MOMSMONEY.ID - Ini, lho, daftar buah penurun tekanan darah tinggi alami yang layak dicoba berikut ini. Apa sajakah itu?
Tekanan darah tinggi sering berkembang tanpa gejala yang jelas, namun dampaknya bisa terasa serius jika dibiarkan dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan jantung, stroke, hingga masalah pembuluh darah lainnya. Salah satu langkah sederhana yang bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil adalah memperbaiki pola makan sehari hari, termasuk memperbanyak konsumsi buah.
Buah bukan hanya sumber vitamin dan mineral, tetapi juga mengandung serat, antioksidan, serta kalium yang berperan penting dalam membantu menyeimbangkan tekanan darah. Kombinasi nutrisi ini dapat membantu tubuh mengurangi efek natrium berlebih dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
Baca Juga: 12 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Daftar Buah Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Layak Dicoba
Melansir dari Health, berikut daftar buah penurun tekanan darah tinggi alami yang layak dicoba:
1. Pisang
Pisang merupakan salah satu buah yang kaya kalium, yaitu mineral penting yang membantu mengatur tekanan darah. Kekurangan kalium dalam jangka panjang dapat berkontribusi pada meningkatnya tekanan darah.
Dalam satu buah pisang dengan berat sekitar 115 gram, terdapat sekitar 375 mg kalium. Kebutuhan kalium harian orang dewasa umumnya sekitar 2.600 mg untuk wanita dan 3.400 mg untuk pria, dan sebagian besar bisa dipenuhi dari makanan sehari hari.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pisang tertentu secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik, yaitu angka atas dalam pengukuran tekanan darah yang menunjukkan kekuatan jantung saat memompa darah.
2. Blueberry
Blueberry kaya akan antioksidan, terutama antosianin, yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Antosianin juga dapat membantu pembuluh darah memproduksi lebih banyak oksida nitrat, yaitu zat yang membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi blueberry secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah, terutama pada wanita pascamenopause yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi.
Buah lain yang juga kaya antosianin antara lain stroberi, raspberry, blackberry, ceri, dan blackcurrant.
3. Kiwi
Kiwi merupakan buah yang kaya vitamin C, yang berperan dalam mendukung kesehatan pembuluh darah dan membantu menurunkan tekanan darah pada sebagian orang dengan hipertensi.
Satu buah kiwi dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan harian vitamin C orang dewasa. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi kiwi secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah dibandingkan konsumsi buah lain dalam jumlah yang sama.
Kiwi juga membantu meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh sehingga mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
4. Semangka
Semangka mengandung asam amino L citrulline yang di dalam tubuh diubah menjadi L arginine. Senyawa ini membantu produksi oksida nitrat yang berperan dalam melebarkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah.
Beberapa studi menunjukkan potensi semangka dalam membantu menurunkan tekanan darah, meski hasil penelitian masih bervariasi sehingga diperlukan kajian lebih lanjut.
Semangka juga tinggi kandungan air sehingga membantu menjaga hidrasi tubuh yang penting untuk kestabilan tekanan darah.
Baca Juga: 11 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Menurut Ahli
5. Jeruk Bali
Jeruk bali merupakan sumber kalium dan vitamin C yang baik, dua nutrisi yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap sehat.
Satu cangkir jeruk bali dapat menyediakan sekitar 290 sampai 330 mg kalium serta vitamin C dalam jumlah tinggi yang membantu mendukung kesehatan pembuluh darah.
Beberapa penelitian menunjukkan efek positif jeruk bali ketika dikombinasikan dengan makanan lain yang mendukung produksi oksida nitrat, seperti jus bit. Namun, jeruk bali juga dapat berinteraksi dengan obat tertentu seperti obat hipertensi dan penurun kolesterol, sehingga perlu konsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya secara rutin.
6. Anggur
Anggur mengandung polifenol seperti antosianin dan quercetin yang berperan sebagai antioksidan alami.
Senyawa ini membantu mendukung kesehatan pembuluh darah dan dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi anggur dapat memengaruhi tekanan darah, terutama pada malam hari.
Satu porsi anggur sekitar satu cangkir atau kurang lebih 20 butir.
7. Alpukat
Alpukat kaya kalium dan vitamin E yang mendukung kesehatan jantung dan tekanan darah.
Satu buah alpukat dapat mengandung hampir 975 mg kalium serta antioksidan vitamin E yang membantu melindungi sel dari kerusakan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi alpukat secara rutin dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.
Setengah buah alpukat sudah dihitung sebagai satu porsi yang baik untuk konsumsi harian.
8. Delima
Delima mengandung berbagai senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang membantu melindungi sel tubuh serta mendukung aliran darah yang sehat.
Penelitian menunjukkan bahwa delima dapat membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah, mencegah penumpukan plak, dan mendukung penurunan tekanan darah. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa jus delima dapat memberikan efek positif terhadap tekanan darah, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu.
Sebagian besar penelitian masih menggunakan bentuk suplemen atau jus, namun konsumsi buahnya tetap dianggap bermanfaat sebagai bagian dari pola makan sehat.
Baca Juga: 4 Manfaat Konsumsi Quinoa secara Rutin untuk Tekanan Darah
Mengubah pola makan dengan menambahkan buah kaya nutrisi dapat membantu mendukung tekanan darah yang lebih stabil. Namun, bagi penderita hipertensi, penting untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis karena beberapa makanan atau suplemen dapat berinteraksi dengan obat yang sedang dikonsumsi.
Itulah daftar buah penurun tekanan darah tinggi alami yang layak dicoba. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News