MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa teh yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami, lho. Cek pambahasannya di sini!
Tekanan darah tinggi sering berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas, tetapi dapat memberikan dampak serius pada kesehatan jantung dan pembuluh darah jika tidak dikelola dengan baik. Selain menjaga pola makan dan rutin berolahraga, pilihan minuman harian juga bisa berperan dalam membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Salah satu pilihan yang cukup mudah diterapkan adalah teh herbal maupun teh alami yang mengandung senyawa aktif tertentu. Beberapa jenis teh diketahui memiliki antioksidan, efek relaksasi pembuluh darah, hingga membantu meningkatkan aliran darah. Jika dikonsumsi secara rutin dan seimbang, teh dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk mendukung tekanan darah yang lebih terkontrol.
Baca Juga: 12 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik
Teh yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami
Melansir dari Health, berikut beberapa teh yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami:
1. Teh Kembang Sepatu
Teh kembang sepatu dibuat dari kelopak bunga kering dan secara alami tidak mengandung kafein.
Warna merah gelapnya berasal dari antosianin, yaitu antioksidan yang juga ditemukan pada buah beri. Senyawa ini membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan membuatnya lebih rileks, sehingga dapat mendukung penurunan tekanan darah.
Konsumsi sekitar dua cangkir per hari sering dikaitkan dengan manfaat tersebut.
2. Teh Hijau
Teh hijau tidak mengalami proses oksidasi seperti teh hitam, sehingga kandungan antioksidannya tetap tinggi.
Teh ini mengandung katekin yang membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan mendukung sirkulasi darah yang lebih baik. Selain itu, sifat antiinflamasinya juga membantu mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
Biasanya konsumsi 2 sampai 4 cangkir per hari dianggap cukup untuk mendapatkan manfaatnya, meski kandungan kafeinnya perlu diperhatikan bagi yang sensitif.
3. Teh Chamomile
Teh chamomile lebih dikenal karena efek menenangkannya yang membantu tubuh lebih rileks.
Kondisi stres dan kurang tidur dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, sehingga efek relaksasi dari chamomile dapat membantu mendukung tekanan darah tetap stabil. Teh ini juga mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh.
Karena itu, chamomile sering disarankan diminum sebelum tidur.
Baca Juga: 11 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Menurut Ahli
4. Teh Hitam
Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, tetapi melalui proses oksidasi penuh sehingga memiliki rasa lebih kuat dan warna lebih pekat.
Teh ini mengandung flavonoid yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, mengurangi peradangan, dan mendukung aliran darah yang lebih baik. Konsumsi rutin dalam jumlah sedang sering dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih stabil.
Namun, karena mengandung kafein, sebagian orang perlu membatasi konsumsinya.
5. Teh Oolong
Teh oolong berada di antara teh hijau dan teh hitam karena proses oksidasinya yang setengah jalan.
Teh ini mengandung berbagai senyawa bermanfaat seperti katekin, theaflavin, dan polifenol yang memiliki efek antioksidan. Senyawa ini dapat membantu mendukung penurunan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh oolong dapat membantu menurunkan risiko hipertensi, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
6. Teh Bawang Putih
Teh bawang putih mengandung senyawa allicin yang dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.
Allicin dapat membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga tekanan darah bisa lebih terkontrol.
Meskipun penelitian khusus tentang teh bawang putih masih terbatas, studi pada suplemen bawang putih menunjukkan hasil positif dalam membantu menurunkan tekanan darah.
Baca Juga: 4 Manfaat Konsumsi Quinoa secara Rutin untuk Tekanan Darah
7. Teh Jahe
Teh jahe mengandung senyawa aktif yang dapat membantu meredakan peradangan dan mendukung kelancaran aliran darah.
Senyawa dalam jahe juga dipercaya membantu membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga dapat berkontribusi pada penurunan tekanan darah.
Konsumsi rutin teh jahe juga dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi serta membantu menjaga tekanan darah sistolik dan diastolik tetap lebih stabil.
Itulah beberapa teh yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News