M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

APKI Minta Kebijakan Zero ODOL Paralel dengan Dukungan Industri Lain

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Pemerintah berencana segera menerapkan kebijakan zero over dimension over load (Zero ODOL). Pelaku industri pulp dan kertas yang tergabung dalam Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) meminta kebijakan Zero ODOL harus paralel dengan dukungan terhadap industri terkait.

Liana Bratasida, Ketua Umum APKI, menyebutkan, zero ODOL diharapkan dapat diterapkan secara bertahap, dan penerapannya juga harus paralel. Tentunya, dengan dukungan kebijakan untuk industri terkait seperti penyediaan truk dan juga dukungan insentif untuk pengadaan truk sesuai dengan standar Zero ODOL.

Saat ini, menurut dia, persiapan yang dilakukan oleh industri pulp dan kertas dalam menghadapi kebijakan Zero ODOL adalah dengan melakukan kajian dan diskusi dengan semua pihak terkait untuk mengevaluasi dampak negatif yang ditimbulkan.

Dia mengungkapkan, penerapan Zero ODOL ini bisa menimbulkan berbagai permasalahan bagi industri pulp dan kertas. Di antaranya adalah menimbulkan berbagai permasalahan di lapangan, di mana permasalahan tersebut akan mempengaruhi kinerja industri pulp dan kertas.

"Zero ODOL ini jelas akan memperlambat pengiriman, baik bahan baku sampai pada produk jadi. Dengan penerapan Zero ODOL, diperkirakan akan ada kenaikan jumlah truk sebesar 60 persen dan kenaikan konsumsi solar sebesar 140 juta liter," tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/3).

Liana juga mengungkapkan, kendala lain yang dihadapi oleh industri kertas dalam menerapkan Zero ODOL ini, salah satunya, terbatasnya truk yang sesuai dengan standar Zero ODOL. Sebab, kemampuan karoseri truk dalam memenuhi tambahan kebutuhan armada setelah penerapan Zero ODOL nantinya.

Baca Juga: ALFI Lihat Aturan Zero ODOL Perlu Pembenahan

"Kemampuan karoseri truk untuk menyediakan truk yang sesuai dengan standar Zero ODOL itu masih sangat terbatas," ucapnya.

Selain itu, menurut dia, dibutuhkan investasi yang besar untuk menambah armada dan mengubah ukuran atau besaran truk. Kemudian, sumber daya manusia (SDM) yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan seperti kebutuhan driver yang memiliki kompetensi yang sesuai, dan juga traffic jalan raya yang semakin padat karena naiknya jumlah kendaraan termasuk truk.

Bagi Liana, investasi baru untuk fasilitas parkir juga menambah biaya bagi industri. Juga harga bahan baku akan naik karena naiknya biaya angkut, dan akan terjadi lonjakan kebutuhan bahan bakar dan kenaikan emisi karbon atau CO2.

Karena itulah, dirinya dan pelaku industri kertas sudah membahasnya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bersama asosiasi-asosiasi terkait lainnya dan juga pemerintah mengenai Zero ODOL ini.

Sebelumnya, Dosen Institut Transportasi & Logistik Trisakti dan Pakar Transportasi Suripno menyampaikan, ada 5 langkah yang harus dilakukan pemerintah sebelum menerapkan Zero ODOL ini.

Pertama, pemerintah harus tahu dulu informasi dan konsekuensi sebelum memutuskan waktu penerapannya.

Baca Juga: Ini Strategi Bethsaida Healthcare dalam Membangun Bisnis yang Berkelanjutan

Kedua, pemerintah harus mengupayakan insentif. Artinya, kalau pelanggaran itu mau ditekan maka pemerintah harus berusaha mengkondisikan hal hal yang menyebabkan terjadinya pelanggaran.

Dan, itu bukan dengan melakukan penegakan hukum, tetapi dengan mempengaruhi perilaku seperti bagaimana memberi insentif kepada yang bekerja dengan efisien misalnya.

"Jadi, kebijakannya itu bukan kebijakan untuk menghukum, tapi mencegah orang jangan sampai melanggar. Itu yang harus dipikirkan pemerintah untuk mengatasi dampak tadi," tukas Suripno.

Selanjutnya, kata Suripno, pemerintah juga harus memikirkan cara bagaimana agar kebijakan Zero ODOL ini tidak berdampak kepada masyarakat dengan adanya kenaikan harga barang.

Ketiga, mengubah regulasi agar orang tidak melanggar. Misalkan, untuk kelas jalan, itu harus dinaikkan kapasitas dukungnya agar kendaraan-kendaraan yang berdimensi besar bisa melalui jalan tersebut sehingga orang cenderung tidak melanggar.

Keempat, sosialisasi. Untuk kepastian hukum, perlu dibuat rambu kelas jalan di semua jalan dan pemerintah harus mensosialisasikan kepada semua pemilik barang dan operator.

"Tapi, rambu-rambu jalan itu juga tidak boleh langsung diberlakukan, harus disosialisasikan terlebih dulu, selama sebulan misalnya," imbuhnya.

Langkah kelima, baru penegakan hukum. Jadi, lanjutnya, tidak langsung jumping ke penegakan hukum seperti yang dilakukan sekarang. "Sementara, sasaran dan insentifnya saja belum jelas," ucap Suripno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.