MOMSMONEY.ID - Kebutuhan finansial masyarakat tidak berhenti pada perlindungan asuransi. Mulai dari menyiapkan dana kesehatan, mengelola investasi, hingga mempersiapkan dana pensiun, berbagai kebutuhan tersebut perlu direncanakan secara berkelanjutan.
Melihat kebutuhan tersebut, Avrist Group memperkuat integrasi layanan melalui inisiatif One Avrist Synergy. Lewat langkah ini, empat entitas dalam grup Avrist menyatukan layanan untuk memberikan solusi keuangan yang lebih lengkap dalam satu ekosistem.
Empat entitas tersebut terdiri dari Avrist Assurance (AVRASS) yang menyediakan asuransi jiwa dan kesehatan, Avrist General Insurance (AGI) untuk perlindungan asuransi umum, Avrist Asset Management (AVRAM) untuk pengelolaan investasi, serta DPLK Avrist untuk perencanaan dana pensiun.
Direktur dan Pjs. Presiden Direktur Avrist Assurance Agus Setiawan mengatakan, integrasi tersebut ditujukan untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah dan personal bagi nasabah.
Baca Juga: Fitur Google Maps Ini Bikin Perjalanan Jauh Makin Hemat Waktu
“Melalui sinergi ini, kami menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih seamless dan personal di setiap touchpoint, didukung oleh integrasi layanan dan basis data yang terpadu sehingga kebutuhan nasabah dapat dipahami secara lebih menyeluruh,” ujar Agus di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dengan integrasi tersebut, nasabah dapat memenuhi sejumlah kebutuhan finansial melalui layanan dalam satu grup, mulai dari perlindungan jiwa dan kesehatan, asuransi umum, investasi, hingga persiapan dana pensiun.
Avrist Group menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan semakin beragam. Karena itu, mereka ingin mengembangkan ekosistem yang memungkinkan berbagai kebutuhan tersebut terhubung dan dapat diakses secara lebih terintegrasi.
Baca Juga: Chip A18 Berdaya RAM 8GB Dongkrak Performa Apple Intelligence iPhone 16
Per Juni 2026, Avrist Assurance mencatat total aset Rp 5,94 triliun dan laba bersih Rp 122,7 miliar. Avrist General Insurance membukukan gross written premium (GWP) Rp 239 miliar dan laba bersih Rp 6 miliar.
Sementara Avrist Asset Management mengelola dana sebesar Rp 3,56 triliun yang berasal dari 57.473 investor ritel dan 135 investor institusional. Adapun DPLK Avrist mencatatkan dana kelolaan Rp 1,3 triliun, tumbuh 5,64% secara tahunan.
Direktur Avrist Assurance Aldi Rinaldi mejelaskan, integrasi tersebut diharapkan dapat membentuk ekosistem layanan keuangan yang lebih kuat.
“One Avrist Synergy bukan sekadar menyatukan perusahaan, tetapi menyatukan kekuatan, kompetensi, dan inovasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Aldi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News