MOMSMONEY.ID - Apa saja manfaat kesehatan konsumsi minuman fermentasi secara rutin, ya? Intip pembahasannya di sini!
Minuman fermentasi semakin populer karena dianggap mampu memberikan manfaat kesehatan yang tidak hanya sekadar menyegarkan.
Di balik rasanya yang khas, minuman ini mengandung mikroorganisme baik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Konsumsi secara rutin dapat memberikan efek positif, terutama untuk kesehatan pencernaan hingga daya tahan tubuh.
Proses fermentasi sendiri melibatkan bakteri dan ragi yang mengubah gula menjadi senyawa bermanfaat, seperti asam organik dan probiotik. Inilah yang membuat minuman fermentasi memiliki nilai gizi tambahan dibandingkan minuman biasa.
Baca Juga: 7 Manfaat Kesehatan Konsumsi Tomat bagi Tubuh yang Luar Biasa
Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa manfaat kesehatan konsumsi minuman fermentasi secara rutin:
1. Mikrobioma usus menjadi lebih sehat
Bakteri baik dalam minuman fermentasi dapat memengaruhi kondisi mikrobioma usus. Manfaat ini perlu dijaga dengan konsumsi rutin karena efeknya bisa berkurang jika asupan makanan fermentasi dihentikan.
Perubahan positif pada mikrobioma membantu bakteri baik berkembang dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan. Selain itu, usus akan menghasilkan lebih banyak asam lemak rantai pendek yang berperan penting dalam kesehatan pencernaan.
2. Membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh
Usus memiliki peran besar dalam sistem imun dan cara tubuh melawan virus serta bakteri penyebab penyakit. Probiotik dari minuman fermentasi mendorong usus memproduksi senyawa yang membantu melawan mikroorganisme berbahaya, sehingga daya tahan tubuh dapat meningkat.
3. Berpotensi mengurangi gejala depresi dan kecemasan
Ketidakseimbangan bakteri usus dapat memengaruhi kondisi mental. Saat lapisan usus melemah dan mikrobioma tidak seimbang, tubuh menjadi kurang optimal dalam menghasilkan zat kimia yang mendukung fungsi otak.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi probiotik dapat membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan, meski hasilnya masih bervariasi antar individu.
4. Menjaga kesehatan mulut
Mulut juga memiliki mikrobioma yang berpengaruh pada kesehatan gigi dan gusi. Konsumsi makanan dan minuman fermentasi dapat membantu menyeimbangkan bakteri di mulut, sehingga risiko bau mulut, peradangan gusi, gigi berlubang, dan penumpukan plak dapat berkurang.
Baca Juga: 9 Manfaat Kesehatan Minum Susu Kambing bagi Tubuh
5. Membantu mengatasi sembelit
Orang yang mengalami sembelit kronis biasanya memiliki jumlah bakteri baik yang lebih sedikit di usus. Dalam sebuah penelitian, konsumsi minuman probiotik selama 12 minggu membantu meningkatkan frekuensi buang air besar.
Tinja juga menunjukkan peningkatan jumlah bakteri menguntungkan yang mendukung kelancaran pencernaan.
6. Mengurangi peradangan dalam tubuh
Minuman fermentasi seperti kombucha dan kefir mengandung probiotik yang dapat membantu menurunkan peradangan. Hal ini berkaitan dengan perbaikan keseimbangan mikrobioma usus, yang pada akhirnya mendukung kerja sistem imun dalam mengendalikan peradangan.
7. Membantu mengelola sindrom iritasi usus besar
Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa penderita IBS dengan sembelit mengalami perbaikan setelah mengonsumsi kombucha selama 10 hari. Peserta penelitian melaporkan buang air besar lebih lancar dan gejala yang berkurang. Meski begitu, jenis dan jumlah probiotik yang paling efektif masih terus diteliti.
8. Mendukung pengelolaan berat badan
Kefir menunjukkan potensi dalam membantu pengelolaan obesitas, baik pada penelitian manusia maupun hewan. Probiotik di dalamnya dapat mendukung pencernaan, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan berperan dalam pengurangan lemak tubuh.
Kombucha juga diteliti karena kemampuannya memperbaiki mikrobioma yang berkaitan dengan kondisi obesitas.
Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan Konsumsi Ubi Jalar yang Jarang Diketahui
Nah, itu tadi beberapa manfaat kesehatan konsumsi minuman fermentasi secara rutin. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News