M O M S M O N E Y I D
Keluarga

8 Tren Desain Rumah dari Wallpaper 90-an hingga Rak Built-in yang Populer di 2025

8 Tren Desain Rumah dari Wallpaper 90-an hingga Rak Built-in yang Populer di 2025
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak 8 tren desain rumah dari wallpaper 90-an hingga rak built-in yang sedang populer di tahun 2025. Anda bisa jadikan panduan sebelum renovasi rumah.

Tahun 2025 menghadirkan kejutan menarik dalam dunia desain interior rumah. Siapa sangka, tren-tren yang dulu dianggap ketinggalan zaman kini justru kembali mencuri perhatian dan menjadi inspirasi utama bagi para pemilik rumah dan desainer. 

Mulai dari wallpaper bergaya tahun 1990-an yang penuh warna dan motif mencolok, hingga rak built-in yang sempat ditinggalkan demi konsep minimalis, semuanya mulai naik daun lagi dengan tampilan yang lebih segar dan fungsional. 

Tidak hanya sekadar nostalgia, tren desain rumah yang dulunya dianggap kuno ini justru dinilai mampu menghadirkan karakter dan kehangatan yang sulit ditemukan dalam tren modern serba polos. 

Bahkan, konsep denah rumah tradisional yang memberikan lebih banyak privasi, panel kayu yang kini tampil lebih elegan, hingga maksimalisme tenang yang tetap teratur, menjadi pilihan banyak keluarga muda di tahun ini. 

Berikut mengulas delapan tren rumah lama yang kini kembali populer di tahun 2025, sekaligus mengungkap alasan mengapa tren-tren ini layak ditinjau ulang dan dihidupkan kembali dalam hunian masa kini.

Baca Juga: 3 Cara Cepat Membuat Rumah Lebih Sejuk Tanpa AC Berlebihan

Wallpaper tahun 90-an, kembali cetar di tahun 2025

Melansir dari laman Real Simple, tren wallpaper khas tahun 1990-an dengan berbagai macam desain kini kembali menjadi sorotan di tahun 2025. 

Warna-warna berani seperti plum dan hijau zamrud, serta motif bunga besar yang dulu sempat dianggap jadul, justru kini dianggap sebagai cara cerdas untuk memberikan karakter pada ruangan. 

Di tengah dominasi warna netral dan minimalis modern, wallpaper bernuansa retro ini menjadi aksen menyenangkan yang membangkitkan suasana hangat sekaligus ekspresif di dalam rumah.

Semburat wallpaper di tempat tak terduga

Tak harus memenuhi seluruh dinding, wallpaper kini digunakan secara selektif untuk memberi sentuhan unik pada area tertentu. Bagian belakang rak buku, dalam lemari, hingga backsplash dapur menjadi tempat favorit untuk eksperimen visual ini. 

Tanpa harus mengeluarkan banyak biaya atau tenaga, wallpaper tempel (removable wallpaper) jadi solusi praktis bagi Anda yang ingin memberi efek “wow” dengan cara yang fun dan mudah.

Baca Juga: 10 Warna Cat Teras 2025 yang Bikin Rumah Makin Memikat dan Estetik

Rak built-in: Klasik tapi makin fungsional

Rak built-in alias rak bawaan dulunya identik dengan desain kuno. Tapi kini, tren ini bangkit dengan pembaruan yang lebih estetis dan personal. 

Dari rak buku dengan ukiran detail hingga kursi jendela dengan kompartemen tersembunyi, elemen built-in kini menyatu harmonis dalam konsep hunian modern yang fungsional dan tetap punya jiwa. 

Cocok bagi Anda yang mendambakan desain rumah yang lebih personal dan terorganisir.

Denah tertutup: Privasi kembali jadi tren

Setelah bertahun-tahun dipenuhi konsep open space, tahun 2025 menyaksikan kembalinya denah lantai tradisional. Banyak keluarga muda justru mulai merindukan ruang-ruang yang terpisah dan punya fungsi masing-masing. 

Tren rumah kuno dengan pembagian ruang yang jelas dianggap lebih nyaman, privat, dan memberi fleksibilitas lebih dalam menata aktivitas harian di rumah.

Baca Juga: Model dan Desain Pencahayaan Terbaik untuk Rumah Minimalis di Tahun 2025

Panel kayu: Dari kuno jadi classy

Panel kayu dulu sering dianggap tua dan berat, tapi kini justru jadi elemen desain yang membawa kehangatan dan ritme alami dalam rumah. 

Dengan penggunaan yang bijak, seperti di belakang tempat tidur atau di area built-in, panel kayu memberi efek visual yang menenangkan. Pilih finishing matte yang lembut agar serat kayu tampil natural, seolah menyatu dengan elemen modern lainnya.

