M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Asing Catat Net Sell, Saham-saham Bank Tetap Dikoleksi (4/2)

Asing Catat Net Sell, Saham-saham Bank Tetap Dikoleksi (4/2)
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Investor asing lebih banyak melakukan aksi jual ketimbang beli pada Rabu, 4 Februari 2026 kemarin. Nilai jual bersih atau net sell asing tercatat Rp 1,4 triliun. 

Meski begitu, asing yang masih mengoleksi saham domestik, memilih saham-saham bank kemarin. Antara lain, BBRI dan BBCA di jajaran 5 saham dengan nilai beli asing tertinggi. 

Baca Juga: Ini 5 Saham yang Paling Banyak Dilepas Asing dengan Net Sell Tertinggi (4/2)

Berikut saham-saham yang masih lebih banyak dibeli asing kemarin dengan catatan nilai beli bersih atau net buy tertinggi:

1. BBRI, Rp 394,76 miliar
Dengan pembelian asing, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat naik 1,84% kemarin ke Rp 3.870 per saham.

 

2. BBCA, Rp 390,57 miliar
Naik tiga hari berturut-turut, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup naik 1,96% ke Rp 7.800 kemarin. 

 

3. BMRI, Rp 307,99 miliar
Akan menggelar public expose kinerja 2025 hari ini (5/2), saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) jadi pilihan asing. Kemarin, sahamnya naik 3,52% ke Rp 5.000 per saham. 

 

4. BBTN, Rp 65,34 miliar

Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melesat pada perdagangan kemarin dengan kenaikan 9,39% ke Rp 1.340 per saham. 

 

5. TPIA, Rp 25,91 miliar 
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) jadi salah satu saham Grup Barito yang menjadi pilihan asing kemarin, sementara BRPT dan PTRO mencatatkan net sell. Saham TPIA melaju 4,98% kemarin ke Rp 6.850 per saham.  

 

Di antara saham perbankan besar, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) lebih banyak dilepas asing dengan net sell Rp 111,47 miliar. Namun, sahamnya masih naik 

Jika tertarik dengan saham-saham yang masih dikoleksi asing, jangan lupa perhatikan fundamental saham dan sesuaikan dengan profil risiko Anda masing-masing. 

Selanjutnya: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Kamis (5/2/2026) Kompak Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Baterai 7.000 mAh: iQOO 15 Bawa Peningkatan Telefoto, Layar Mirip iPhone 17

Mencari HP baterai besar? iQOO 15 punya baterai 7.000 mAh dan chip Q3 dengan ray tracing. Simak detail performanya!

Tidur Anda Terganggu? Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari Pemicu Hormon Kortisol Naik

Jangan biarkan hormon stres merajalela! Pahami 5 pemicu kortisol yang sering Anda lakukan setiap hari dan cara mengatasinya sekarang.

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (14/5) Stabil di Angka Rp 2.839.000 per Gram

Harga emas batangan bersertifikat Antam hari ini keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stabil pada Kamis (14/5).

Stres & Cemas Hilang! 6 Manfaat Menari Ini Jadi Obat Mujarab Kesehatan Mental

Ingin mental kuat dan bebas tekanan? Menari jadi solusi untuk meningkatkan mood dan self-esteem. Simak alasan tarian wajib jadi rutinitas Anda!

Koleksi Drakor Lim Ji Yeon, Pemeran Antagonis di My Royal Nemesis

Penasaran drakor apa saja yang dibintangi Lim Ji Yeon? Ada My Royal Nemesis hingga Money Heist. Cek sinopsis lengkapnya di sini.

5 Menu Makan Siang Diet Mediterania yang Bagus untuk Jantung

Tahukah bahwa ada beberapa menu makan siang diet Mediterania yang bagus untuk jantung lo. Apa sajakah itu?

Promo Burger Bangor: Long Weekend Makin Hemat, 3 Paket Burger Mulai Rp 45.000

Momen long weekend jadi lebih berkesan dengan promo Burger Bangor. Tersedia 3 paket hemat mulai Rp 45.000. Pesan cepat lewat GoFood.

Perasaan Flat dan Hampa, Kenali Tanda Emotional Numbness Sekarang

Apakah Anda merasa flat dan kehilangan minat? Itu bisa jadi gejala emotional numbness. Cari tahu gejalanya di sini!

Rahasia Sarapan Sehat, 5 Buah Ajaib Ini Bikin Kenyang Lebih Lama dan Berenergi

Bukan cuma enak, 5 buah ini punya khasiat luar biasa untuk sarapan Anda. Dari lancarkan pencernaan hingga bikin kenyang lebih lama. Cek di sini!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Kamis (14/5) Kompak Stagnan

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Kamis (14/5) kompak stagnan dari perdagangan sebelumnya