M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Apakah Kucing Bisa Rabies? Simak Penjelasan dan Ciri-ciri Kucing Terkena Rabies

Apakah Kucing Bisa Rabies? Simak Penjelasan dan Ciri-ciri Kucing Terkena Rabies
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Apakah kucing bisa rabies? Tak banyak yang tahu bahwa kucing bisa terkena rabies seperti anjing.

Lalu bagaimana cara mengetahui kucing bisa terkena rabies? Dan apa yang harus dilakukan kucing rabies?

Jawabannya ada di artikel ini. Ada beberapa ciri-ciri kucing terkena rabies yang perlu Anda ketahui. 

Salah satu ciri kucing rabies yaitu adanya perubahan perilaku pada kucing. Kucing juga bisa mengalami rabies apabila tidak dilakukan perawatan yang serius.

Baca Juga: Cara Memandikan Kucing Tanpa Kena Cakaran, Begini Tipsnya

Mengutip Hewania, berikut ini ciri kucing rabies yang dapat Anda perhatikan. 

1. Perhatikan luka gigitan

Sebelum mengetahui tanda-tanda rabies, kamu perlu melihat adanya luka gigitan pada kucing.

Bisa jadi luka gigitan ini berasal dari berbagai macam kemungkinan. 

kucing naik pesawat
kucing naik pesawat

Mulai dari hewan liar seperti kelelawar, kucing lain hingga anjing. 

Kamu perlu berkonsultasi kepada dokter hewan apabila melihat bekas luka gigitan pada kucing.

2. Menunjukkan perubahan perilaku 

Tanda-tanda rabies pada kucing yaitu adanya perubahan perilaku kucing. 

Biasanya kucing akan terlihat lesu, nafsu makan berkurang, dan demam. 

3. Marah-marah 

Setelah tanda-tanda di atas, kucing yang terkena rabies menjadi sangat agresif dan lebih sering marah-marah.

4. Kelumpuhan 

Kucing yang mengalami rabies akan berakhir lumpuh. Laring pada kucing akan melemah sehingga mereka tidak bisa menelan atau bersuara. 

Baca Juga: Kucing Tertabrak Mobil, Simak Cara Mengatasi dan Panduan Pertolongan Pertama

Hal ini akan membuat mulut kucing berbusa karena kucing tidak bisa menelan air liur. 

Oleh karena itu, Anda perlu memberikan vaksin secara rutin kepada kucing peliharaan. Ada beberapa vaksin yang dapat Anda berikan kepada kucing.

1. Feline Panleukopenia (Feline Distempe)

Vaksin ini bertujuan untuk menangkal penyakit feline panleukopenia yang dapat menginfeksi kucing.

Virus ini juga dikenal dengan istilah parvovirus atau infeksi enteritis kucing yang dapat menyebabkan gastroenteritis sehingga kucing dapat terkena penyakit kronis hingga meninggal dunia.

2. Feline Herpes (FVH-1)

Virus ini dikenal juga sebagai feline rhinotracheitis yang menyebabkan gejala infeksi saluran pernapasan atas yang parah.

Vaksin ini bertujuan untuk melindungi kucing dari penyakit tersebut. Kucing akan mendapatkan vaksin ini pada usia 12 minggu.

3. Feline Calicivirus (FCV)

Feline Calicivirus mengandung sejumlah strain virus yang menyebabkan gangguan infeksi saluran pernapasan bagian atas, seperti bersin, ingus, dan ulserasi mulut.

Vaksin ini biasanya dikombinasikan dengan vaksin sebelumnya atau dapat diberikan ketika kucing telah berusia 16 minggu.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kucing Keracunan, Segera Lakukan Panduan Cepat Ini

4. Rabies

Kucing yang terinfeksi rabies setelah 2 bulan, akan menyebabkan gejala-gejala yang parah, disorientasi, dan kematian yang berlangsung dengan cepat.

Vaksin rabies sebenarnya tidak termasuk dalam vaksin dasar atau vaksin inti, tetapi vaksin ini diwajibkan oleh undang-undang di sebagian besar wilayah karena pernah menimbulkan wabah besar.

Di Indonesia, wabah rabies pernah menyerang di sekitar tahun 1977-1978 dengan 142 kasus dan tahun 1979-1983 dengan 298 kasus.

5. Vaksin Non-Inti

Vaksin non-inti adalah vaksin tambahan yang diberikan kepada kucing untuk beberapa alasan dan sesuai dengan petunjuk dokter.

Ya, itulah beberapa penjelasan mengenai apakah kucing bisa rabies. Kesimpulannya, kucing bisa terkena rabies untuk itu pemilik perlu melakukan pemeriksaan rutin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Honor Magic V6: Bawa Daya 7000mAh & Snapdragon 8 Elite, Siap Guncang Pasar HP Lipat

Kamera 50MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 64MP Honor Magic V6 hadirkan Superzoom generatif. Pelajari teknologi pengisian daya cepat 80W/66W!

11 Manfaat Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan jika Dikonsumsi Setiap Hari

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat biji bunga matahari bagi kesehatan jika dikonsumsi setiap hari, lho. Yuk, cari tahu di sini!

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae Sekuritas (4/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan di fase bearish minor. Bagaimana proyeksi IHSG hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.

Ramadan Aman bagi Penderita Asam Urat, Cukup Lakukan Ini

Penderita asam urat wajib tahu cara mengelola gejala saat puasa Ramadan. Pilih makanan rendah purin agar asam urat tidak kambuh. 

All England 2026: 3 Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar di Hari Pertama

Ada 3 wakil Indonesia yang gagal memetik kemenangan di pertandingan penyisihan Babak 32 Besar All England 2026 kemarin. 

Xiaomi Watch 5 Rilis Global: Semua Fitur Canggih Ada di Pergelangan Tangan

Xiaomi Watch 5 tawarkan daya tahan baterai hingga 18 hari. Temukan bagaimana teknologi Xiaomi Surge Battery bisa mewujudkannya.

19 Makanan Penurun Berat Badan yang Tinggi Protein

Mari intip daftar makanan penurun berat badan yang tinggi protein berikut ini. Kira-kira ada apa saja?

Cara Melihat Data Informasi Kepemilikan Saham di Atas 1% di Website BEI

Informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini akan disediakan oleh KSEIdan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI.

Pasien Diabetes Bisa Puasa? Ini Syarat Aman Agar Ibadah Lancar dan Aman

Pasien diabetes boleh berpuasa, namun ada syarat ketat yang harus dipenuhi. Pahami panduan medis agar ibadah tetap aman.  

iPhone 17e: Fitur Baru yang Bikin Pengguna iPhone 16e Iri Berat

iPhone 17e bawa MagSafe dan modem C1X super cepat. Peningkatan ini bikin pengguna iPhone 16e ingin upgrade? Simak fitur lengkapnya!