M O M S M O N E Y I D
AturUang

Risiko Gempa & Banjir di Indonesia: Panduan Pilih Asuransi Bencana

Risiko Gempa & Banjir di Indonesia: Panduan Pilih Asuransi Bencana
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Indonesia termasuk salah satu negara paling rawan bencana di dunia.

Data World Risk Report 2023 menempatkan Indonesia di posisi kedua setelah Filipina.

Dari gempa, banjir, sampai cuaca ekstrem hingga risikonya nyata dan bisa menimbulkan kerugian besar.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, banjir menjadi bencana paling sering terjadi dengan potensi kerugian ekonomi lebih dari Rp500 triliun.

Sayangnya, kesadaran untuk memiliki perlindungan finansial masih rendah.

Data PT Reasuransi MAIPARK Indonesia menunjukkan, hanya sekitar 0,1% dari total 64 juta rumah tinggal di Indonesia yang memiliki asuransi properti

Padahal, menurut Ignatius Hendrawan, Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, tanpa proteksi, kerugian akibat bencana bisa berlipat ganda dan menghentikan aktivitas usaha secara tiba-tiba.

Baca Juga: Perubahan Iklim Picu Banjir, Masyarakat Perlu Memperluas Perlindungan Risiko Bencana

“Masih banyak masyarakat dan pelaku bisnis yang sudah paham pentingnya mengelola uang, tapi belum menjadikan asuransi sebagai bagian dari strategi perlindungan aset,” jelasnya.

Namun, apakah setiap orang perlu memiliki asuransi bencana?

Menurut Aryawan Eko, Independent Financial Planner dari Mitra Rencana Edukasi, jawabannya tergantung pada tingkat risiko yang dihadapi.

Pertama, lihat dulu apakah lokasi tempat tinggal rawan terhadap bencana alam atau tidak.

"Kalau daerahnya relatif aman dari risiko bencana, asuransi bencana tidak menjadi kebutuhan utama,” ujar Aryawan Rabu (22/10).

Kedua, jika tinggal di area dengan risiko besar seperti rawan banjir atau gempa baru pertimbangkan premi tambahannya.

Baca Juga: Jabodetabek Dilanda Banjir, Zurich Nilai Asuransi Bencana Jadi Penting untuk Dimiliki

“Kalau preminya tidak terlalu besar dan kondisi keuangan mendukung, boleh dipertimbangkan membeli asuransi tambahan bencana,” tambahnya.

Aryawan juga menekankan, urgensi memiliki asuransi bencana makin meningkat seiring perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Tapi lagi-lagi, keputusan terbaik tetap harus berdasarkan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing.

Di sisi lain, Allianz percaya bahwa proteksi asuransi bukan sekadar menjaga aset fisik.

"Tetapi juga menjaga kesinambungan bisnis dan stabilitas ekonomi,” ujar Ignatius. 

Jadi, sebelum buru-buru membeli asuransi bencana, pastikan kamu memahami risiko di sekitar tempat tinggal dan sesuaikan dengan kemampuan finansial.

Intinya, proteksi yang tepat itu bukan yang paling mahal, tapi yang paling sesuai kebutuhan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.