Kaca patri: Artistik dan elegan

Kaca patri tak lagi eksklusif milik bangunan tua atau gereja. Di tangan para desainer, material ini bisa menjadi elemen dekoratif yang dramatis dan fungsional. 

Gunakan kaca patri secara selektif di pintu interior atau jendela transom untuk menciptakan pantulan cahaya warna-warni yang sinematik. Dengan desain yang bersih dan minimal, kaca patri menghadirkan kesan elegan tanpa berlebihan.

Baca Juga: Rahasia Desain Rumah Modern Minimalis yang Cerah di Tahun 2025

Lantai papan catur: Kontras yang berkelas

Motif kotak-kotak pada lantai, atau dikenal sebagai lantai papan catur, kembali populer tapi kali ini dengan pendekatan yang lebih kalem. 

Paduan warna seperti krem dengan pasir atau hijau tua dengan hitam pudar jadi favorit baru. Materialnya pun lebih variatif, dari marmer, keramik hingga travertine

Lantai ini paling pas dipasang di area transisi seperti foyer atau kamar mandi untuk efek dramatis yang tidak norak.

Maksimalisme tenang: Ramai tapi tetap tertata

Jika dulu rumah penuh aksesori dan warna dianggap berlebihan, kini maksimalisme hadir dalam versi yang lebih kalem. Desain maksimalisme tenang memadukan banyak elemen tapi dengan pengendalian rasa dan estetika. 

Warna dan pola tetap ada, tapi lebih dikurasi, memberi kesan rumah yang hidup, berjiwa, namun tetap nyaman dipandang. Cocok bagi Anda yang ingin rumah terasa 'penuh', tapi tidak melelahkan.

Tren interior rumah "ketinggalan zaman" ternyata tidak benar-benar ditinggalkan, mereka hanya menunggu momen untuk bersinar kembali. 

Baca Juga: Desain Model Japandi untuk Rumah Minimalis yang Terlihat Sederhana

Tahun 2025 menjadi bukti bahwa gaya rumah klasik bisa tampil modern dengan sedikit sentuhan baru. Mulai dari wallpaper tahun 90-an, panel kayu elegan, hingga lantai papan catur yang berkelas.

Semua bisa Anda manfaatkan untuk memberi karakter unik pada hunian. Jadi, tak ada salahnya melihat kembali tren masa lalu sebagai inspirasi desain rumah Anda di masa kini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Peringatan Dini BMKG Cuaca Hari (14/4) Jabodetabek Siaga Hujan Sangat Lebat

Update peringatan dini BMKG cuaca hari Selasa (14/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat di daerah berikut ini.

Buruan Serbu! Promo Krispy Kreme Buy 1 Get 1 Dozen Donat Lebih Hemat Hanya 4 Hari

Donat gratis dari Krispy Kreme siap meramaikan harimu! Promo Buy 1 Get 1 ini berlaku 14-17 April 2026. Jangan sampai ketinggalan!

Apa Itu ADHD? Ketahui Ciri-cirinya pada Anak, Remaja, & Dewasa yang Harus Diwaspadai

Gejala ADHD tak sama di setiap fase hidup. Dari anak sulit fokus hingga dewasa bermasalah hubungan, kenali tandanya untuk dukungan terbaik.

Serum Anti Aging Ini Kunci Glowing Tanpa Kerutan: Kulit Awet Muda

Moms, masalah mata panda hingga jerawat bisa diatasi serum anti aging. Lihat daftar 5 serum anti aging yang transformatif untuk kulit sehatmu.

Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Juni 2026, Indofood Ikut Ambil Bagian

​PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk terlibat dalam kolaborasi film animasi Garuda di Dadaku yang menyasar penonton anak dan keluarga.

HP Vivo Y31d Pro: Tawarkan Kamera AI, Performa Ngebut & Baterai Monster

Membeli Vivo Y31d Pro pekan ini, Anda akan dapat baterai 7000mAh yang awet 6 tahun. Charger 90W siap mengisi daya super cepat. 

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (14/4) Melonjak Rp 45.000, Cek Daftar Selengkapnya

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Selasa (14/4) melonjak Rp 45.000 dari perdagangan sebelumnya.

BMKG Peringatkan Kemarau Panjang, Masyarakat Diimbau Lakukan 4 Hal Ini

Puncak kemarau panjang El Nino diprediksi Agustus 2026. BMKG berikan strategi mitigasi yang harus Anda lakukan sekarang.

Menu Baru Pizza Hut: Sourdough Pizza Hadir dengan Topping Pilihan Terbaik

Pizza Hut berinovasi dengan Sourdough Pizza, tersedia dalam Authentic & Specialty Toppings. Temukan menu favorit Anda sekarang!

Kemarau Mulai Meluas, Ini Wilayah di Indonesia yang Sudah Alami Musim Kering

Musim kemarau mulai meluas di wilayah Indonesia. BMKG mencatat, per 13 April 2026, 7,8% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau.