MOMSMONEY.ID - Yuk, catat beberapa makanan dan minuman yang diam-diam bikin dehidrasi berikut ini! Ada apa saja?
Dehidrasi tidak selalu terjadi karena jarang minum air putih. Beberapa makanan dan minuman yang tampak biasa saja ternyata dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat jika dikonsumsi berlebihan. Kondisi ini sering tidak disadari karena gejalanya muncul perlahan, mulai dari mulut kering, tubuh lemas, sulit fokus, hingga sakit kepala ringan.
Tubuh membutuhkan cairan yang cukup agar organ dapat bekerja dengan optimal. Saat asupan cairan tidak seimbang dengan cairan yang keluar, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Selain cuaca panas dan aktivitas berat, pola makan juga ikut memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.
Baca Juga: 5 Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa, Nomor 3 Sering Diabaikan
Melansir dari Health, berikut beberapa makanan dan minuman yang diam-diam bikin dehidrasi:
1. Keripik dan Kerupuk
Camilan olahan seperti keripik dan kerupuk mengandung natrium atau garam yang cukup tinggi. Saat tubuh menerima terlalu banyak natrium, cairan dari dalam sel akan berpindah ke aliran darah untuk membantu menyeimbangkan kadar garam. Kondisi ini dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi. Selain itu, natrium juga membuat ginjal memproduksi lebih banyak urine.
Rata-rata orang mengonsumsi lebih dari 3.300 mg natrium per hari, padahal anjuran harian maksimal sekitar 2.300 mg, bahkan lebih baik jika kurang dari 1.500 mg. Dalam 1 porsi sekitar 22 keripik kentang asin saja sudah terdapat sekitar 148 mg natrium.
Karena camilan asin sering membuat orang sulit berhenti makan, asupan garam bisa meningkat tanpa disadari. Jika ingin camilan renyah yang lebih sehat, Anda bisa mencoba wortel kecil atau irisan paprika.
2. Daging Deli
Daging deli seperti ham dan kalkun olahan biasanya mengandung natrium dan bahan pengawet yang tinggi. Garam digunakan untuk membantu menjaga daya tahan produk sehingga kandungan natriumnya cukup besar.
Sebagai gambaran, 1 lembar kalkun deli mengandung sekitar 144 mg natrium, sedangkan ham deli sekitar 124 mg. Jika Anda terbiasa makan sandwich dengan daging olahan setiap hari, cobalah menggantinya dengan ayam panggang atau dada kalkun segar.
3. Sup Kalengan
Sup buatan rumah umumnya dapat membantu hidrasi tubuh karena mengandung kaldu dan bahan alami. Namun, sup kalengan sering memiliki kandungan natrium yang tinggi.
Dalam 1 cangkir sup tomat kalengan kental terdapat sekitar 558 mg natrium. Untuk pilihan yang lebih sehat, Anda bisa membuat sup sendiri atau memilih produk dengan label rendah natrium.
4. Bumbu dan Saus
Beberapa bumbu seperti kecap, saus tomat, dan mayones mengandung cukup banyak natrium dan bahan pengawet. Misalnya, 1 sendok makan kecap bisa mengandung sekitar 1.010 mg natrium.
Konsumsi natrium tinggi dalam sekali makan dapat membuat sel tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan rempah segar atau memilih saus rendah natrium.
Baca Juga: 4 Tanda Kulit Berminyak Akibat Dehidrasi, Beda dengan Kulit Berminyak Biasa
5. Makanan Manis
Kue, donat, permen, dan makanan tinggi gula lainnya juga dapat membuat tubuh lebih mudah dehidrasi. Saat kadar gula darah meningkat, tubuh akan menarik cairan dari sel ke aliran darah untuk membantu menurunkan kadar gula tersebut.
Akibatnya, sel tubuh menjadi kekurangan cairan dan ginjal akan memproduksi lebih banyak urine. Karena itu, konsumsi makanan manis berlebihan sering membuat Anda cepat haus.
Jika ingin menikmati camilan manis, coba imbangi dengan makanan yang mengandung banyak air seperti stroberi atau raspberry. Anda juga bisa mengganti soda dengan air soda tanpa gula dan tambahan buah segar.
6. Makanan Pedas
Makanan pedas memang tidak memengaruhi cairan tubuh seperti garam atau gula, tetapi dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu keringat lebih banyak.
Cabai mengandung capsaicin, yaitu senyawa yang memberikan sensasi panas pada tubuh. Saat berkeringat lebih banyak, tubuh juga kehilangan cairan lebih cepat.
Karena itu, penting untuk memperbanyak minum air putih saat mengonsumsi makanan pedas. Anda juga bisa menambahkan buah dan sayuran segar agar tubuh tetap terhidrasi.
7. Alkohol
Minuman beralkohol dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat karena bersifat diuretik, yaitu meningkatkan frekuensi buang air kecil. Alkohol juga membuat ginjal menyerap lebih sedikit air sehingga cairan tubuh lebih cepat terbuang.
Saat mengonsumsi alkohol, usahakan tetap minum air putih untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
8. Minuman Energi
Minuman energi biasanya mengandung kafein dan gula dalam jumlah tinggi. Kafein dapat meningkatkan produksi urine, terutama jika dikonsumsi lebih dari 500 mg per hari.
Bahkan, beberapa minuman energi memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibanding kopi sehingga asupannya sering tidak disadari berlebihan.
Jika Anda mengonsumsi minuman energi, perhatikan label kandungannya dan batasi jumlahnya. Orang dewasa disarankan mengonsumsi kafein tidak lebih dari 400 mg per hari.
Baca Juga: 5 Makanan Terbaik untuk Kulit Kering, Rahasia Kulit Lembab Bebas Dehidrasi
Itulah beberapa makanan dan minuman yang diam-diam bikin dehidrasi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News