M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anak Terlambat Berbicara? Ini 6 Cara Mengatasi Speech Delay pada Anak

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Berikut ini 6 cara mengatasi speech delay pada anak yang harus Moms tahu.

Umumnya, anak menunjukkan kemampuan berbicara saat usia 6-9 bulan. Di usia ini, anak mulai bisa babbling atau mengulang suku kata yang sama seperti “Ma-ma” dan “Pa-pa”.

Namun, jika sampai usia 15-18 bulan anak tak kunjung mengoceh atau mengucapkan kata-kata sederhana seperti “Mama” dan sejenisnya, kemungkinan besar anak mengalami speech delay atau keterlambatan berbicara.

Tak perlu khawatir berlebihan saat mengetahui si kecil mengalami speech delay. Melansir laman Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda, inilah 6 cara mengatasi speech delay pada anak yang dapat Anda coba.

Baca Juga: Manfaat Santan Kelapa untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Turunkan BB?

1. Perhatikan gerak-gerik anak

Cara mengatasi speech delay pada anak yang pertama yaitu memerhatikan gerak-gerik anak.

Sebenarnya, anak sudah mengerti banyak kata saat usianya memasuki 1 tahun. Akan tetapi, mereka belum mampu mengucapkan kata-kata tersebut.

Oleh sebab itu, orang tua perlu memerhatikan gerak-gerik anak untuk memahami maksud mereka. Contoh, saat anak melambaikan tangan, Anda dapat mengatakan kata “Dadah”. Atau, ketika anak menunjuk ke arah suatu benda, Anda bisa meresponsnya dengan kalimat singkat seperti “Oh, adik mau main ini ya”.

Dengan merespons setiap gerak-gerik anak, itu akan membantu anak menyampaikan apa yang mereka inginkan.

2. Sering-sering mengajak anak bicara

Cara mengatasi speech delay pada anak yang kedua yaitu sering-sering mengajak anak bicara.

Sekali pun si kecil belum mampu merespons sesuatu melalui kata-kata, namun disarankan bagi orang tua untuk terus mengajak anak berbincang dan bercerita.

Anda bisa menceritakan peristiwa sehari-hari atau membacakan anak dongeng sesering mungkin.

3. Berpura-pura menjadi anak kecil

Cara mengatasi speech delay pada anak yang ketiga yaitu berpura-pura menjadi anak kecil.

Ketika memiliki anak yang masih kecil, terkadang orang tua harus berpura-pura menjadi anak kecil juga. Lebih dari sekadar bermain, tindakan ini dapat membantu mengatasi speech delay pada anak .

Setelah memosisikan diri Anda sebagai anak kecil, ajaklah anak untuk bermain, berpura-pura, atau membayangkan sesuatu guna mengembangkan kemampuan verbalnya. Misal, pura-pura menelepon Ayah menggunakan telepon mainan.

Baca Juga: Zoom Rilis Survei Dampak Sistem Kerja Hibrida: Keterlibatan Karyawan Jadi Tantangan

4. Biasakan untuk membuat narasi

Cara mengatasi speech delay pada anak yang keempat yaitu membiasakan untuk membuat narasi.

Meski anak belum bisa berbicara dengan lancar, Moms tetap disarankan untuk memakai percakapan sehari-hari saat berkomunikasi dengan anak. Contoh, ketika memakaikan anak baju, coba deskripsikan baju tersebut menggunakan kata-kata seperti “Hari ini adik akan memakai baju bunga-bunga agar terlihat lebih cantik” sembari memperlihatkannya kepada anak.

Hal itu akan membantu anak memahami objek tertentu melalui perkataan Anda. Terapkan juga cara ini pada kegiatan lainnya seperti saat memandikan anak, memberikan makan, dan mengganti popok.

