MOMSMONEY.ID - Kanker ovarium disebabkan oleh berbagai faktor yang menjadikannya salah satu momok yang menghantui setiap wanita di dunia.
Penyakit ini sering kali datang tanpa disadari, karena penyebabnya sangat beragam dan tak jarang sudah bersarang dalam tubuh wanita dalam waktu lama.
Akibatnya, saat diketahui, kanker ovarium kerap sudah mencapai tahap stadium yang tinggi. Yang lebih mengkhawatirkan, kanker ovarium pun bisa menyerang wanita yang masih muda, lo.
Baca Juga: Cuma 10 Menit! Ini 5 Manfaat Pijat Payudara Termasuk Mendeteksi Kanker Lebih Dini
Kanker ovarium disebabkan oleh sejumlah faktor yang dapat berkaitan dengan genetik, riwayat keluarga, maupun masalah kesehatan tertentu, termasuk riwayat menstruasi Anda sendiri.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor risiko dan penyebabnya agar Anda bisa lebih waspada sejak dini.
Berikut beberapa penyebab kanker ovarium yang perlu Anda ketahui, dikutip dari www.alodokter.com:
1. Riwayat keluarga
Salah satu faktor penyebab kanker ovarium adalah riwayat keluarga. Di mana jika ada ibu, saudara perempuan, atau keluarga dekat yang pernah mengalami kanker ovarium atau kanker payudara, maka risiko Anda untuk turut terkena juga akan lebih tinggi.
Hal ini disebabkan oleh faktor genetik yang diturunkan dalam keluarga.
Baca Juga: 5 Bahan Alami yang Dipercaya Membantu Atasi Kanker Prostat, Ada Jahe & Kunyit
2. Endometriosis
Selain riwayat keluarga, penyebab kanker ovarium juga bisa terjadi karena kondisi endometriosis. Yakni kondisi ketika jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim dan menimbulkan nyeri yang cukup hebat, gangguan kesuburan, dan nyeri panggul.
Wanita muda yang mengalami endometriosis memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker ovarium di kemudian hari.
3. Riwayat menstruasi awal atau menopause terlambat
Kanker ovarium disebabkan oleh riwayat menstruasi atau bisa juga karena menopause yang terlmabta, lo.
Di mana seorang wanita yang menstruasi pertama kali saat usianya masih sangat muda, misalnya kurang dari 12 tahun. Atau menopause setelah usia 50 tahun.
Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker ovarium. Penyebabnya adalah paparan hormon estrogen yang berlangsung lama.
Baca Juga: Waspada! Inilah 10 Gejala Kanker Darah yang Sering Disangka Penyakit Biasa
4. Belum pernah hamil
Penyebab lainnya yang bisa terjadi adalah karena belum pernah hamil. Biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker ovarium daripada wanita yang sudah pernah hamil.
Kondisi ini ada kaitannya dengan siklus ovulasi yang terus berlangsung selama hidupnya tanpa ada jeda.
5. Terapi hormon tertentu
Pada beberapa terapi tertentu bisa memicu penyebab kanker ovarium. Misalnya saja terapi pasca menopause atau terapi medis khusus, hal ini bisa meningkatkan risiko kanker ovarium.
Di mana penggunaan hormon estrogen tanpa adanya progesteron dalam jangka panjang bisa berisiko memunculkan penyakit ini. Dengan begitu, terapi hormon ini sangat perlu dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini
6. Paparan zat kimia
Hati-hati dengan paparan zat kimia ya. Karena beberapa zat kimia tertentu bisa memicu kanker ovarium sebagai efek jangka panjang.
Bahan kimia tersebut misalnya saja asbes. Biasanya ini terjadi pada wanita yang bekerja atau tinggal di lingkungan dengan paparan bahan kimia tersebut. Jadi, sarannya adalah lebih baik melakukan pemeriksaan secara rutin agar kesehatan Anda selalu terpantau.
7. Mutasi genetik tertentu
Penyebab berikutnya adalah karena mutasi genetik tertentu. Terjadinya perubahan gen BRCA1 dan BRCA2 bisa meningkatkan risiko kanker ini di usia muda.
Tak hanya itu, bahkan wanita tersebut juga berisiko terkena kanker payudara. Untuk mendeteksi terjadinya mutasi bisa dengan melakukan tes genetik.
Jadi, kanker ovarium disebabkan oleh berbagai faktor yang mungkin terjadi di kemudian hari. Semakin dini Anda mengenali faktor risikonya, semakin besar peluang untuk mendeteksi dan menanganinya sebelum terlambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News