M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Aman Konsumsi Tape Singkong untuk Asam Lambung?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tape singkong adalah salah satu makanan tradisional yang cukup populer di Indonesia. Namun, bagi penderita asam lambung, sering timbul pertanyaan, apakah aman konsumsi tape singkong untuk asam lambung atau tidak.

Untuk membuat tape singkong, fermentasi menggunakan ragi adalah esensial karena proses ini mengubah rasa menjadi manis dan sedikit asam. Fermentasi ini juga menghasilkan probiotik yang baik untuk pencernaan dan menghasilkan sedikit alkohol.

Baca Juga: 4 Pilihan Saus Salad Sayur untuk Diet Anda, Intip di Sini

Namun, bagi penderita asam lambung, konsumsi alkohol, termasuk makanan yang mengandung alkohol seperti tape singkong, biasanya tidak disarankan. Melansir dari laman Alodokter, alkohol dapat meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan iritasi pada lambung.

Selain itu, ragi yang digunakan dalam fermentasi mengubah gula dan karbohidrat menjadi produk-produk yang bersifat asam, yang dapat meningkatkan gas dan asam dalam lambung.

Ini dapat memperburuk gejala pada penderita asam lambung, sehingga lebih baik menghindari makanan yang dapat memicu masalah ini.

Baca Juga: Pisang Kepok untuk Asam Lambung Amankah Dikonsumsi?

Kesimpulannya, tape singkong untuk asam lambung tidak direkomendasikan karena dapat memicu gejala yang lebih parah. Ini karena kandungan alkohol serta rasa asamnya. Penderita asam lambung dianjurkan untuk menghindari makanan satu ini, ya.

Penting untuk diingat bahwa pengelolaan asam lambung tidak hanya terbatas pada apa yang kita makan, tapi juga gaya hidup secara keseluruhan.

Menghindari makanan berlemak, berminyak, dan terlalu pedas, serta menjaga berat badan ideal dan tidak langsung berbaring setelah makan adalah beberapa langkah lainnya yang bisa membantu. Semoga bermanfaat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.