Selalu ingat untuk menggunakan kalimat lengkap tatkala berkomunikasi dengan anak ya, Moms. Contoh, ketika anak menunjuk ke arah boneka, ucapkanlah kalimat seperti “Kamu mau bermain dengan boneka itu?”. Apabila anak merespons dengan anggukan atau senyuman, Anda bisa langsung memberikan boneka yang dimaksud kepada anak.

5. Berbicara sambil menunjukkan gerakan

Cara mengatasi speech delay pada anak yang kelima yaitu berbicara sambil menunjukkan gerakan.

Saat berbicara dengan anak, Moms harus aktif bergerak dan ekspresif. Contoh, goyang-goyangkan botol susu ketika Anda mengatakan kata-kata “Ayo, minum susu” kepada anak.

Lakukan hal serupa saat Anda mengenalkan anak tentang bagian-bagian tubuh.

6. Batasi penggunaan gadget pada anak

Cara mengatasi speech delay pada anak yang keenam yaitu membatasi penggunaan gadget pada anak.

Untuk melatih kemampuan anak dalam berbicara, komunikasi dua arah merupakan hal yang penting dilakukan.

Dan, gadget tidak mampu memfasilitasi hal tersebut karena anak hanya dapat merespons dengan mendengar tanpa ada interaksi dua arah saat bermain gadget.

Menurut penelitian, penggunaan gadget pada anak usia prasekolah hanya boleh 2 jam sehari. Jadi, pastikan Anda membatasi anak bermain gadget mulai dari sekarang jika mau mereka lancar bicara.

Itulah 6 cara mengatasi speech delay pada anak. Pertimbangkan juga untuk membawa anak ke dokter guna mengetahui masalah dasar yang dialami anak. Biasanya, dokter akan melakukan beberapa tes seperti tes mendengar hingga terapi bicara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BAC 2026: 2 Unggulan Indonesia Tumbang, 2 Ganda Putri Gebuk Jagoan

Hasil Badminton Asia Championships atau BAC 2026 Babak 16 Besar, Kamis (9/4), dua wakil Indonesia yang berstatus unggulan turnamen ini tumbang. 

8 Manfaat Diet Mediterania bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Ada beberapa manfaat diet mediterania bagi kesehatan tubuh yang jarang diketahui, lo. Cari tahu di sini, yuk!

8 Efek Samping Diet Keto yang Jarang Dibahas

Ternyata ini, lo, beberapa efek samping diet keto yang jarang dibahas. Kira-kira apa saja, ya?       

Inspirasi Warna Cat Eksterior 2026 yang Bikin Rumah Lebih Elegan dan Bernilai Tinggi

Inspirasi warna cat eksterior 2026 yang cerah dan natural, bikin rumah terlihat estetik, nyaman, dan ada nilai jual lebih. Simak panduan ini, ya.​

4 Warna Cat Kamar Mandi yang Sebaiknya Dihindari agar Ruangan Tidak Terasa Sempit

Ingin kamar mandi lebih luas? Hindari warna cat ini agar kamar mandi kecil terasa lebih luas, terang, dan nyaman digunakan setiap hari.​

Kawasan JIS akan Dibangun Stasiun KRL, Mulai Beroperasi Juni 2026

Di kawasan Jakarta International Stadium atau JIS akan dibangun stasiun KRL. Ditargetkan rampung pada Mei 2026 dan mulai beroperasi Juni 2026.

6 Herbal Alami yang Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi

Intip beberapa herbal alami yang efektif menurunkan kolesterol tinggi berikut ini, yuk!                

10 Daftar Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus

 Apa saja daftar makanan kaya probiotik yang bagus untuk kesehatan usus ya? Intip di sini, yuk!           

5 Jenis Roti Paling Sehat yang Aman untuk Tekanan Darah

Tahukah bahwa ada beberapa jenis roti paling sehat yang aman untuk tekanan darah lo. Apa sajakah itu?

8 Minuman yang Bisa Menurunkan Kadar Kortisol dalam Tubuh

Mari intip daftar minuman yang bisa menurunkan kadar kortisol dalam tubuh berikut ini! Ada apa saja, ya?