M O M S M O N E Y I D
Bugar

9 Tanda pada Tubuh Jika Terlalu Banyak Konsumsi Garam, Pusing Salah Satunya

9 Tanda pada Tubuh Jika Terlalu Banyak Konsumsi Garam, Pusing Salah Satunya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi garam, ya? Intip pembahasannya di sini, yuk!

Garam memang membuat makanan terasa lebih lezat, tetapi konsumsi berlebihan bisa memberi dampak serius pada tubuh.

Tubuh sebenarnya membutuhkan garam atau natrium untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot, namun saat jumlahnya terlalu banyak, keseimbangan ini bisa terganggu.

Akibatnya, tekanan darah meningkat, ginjal bekerja lebih keras, dan muncul berbagai gejala yang sering kali tidak kita sadari. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, camilan asin, atau saus kemasan dapat membuat asupan garam harian melebihi batas wajar.

Baca Juga: 5 Sayuran Penurun Tekanan Darah Alami yang Terbukti Efektif

Melansir laman Verywell Health, inilah beberapa tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi garam:

1. Haus dan dehidrasi

Tubuh memerlukan jumlah natrium yang seimbang untuk menjaga cairan di dalam dan di luar sel. Jika Anda makan makanan tinggi garam tanpa menambah asupan air, tubuh akan menarik cairan dari sel agar kadar natrium tetap seimbang.

Hal ini membuat tubuh kekurangan cairan dan menimbulkan rasa haus yang berlebihan. Gejalanya bisa berupa mulut kering, kulit terasa kaku, serta mata yang tampak cekung karena jaringan kehilangan air.

2. Pusing

Terlalu banyak garam bisa menyebabkan pusing, terutama karena dehidrasi. Sakit kepala ini biasanya terasa menekan dan bisa disertai gejala lain seperti pusing, mudah marah, serta sulit berkonsentrasi.

Dalam kasus tekanan darah yang sangat tinggi, sakit kepala parah bisa muncul bersamaan dengan mual, nyeri dada, bahkan kejang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengurangi asupan garam membantu menurunkan risiko sakit kepala, terutama pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

3. Mudah lelah

Kelelahan sering muncul akibat kadar natrium dalam darah yang terlalu tinggi, kondisi ini dikenal sebagai hipernatremia. Ketidakseimbangan cairan dapat memengaruhi otak dan menyebabkan pembengkakan.

Akibatnya, Anda bisa merasa lemah, lesu, dan kurang berenergi. Meskipun dehidrasi sering menjadi penyebab utama, konsumsi garam yang terlalu tinggi juga bisa memperburuk kondisi ini.

Baca Juga: Manfaat Makan Oatmeal untuk Menurunkan Tekanan Darah yang Jarang Diketahui

4. Jantung berdebar

Natrium berperan penting dalam menjaga detak jantung tetap normal. Namun jika jumlahnya berlebihan, keseimbangan elektrolit dalam tubuh terganggu. Hal ini bisa menyebabkan jantung berdebar atau terasa berdetak tidak teratur.

Meskipun tidak selalu berbahaya, detak jantung yang tidak normal dapat disertai gejala seperti nyeri dada, pusing, atau bahkan pingsan jika terjadi terus menerus.

5. Kembung dan pembengkakan

Salah satu tanda paling umum dari konsumsi garam berlebih adalah pembengkakan atau kembung. Kondisi ini terjadi ketika tubuh menahan terlalu banyak cairan. Anda mungkin akan melihat wajah tampak bengkak, terutama di sekitar mata, atau kaki terasa berat dan membesar.

Pada beberapa orang, hal ini juga bisa menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa pola makan tinggi garam dapat meningkatkan risiko kembung pada saluran pencernaan.

6. Berat badan naik

Konsumsi garam berlebihan sering membuat berat badan naik secara tiba-tiba. Kenaikan ini umumnya bukan karena penumpukan lemak, melainkan karena tubuh menahan air.

Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan natrium yang tinggi juga bisa berhubungan dengan peningkatan lemak tubuh. Artinya, kebiasaan mengonsumsi makanan asin bukan hanya memicu pembengkakan, tetapi juga dapat memperlambat metabolisme.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Darah Tinggi Minum Kopi? Ini Jawabannya

7. Tekanan darah meningkat

Terlalu banyak garam membuat tubuh menahan cairan, yang menyebabkan volume darah meningkat. Kondisi ini menekan dinding pembuluh darah dan membuat tekanan darah naik.

