M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Awas serangan jantung, begini cara pencegahan dan penanganan pertamanya

Awas serangan jantung, begini cara pencegahan dan penanganan pertamanya
Reporter: Tiyas Widya Septiana  |  Editor: Tiyas Septiana


MOMSMONEY.ID - Serangan jantung hingga henti jantung menjadi dua penyakit yang akhir-akhir ini sering jadi pembicaraan masyarakat.

Perbincangan ini menyusul mantan atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia, Markis Kido yang meninggal pada Senin (14/6) lalu karena serangan jantung. 

Jantung merupakan salah satu organ penting tubuh yang kesehatannya perlu dijaga. Penyakit yang berkaitan dengan organ ini bisa mengancam kesehatan hingga nyawa seseorang.  

Dokter spesialis jantung Rumahsakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Habibie Arifianto menjelaskan, ada beragam ancaman kesehatan terhadap jantung. Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung berisiko mengalami gangguan kesehatan itu.

Sebagai contoh, kasus Christian Eriksen, pemain tim nasional sepakbola Denmark, yang kolaps dikarenakan henti jantung atau cardiac arrest

Hal ini terjadi karena ada penebalan otot jantung yang tidak normal atau disebut kardiomiopati hipertrofi dalam istilah medisnya. Henti jantung juga bisa disebabkan oleh irama atau aritma jantung yang terganggu. 

“Bukan merupakan serangan jantung. Kardiomiopati hipertrofi diakibatkan oleh adanya jaringan ikat pada otot jantung," kata Habibie seperti dilansir dari laman UNS

"Hal ini berakibat otot jantung menjadi sangat tebal dan berisiko mengalami gangguan irama pada saat aktivitas yang berlebihan, dalam hal ini olahraga, hingga mampu memicu henti jantung mendadak,” ujar dia. 

Baca Juga: Bisa pakai bumbu dapur, simak cara mengusir tikus dari rumah ini

Remaja bisa mengalami henti jantung

Henti jantung tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi remaja juga bisa mengalami hal ini. Kelainan bawaan seperti kardiomiopati hipertrofi bisa terjadi sejak usia anak-anak. Semakin bertambahnya usia, risiko henti jantung bisa terjadi saat remaja. 

Berbeda dengan kasus Eriksen, meninggalnya Markis Kido disebabkan oleh serangan jantung karena penyakit jantung koroner. 

“Risiko serangan jantung bagi atlet sama dengan risiko serangan jantung atau henti jantung mendadak pada populasi umum. Apalagi, bagi yang sudah ada faktor risiko penyakit jantung koroner atau risiko keluarga dengan henti jantung mendadak,” ucap Habibie. 

Serangan jantung disebabkan oleh aliran darah terhenti di pembuluh darah koroner secara tiba-tiba. Kejadian ini menyebabkan otot jantung tidak mendapatkan pasokan oksigen dengan normal.

Baca Juga: Air rendaman biji ketumbar bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi

Penyakit yang menyerang jantung ada beragam seperti jantung koroner, gagal jantung, hingga gangguan irama jantung. Meskipun beragam, masih ada yang beranggapan penyakit jantung sama satu dengan yang lainnya.

Menurut Habibie, serangan jantung adalah episode kurangnya oksigen dalam otot jantung yang diakibatkan karena tersumbatnya pembuluh darah koroner secara tiba-tiba. 

Seseorang akan merasakan nyeri dada hebat, ampeg, dan panas yang mendadak saat mengalami serangan jantung. 

Sedangkan henti jantung adalah keadaan jantung secara tiba-tiba berhenti melakukan fungsi pompa sehingga darah tidak dapat bersikulasi. Kondisi ini sering menyebabkan kematian mendadak. 

Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2021 untuk jalur mandiri PTN sudah dibuka, simak ketentuannya

Mencegah dan penanganan pertama

Henti jantung atau cardiac arrest bisa dicegah dengan melakukan penelusuran. Telusuri, apakah ada riwayat keluarga yang meninggal mendadak di usia muda. 

Jika terdapat kasus tersebut, cara pencegahan henti jantung mendadak adalah dengan melakukan medical check up ke dokter jantung. 

Hal ini dilakukan agar mengetahui apakah orang tersebut memiliki risiko tinggi mengalami cardiac arrest di masa depan atau tidak. 

Jika seseorang mengalami serangan jantung, pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah mencari pertolongan. 

Selain mencari pertolongan, Anda bisa mengecek kesadaran orang yang terkena serangan jantung dengan meraba nadi di leher atau pergelangan tangan. 

“Bila tidak didapatkan nadi, bisa memulai resusitasi jantung paru atau pijat jantung luar dan bantuan napas, sembari penolong lain bisa menghubungi ambulans untuk dapat segera membawa korban ke rumah sakit,” imbau Habibie.

Posisikan orang tersebut secara benar dengan posisi terlentang dengan alas yang keras. Posisi tersebut juga memungkinkan dilakukannya pijat jantung luar. 

Jika orang terkena serangan jantung dalam posisi duduk, dikhawatirkan darah dari jantung ke otak tidak bisa dipompa dengan baik. 

Posisi tersebut bisa membuat orang tersebut semakin tidak sadar dan mempersulit pertolongan pijat jantung luar. 

Bagi orang yang gemar berolahraga harus lebih sadar dengan kondisi tubuhnya sendiri. Jika memiliki risiko penyakit jantung seperti serangan jantung, sebaiknya menghindari olahraga yang bersifat kompetitif. 

Pasien harus tahu kapan harus berhenti berolahraga jika dada dirasa sudah tidak nyaman.

"Durasi olahraga yang aman bagi pasien jantung yang berisiko mengalami serangan jantung harus ditentukan berdasarkan uji latih jantung yang dilakukan oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah,” jelas Habibie.

Selanjutnya: 10 Prodi Saintek dan Soshum terketat Unpad di SBMPTN 2021, ada prodi Anda?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?

15 Khasiat Tersembunyi Daun Kelor untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Rupanya ini dia beberapa khasiat tersembunyi daun kelor untuk kesehatan yang jarang diketahui. Intip selengkapnya di sini!

9 Khasiat Konsumsi Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh

Ternyata ini dia beberapa khasiat konsumsi buah naga untuk kesehatan tubuh, lho. Apa sajakah itu?    

Hujan Ekstrem Landa Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 12 Februari 2026 dan Jumat 13 Februari 2026 dengan status Awas hujan ekstrem di provinsi ini.

6 Sumber Protein Anti Inflamasi yang Bagus untuk Dikonsumsi

Ada beberapa sumber protein anti inflamasi yang bagus untuk dikonsumsi. Cek selengkapnya di sini, yuk!

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2) Jabodetabek Hujan Amat Deras di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (12/2) dan Jumat (13/2) di Jabodetabek hujan sangat lebat dan lebat di daerah berikut ini.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 12 Februari 2026, Perkuat Kolaborasi

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier Kamis 12 Februari 2026 berikut, peluang kolaborasi dan strategi sukses menanti.