MOMSMONEY.ID - Cara mencegah mata minus pada anak penting diketahui para orang tua agar anak-anak bisa menjalani aktivitas dan belajar dengan lebih nyaman.
Kondisi mata minus membuat mereka kesulitan melihat objek yang jaraknya jauh, sehingga aktivitas sehari-hari seperti belajar di kelas atau membaca tulisan di papan tulis jadi lebih berat.
Gejala yang paling umum dari mata minus termasuk mata sering tegang, sakit kepala, dan kesulitan melihat dengan jelas saat mengemudi, terutama di malam hari.
Wajar saja kalau orang tua merasa khawatir ketika tanda-tanda ini mulai muncul pada buah hatinya.
Baca Juga: Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget
Kondisi mata minus ini paling sering muncul pada anak-anak dan remaja, terutama saat masa pertumbuhan dan aktivitas belajar yang meningkat.
Apalagi di zaman sekarang, anak-anak lebih banyak menggunakan gawai, kemudian ditambah dengan aktivitas membaca dan menulis yang terlalu lama. Semua aktivitas inilah yang memicu terjadinya mata minus.
Oleh karena itu, penting bagi Moms untuk mengetahui bagaimana cara mencegah mata minus pada anak sejak dini, supaya risikonya bisa ditekan sebelum kondisinya bertambah parah.
Berikut beberapa cara mencegah mata minus pada anak sejak dini yang bisa diterapkan, sebagaimana dikutip dari ciputrasmgeyeclinic.com:
Baca Juga: Risiko Sakit Mata Naik 60 Persen Akibat Kerusakan Lensa oleh Gula Darah Tinggi
1. Sering mengajak anak aktivitas outdoor
Salah satu cara yang bisa Moms lakukan untuk mencegah mata minus pada anak adalah dengan sering mengajak anak beraktivitas di outdoor.
Saat terkena paparan sinar matahari, hal ini bisa merangsag produksi dopamin di retina, yakni zat yang bisa mencegah bola mata tumbuh terlalu panjang dan menjadi penyebab rabun jauh.
Usahakan untuk mengajak anak melakukan aktivitas di outdoor minimal 2-3 jam sehari. Lakukan berbagai aktivitas yang disukai anak, seperti bermain di taman, jalan-jalan, atau olahraga.
2. Terapkan aturan menatap layar 20-20-20
Apa maksudnya aturan 20-20-20?
Cara ini dilakukan untuk mengurangi mata lelah karena terlalu lama menatap layar atau membaca.
Setiap 20 menit menatap benda dekat, seperti membaca atau bermain gawai. Lalu, alihkan pandangan ke objek yang jaraknya lebih dari 6 meter. Lakukanlah selama 20 detik.
Cara ini bisa membantu mata Anda beristirahat sejenak dan mengurangi ketegangan visual akibat terlalu fokus pada benda yang dekat.
Baca Juga: Bukan Cuma Wortel, Ini 9 Makanan untuk Kesehatan Mata yang Wajib Anda Coba
3. Menjaga jarak pandang dan pencahayaan yang cukup
Penting untuk menjaga jarak pandang mata Anda saat bermain membaca buku sekitar 35-40 cm dari mata. Sedangkan saat menatap gawai sekitar 50-70 cm.
Selain itu, gunakan pencahayaan yang cukup. Jangan terlalu terang agar mata tidak tegang, namun juga jangan terlalu redup agar mata Anda tidak terlalu bekerja keras saat menatap objek.
4. Terapkan kebiasaan hidup sehat
Cara mencegah mata minus yang tak kalah penting adalah dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat. Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin C, E, omega-3, lutein, dan zeaxanthin. Misalnya saja sayuran hijau, wortel, telur, dan ikan.
Selain itu, usahakan untuk rutin berolahraga atau melakukan aktivitas di luar ruangan untuk mendapatkan sinar matahari yang baik bagi kesehatan mata.
Jangan lupa juga untuk tidur cukup. Karena jika terlalu sering begadang atau tidur tidak berkualitas, maka bisa meningkatkan risiko mata minus.
Baca Juga: Jangan Tunggu Buram, Rutin Periksa Mata agar Gangguan Penglihatan Terdeteksi Dini
5. Rutin periksa mata
Pastikan untuk selalu rutin memeriksakan mata Anda ke dokter mata. Ini sangat membantu untuk bisa memberikan penanganan agar minus tidak bertambah.
Moms perlu membawa anak untuk cek mata sekali dalam setahun. Jika sudah terlanjur minus, maka dokter akan menyarankan untuk penggunaan kacamata dan melakukan pengecekan rutin setiap 6 bulan sekali.
Dengan menerapkan cara mencegah mata minus secara konsisten sejak dini, hal ini adalah bagian dari usaha Moms untuk menjaga kesehatan penglihatan sang buah hati di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News