M O M S M O N E Y I D
Santai

8 Bandara Tutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Soekarno Hatta Tutup hingga 23.59 WIB

8 Bandara Tutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Soekarno Hatta Tutup hingga 23.59 WIB
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Jumlah bandara yang tutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bertambah menjadi 8 bandara, termasuk Bandara Soekarno Hatta Jakarta, dari sebelumnya 7 bandara.

BMKG terus memantau dampak debu vulkanik terhadap ruang udara dan keselamatan penerbangan.

Peringatan dini untuk cuaca penerbangan Significant Meteorological Information (Sigmet) pertama pada 4 September 2026 pukul 23.23 WIB, sesaat setelah erupsi pertama.

"Terdapat 53 Sigmet yang telah diterbitkan oleh MWO Jakarta (Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta). Sigmet terbaru diterbitkan pada 6 September 2026 pukul 18.35 WB hingga pukul 21.35 WIB," kata BMKG di akun Isntagramnya, Minggu (6/9).

BMKG mengungkapkan, teramati sebaran debu abu vulkanis Gunung Anak Krakatau pada pukul 18.10 WIB pada ketinggian hingga 15.000 kaki ke arah Timur dengan kecepatan 5 knots dengan intensitas tetap.

"Dampak Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penyesuaian operasional penerbangan," sebut BMKG. 

Baca Juga: PVMBG: Potensi Letusan Susulan Anak Krakatau Masih Tergolong Tinggi

Berikut status operasional badara di sekitar Gunung Anak Krakatau, update 6 September 2026 pukul 18.35 WIB:

  • Bandara Soekarno Hatta Jakarta tutup pukul 02.08-23.59 WIB
  • Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta tutup pukul 07.20-23.59 WIB
  • Bandara Radin Inten II Lampung tutup pukul 04.18-23.59 WIB
  • Bandara Husein Sastranegara Bandung tutup 12.07-23.59 WIB
  • Bandara Budiarto Curug Banten tutup 06.48-23.59 WIB
  • Bandara Pondok Cabe Banten tutup pukul 10.05-23.59 WIB
  • Bandara Taufik Kiemas Lampung tutup pukul 11.30-23.59 WIB
  • Bandara Atung Bungsu Sumatera Selatan pukul 13.34-17.00 WIB

BMKG menyebutkan, per pukul 18.30 WIB Minggu 6 September 2026, teridentifikasi dua klaster utama sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Yakni, klaster hingga 15.000 kaki bergerak ke arah Timur Laut-Barat Laut dan klaster hingga 50.000 kaki bergerak ke arah Barat Daya-Barat Laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.