Jika dibiarkan, risiko hipertensi, penyakit jantung, dan stroke akan meningkat. Menurut data dari WHO, membatasi garam hingga sekitar lima gram per hari dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi kesehatan jangka panjang.

8. Gangguan pencernaan

Asupan garam tinggi juga bisa mengganggu sistem pencernaan. Gejalanya meliputi mual, sakit perut, hingga diare. Kondisi ini terjadi karena kelebihan cairan di saluran pencernaan dan ketidakseimbangan bakteri baik dalam usus.

Jika keseimbangan mikrobioma terganggu, proses penyerapan cairan menjadi tidak optimal sehingga timbul masalah seperti kembung, gas, dan rasa tidak nyaman di perut.

9. Sulit tidur

Makanan yang terlalu asin dapat mengganggu pola tidur. Retensi cairan yang terjadi bisa menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur dan meningkatkan risiko apnea tidur.

Selain itu, tekanan darah yang tinggi akibat garam berlebih juga dapat menimbulkan sakit kepala dan nyeri dada yang membuat tidur tidak nyenyak.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kadar natrium tinggi bisa mengacaukan hormon yang mengatur siklus tidur sehingga Anda lebih mudah terbangun di malam hari.

Baca Juga: 13 Daftar Jus Penurun Tekanan Darah Tinggi Paling Cepat dan Efektif

Itulah beberapa tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi garam. Mengontrol asupan garam sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Jika Anda sering merasa haus, pusing, atau bengkak setelah makan, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh sudah kelebihan garam.

Cobalah mengurangi makanan olahan, camilan asin, serta saus kemasan, dan imbangi dengan minum air putih yang cukup. Dengan pola makan yang lebih seimbang, tekanan darah akan lebih stabil, sistem pencernaan membaik, dan tidur pun menjadi lebih berkualitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin Anjlok ke US$ 66.000, 5 Altcoin Ini Justru Melesat

Saat Bitcoin anjlok, sejumlah altcoin justru melesat hingga 228%. Divergensi ini bukan kepanikan, melainkan rotasi likuiditas.  

Liburan di Australia Barat, Berikut 5 Pengalaman untuk Kembali Berenergi

Australia Barat menawarkan latar yang sempurna untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental dari kondisi alamnya yang memukau.

Bersiap Berburu Biskuit Oreo Kolaborasi BTS Limited Edition

Oreo hadirkan biskuit cita rasa Korea, asal-usul BTS, melalui rasa brown sugar pancake yang terinspirasi dari hotteok dan oreo berwarna ungu.

Rumah Minimalis Makin Diminati, Ini Cara Simpel Membuat Hunian Lebih Luas

Ingin rumah terasa lebih luas dan rapi? Simak cara membuat rumah minimalis modern yang nyaman dan mudah diterapkan.

6 Tanaman Hias Rumah yang Kuat Musim Kemarau, Tumbuh Meski Jarang Disiram

Ini 6 tanaman tahan kekeringan yang tetap tumbuh subur saat cuaca panas, cocok untuk halaman rumah dan minim perawatan.

Rumah Minimalis Tak Selalu Terasa Dingin, Ini Cara Membuatnya agar Hangat

Rumah minimalis tetap bisa terasa hangat dan nyaman lo. Pilihan warna, tekstur, serta sentuhan personal yang tepat bisa ubah suasanamu.

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (4/6)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Kamis (4/6), didominasi udara kabur dan berawan di hampir seluruh wilayah.

Waspada SMS Hadiah Menggiurkan, Satu Klik Bikin Data dan Saldo Rekening Hilang

Yuk, waspadai SMS hadiah palsu yang makin marak, kenali cirinya agar data pribadi dan saldo rekening kamu tetap aman.

10 Kebiasaan Hidup Warren Buffett agar Kaya, Bukan Sekadar soal Uang

Berikut ini rahasia sukses Warren Buffett yang ternyata bukan hanya soal kekayaan, tetapi kebiasaan hidup yang berdampak besar.​

Plan Indonesia Gelar Lari Inklusif untuk Anak dan Penyandang Disabilitas

Plan Indonesia kembali menghadirkan ajang lari inklusif Run for Equality 2026 yang akan digelar pada 26 Juli 2026.