M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Tanda pada Tubuh jika Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

8 Tanda pada Tubuh jika Terlalu Banyak Konsumsi Kafein
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lo, beberapa tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi kafein. Yuk, cek ada apa saja.

Kopi, teh, hingga minuman energi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang. Kandungan kafein di dalamnya memang dikenal mampu meningkatkan fokus, energi, dan kewaspadaan.

Namun, di balik manfaat tersebut, konsumsi kafein yang berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai efek negatif bagi tubuh. Sayangnya, tanda-tanda kelebihan kafein sering kali tidak disadari karena dianggap sebagai hal biasa.

Padahal, tubuh sebenarnya memberikan sinyal ketika asupan kafein sudah melewati batas. Mengenali tanda-tanda ini penting agar Anda bisa mengontrol konsumsi dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: Jangan Abaikan! Ini 9 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Garam pada Tubuh

Bersumber dari laman Health, di bawah ini beberapa tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi kafein:

1. Mudah merasa lelah

Meskipun kafein dikenal sebagai penambah energi, konsumsi berlebihan justru bisa membuat tubuh terasa lelah sepanjang waktu. Salah satu penyebabnya adalah gangguan tidur. Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, zat yang membantu otak rileks dan memicu rasa kantuk.

Selain itu, kafein bertahan cukup lama di dalam tubuh. Waktu paruhnya sekitar 5 jam, artinya setengah dari kafein yang dikonsumsi masih tersisa setelah waktu tersebut.

Jika dikonsumsi terlalu sering, tubuh juga bisa membentuk toleransi, sehingga Anda membutuhkan lebih banyak kafein untuk mendapatkan efek yang sama. Akibatnya, rasa lelah tetap muncul meski sudah minum kopi atau teh.

2. Jantung berdebar

Pada sebagian orang, kafein dapat memicu jantung berdebar, terasa berdetak lebih cepat atau tidak teratur. Hal ini terjadi karena kafein bersifat stimulan dan dapat memengaruhi kontraksi jantung.

Bagi orang yang sensitif terhadap kafein atau memiliki gangguan irama jantung, efek ini bisa terasa lebih kuat. Meski terasa tidak nyaman, kondisi ini umumnya tidak berbahaya jika hanya dipicu oleh kafein.

3. Tekanan darah meningkat

Kafein dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah sementara pada siapa saja. Efek ini biasanya ringan pada orang tanpa riwayat hipertensi yang mengonsumsi kafein dalam batas aman.

Namun, konsumsi kafein di atas 400 mg per hari diketahui dapat meningkatkan tekanan darah secara lebih signifikan, terutama pada mereka yang mengonsumsi hingga 600 mg atau lebih setiap hari.

4. Gangguan pencernaan

Asupan kafein berlebihan juga dapat memicu masalah pada lambung. Kafein dapat membuat otot antara kerongkongan dan lambung menjadi lebih rileks, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Akibatnya, muncul keluhan seperti perut terasa tidak nyaman, sering bersendawa, hingga sensasi panas atau terbakar di dada dan tenggorokan.

Baca Juga: 10 Tanda Awal pada Wanita jika Terkena Diabetes, Perhatikan ya!

5. Sakit kepala

Sakit kepala, baik ringan maupun berat, juga bisa menjadi tanda kebanyakan kafein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah besar, terutama 3 porsi atau lebih per hari, berkaitan dengan peningkatan risiko migrain.

Diduga, hal ini berkaitan dengan efek kafein pada pembuluh darah yang menyempit lalu melebar kembali.

6. Gelisah dan cemas

Kafein dapat merangsang sistem saraf dengan meningkatkan produksi dopamin. Jika jumlahnya berlebihan, efeknya bisa berupa rasa gelisah, tegang, hingga cemas. Risiko kecemasan diketahui meningkat tajam ketika asupan kafein melebihi 400 mg per hari.

7. Pusing

Rasa pusing juga bisa muncul akibat terlalu banyak kafein, terutama pada orang yang sensitif. Kafein dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, serta memengaruhi aliran darah ke otak. Kombinasi efek ini bisa membuat tubuh terasa tidak stabil.

8. Gejala putus kafein

Semakin sering dan banyak kafein dikonsumsi, tubuh akan semakin bergantung padanya. Ketika asupan tiba-tiba dihentikan, bisa muncul gejala putus kafein.

Beberapa keluhan yang umum terjadi antara lain mual, sulit fokus, sakit kepala, mengantuk, dan mudah tersinggung. Gejala ini biasanya muncul 12 hingga 24 jam setelah konsumsi terakhir dan dapat berlangsung beberapa hari, bahkan hingga 1 minggu pada beberapa orang.

Baca Juga: 10 Tanda pada Tubuh jika Ginjal Bermasalah, Apa Saja?

Nah, itulah beberapa tanda pada tubuh jika terlalu banyak konsumsi kafein. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 21 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Langkah Memanfaatkan Pasar Global Lewat UMKM Bisa Ekspor

Ini adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang memanfaatkan kerjasama perdagangan yang sudah diteken.

Program Pendampingan Usaha Masih Menjadi Penopang UMKM

Pendampingan yang diberikan Kementerian UMKM mencakup segala aspek mulai dari perluasan pasar hingga pembiayaan.

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.