya usia, jenis kelamin laki-laki, dan faktor keturunan.

Asam urat adalah produk limbah yang ditemukan dalam urin. Jika tubuh memproduksi terlalu banyak, maka kadar asam urat akan naik atau disebut sebagai hiperurisemia. 

Matthew Wosnitzer, dokter urologi, menyatakan, kadar asam urat normal untuk perempuan sekitar 1,5 hingga 6,0 mg/dL. Sedangkan, untuk laki-laki kadarnya mulai dari 2,5 hingga 7,0 mg/dL. 

Dilansir dari Verywellhealth.com, sebagian besar asam urat larut dalam darah dan akan bergerak ke ginjal untuk dikeluarkan melalui urin. Tes darah bisa mengukur jumlah asam urat dalam darah, Anda juga dapat memeriksanya melalui sampel urin.

Baca Juga: Bukan Hanya Daging Sapi, Makanan Tak Terduga Ini Justru Picu Asam Urat Tinggi

Gejala asam urat tinggi yang perlu diwaspadai

Dalam beberapa kasus, hiperurisemia tidak menimbulkan gejala. Namun, asam urat bisa menyebabkan terbentuknya kristal asam urat jika tidak segera diobati. 

Kadar asam urat yang tinggi juga dapat menyebabkan penyakit ginjal. Pada penyakit asam urat, kristal asam urat menumpuk di persendian. Hal ini menyebabkan peradangan dan kerusakan tulang rawan sendi.

Gejala asam urat lainnya meliputi:

  • Nyeri
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Kekakuan
  • Deformitas
  • Peradangan
  • Keterbatasan rentang gerak

Sedangkan, untuk gejala batu ginjal meliputi:

  • Nyeri atau pegal di punggung bawah, samping, perut, atau selangkangan
  • Mual
  • Peningkatan keinginan untuk buang air kecil
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Kesulitan buang air kecil
  • Darah dalam urin
  • Urin berbau busuk atau keruh

Penyebab asam urat tinggi yang patut diwaspadai

Faktor risiko yang bisa mengembangkan hiperurisemia yakni bertambahnya usia dan berjenis kelamin laki-laki. Faktor risiko lainnya meliputi:

  • Penyakit ginjal
  • Sindrom metabolik, suatu gangguan yang melibatkan obesitas, tekanan darah tinggi dan gangguan gula darah
  • Diet tinggi purin, protein, dan karbohidrat
  • Obat-obatan seperti tiazida, diuretik dan aspirin dosis rendah
  • Niasin
  • Asidosis
  • Kemoterapi
  • Diabetes
  • Hipoparatiroidisme
  • Psoriasis
  • Keracunan timbal
  • Polisitemia vera
  • Toksemia terkait kehamilan
  • Sindrom lisis tumor
  • Riwayat keluarga asam urat

Baca Juga: Ginjal Rusak Akibat Asam Urat? Begini Cara Mencegahnya

Rekomendasi pengobatan asam urat terbaik

Ketika gejala hiperurisemia muncul, perubahan pola makan akan sangat membantu. Mengonsumsi makanan rendah purin dapat membantu mengatur kadar hiperurisemia.

Hindari jeroan, daging merah, ikan sarden, bir dan minuman beralkohol lainnya. Makanan dan minuman manis seperti soda mengandung kandungan fruktosa yang tinggi, jadi harus dihindari.

Sebagai alternatif, pilih susu dan produk susu, telur, selada, tomat, dan sayuran hijau. Minumlah banyak air setiap hari untuk membantu ginjal mengeluarkan asam urat. 

Jika suka kopi, Anda bisa mengonsumsinya secara teratur untuk mencegah asam urat. Apabila perubahan pola makan tidak mengontrol kadar hiperurisemia, dokter mungkin akan meresepkan obat.

Turunkan asam urat dengan lemon dan obat-obatan

Konsumsi dua buah lemon segar yang diperas dalam air setiap hari akan membantu menurunkan kadar asam urat. Selain itu, Anda juga bisa konsumsi probalan untuk meningkatkan ekskresi asam urat dalam urin.

Lalu, ada obat Zyloprin dan Uloric yang bisa menghambat xantin oksidase (XOI). Obat ini mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Sementara itu, obat pegloticase diberikan melalui infus intravena untuk mengubah asam urat menjadi zat yang disebut allantoin. 

Selanjutnya, tubuh akan menghilangkan allantoin. Obat ini dikhususkan untuk orang yang belum berhasil dengan pengobatan asam urat lainnya. Itulah informasi penting yang mengulas tentang memahami hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Usaha Fesyen Masih Memerlukan Pelatihan Manajemen

 Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) membekali 33 pelaku usaha fesyen. ​

Waralaba Masih Bisa Menjadi Pilihan Menjalankan Bisnis Perdana

Keunggulan waralaba adalah sudah adanya sistem manajemen yang sudah berjalan yang bisa memudahkan mitra waralaba.

Tak Rumit, Ini Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Ala Cinta Laura

Cinta Laura Kiehl membeberkan berbagai kebiasaan sederhana yang dilakukannya untuk menjalankan gaya hidup berkelanjutan.

Tayang 16 Oktober, Heartlake The Musical Jadi Live-Action Pertama Lego Friends

Lego Friends: Heartlake The Musical, tayangan live-action pertama Lego Friends hadir secara lengkap pada 16 Oktober.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.