M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Makanan Kaya Serat yang Bisa Mencegah Sembelit, Mau Coba?

7 Makanan Kaya Serat yang Bisa Mencegah Sembelit, Mau Coba?
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Intip beberapa makanan kaya serat yang bisa mencegah sembelit berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman. Kondisi ini umumnya ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih jarang, feses yang keras, atau rasa tidak tuntas setelah buang air besar. Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah kurangnya asupan serat dalam pola makan sehari-hari.

Serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Nutrisi ini membantu menambah volume feses, mempertahankan kandungan air di dalamnya, serta mendukung pergerakan usus agar proses buang air besar menjadi lebih lancar. Selain memperbanyak konsumsi serat, memenuhi kebutuhan cairan dan rutin bergerak juga menjadi langkah penting untuk membantu mencegah sembelit.

Baca Juga: 5 Cara Konsumsi Jahe biar Pencernaan Tetap Sehat

Makanan Kaya Serat yang Bisa Mencegah Sembelit

Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa makanan kaya serat yang bisa mencegah sembelit:

1. Kale

Kale merupakan salah satu sumber utama serat tidak larut. Dalam satu mangkuk kale yang dimasak terdapat sekitar 5,1 gram serat dan lebih dari cukup vitamin K harian yang dibutuhkan tubuh. Sayuran hijau ini juga kaya akan antioksidan dan vitamin C.

2. Lentil

Setengah mangkuk lentil mengandung sekitar 3,8 gram serat tidak larut, sekaligus memberikan asupan zat besi dan folat. Lentil mudah diolah, harganya terjangkau, dan cocok untuk menu vegetarian maupun vegan.

3. Almond

Dalam satu porsi almond atau sekitar 23 butir, terdapat sekitar 3,5 gram serat tidak larut. Selain itu, almond juga mengandung protein, vitamin E, dan mangan yang baik untuk kesehatan.

Almond bisa dijadikan camilan sehat, topping untuk tumisan sayuran seperti brokoli atau kembang kol, atau bahan tambahan dalam oatmeal dan kismis.

4. Pir

Satu buah pir ukuran sedang menyediakan sekitar 3,2 gram serat tidak larut. Selain itu, kulitnya mengandung pektin, yaitu serat larut yang membantu menjaga kesehatan pencernaan. Pir juga rendah kalori dan mengandung mineral penting seperti kalium dan tembaga.

Pir bisa disantap langsung, direbus dengan madu dan yogurt sebagai hidangan penutup, atau dijadikan campuran salad dengan daging ayam panggang, cranberry, kenari, dan keju feta.

Baca Juga: 8 Minuman Kaya Serat untuk Menyehatkan Pencernaan Anda

5. Quinoa

Quinoa dikenal sebagai sumber serat tidak larut yang baik, sekitar 2,5 gram per setengah mangkuk. Selain tinggi serat, quinoa juga mengandung protein, folat, dan antioksidan.

Karena bebas gluten, quinoa bisa menjadi pengganti pasta atau nasi. Sajikan dengan sayuran hijau, buah kering, dan kacang untuk meningkatkan kandungan seratnya. Tambahkan saus tahini agar rasanya lebih gurih dan nikmat.

6. Raspberry

Buah mungil ini rendah kalori, rendah karbohidrat, namun kaya serat tidak larut sekitar 2,3 gram per setengah mangkuk. Raspberry juga mengandung vitamin C dan antioksidan tinggi yang bermanfaat melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Anda bisa mencampurkannya dengan buah lain seperti stroberi, menambahkannya ke yogurt atau pancake gandum utuh sebagai menu sarapan sehat.

7. Pasta Gandum Utuh

Pasta yang terbuat dari gandum utuh mengandung lebih banyak serat, termasuk serat tidak larut, dibandingkan pasta dari tepung putih olahan. Dalam satu porsinya, terdapat sekitar 2,2 gram serat. Selain itu, pasta jenis ini juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral.

Baca Juga: 6 Buah yang Paling Bagus untuk Kesehatan Usus dan Pencernaan

Itulah beberapa makanan kaya serat yang bisa mencegah sembelit. Makanan di atas bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan serat harian sekaligus menjaga sistem pencernaan tetap lancar.

Serat tidak larut berfungsi mempercepat pergerakan makanan di usus dan mencegah sembelit. Jadi, tambahkan beberapa di antaranya ke menu harian Anda untuk pencernaan yang lebih sehat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.

6 Serial Western hingga Drakor Kriminal Tentang Dunia Narkoba

Berikut ini ada beberapa rekomendasi serial bertema narkoba yang wajib ditonton para penikmat serial kriminal.​

Lengan Besar Bikin Minder? Ini 4 Cara Mengecilkannya dengan Cepat

Tumpukan lemak membandel di area lengan kerap menurunkan rasa percaya diri. Berikut 4 cara mengecilkan lengan dengan cepat.

Nikmati Serunya Promo A&W Sharing Meal Oktober 2026, Porsi Puas Harga Pas

Nikmati kelezatan paket promo A&W Sharing Meal mulai Rp 130.000-an lengkap dengan nasi, kentang goreng, dan minuman segar favoritmu.

7 Pilihan Menu Sarapan Diet yang Enak, Kaya Nutrisi & Anti Lapar, Wajib Dicoba

Bingung cari menu sarapan diet yang bikin kenyang lebih lama? Temukan berbagai inspirasi makanan sehat dan praktis untuk bantu turunkan berat.

Perangkat Galaxy Siap Rombak Layar Kunci dan Tampilan Lewat One UI 8.5

One UI 8.5 membawa perubahan besar pada Quick Panel hingga efek 3D ikon. Intip deretan fitur canggih yang bakal hadir di ponsel Anda.

Nikmati Promo HokBen x Bank Saqu Oktober 2026, Cashback 50% Plus Gratis Menu

Nikmati promo HokBen bulan ini pakai Bank Saqu untuk dapatkan cashback hingga 50%, ekstra cashback, serta gratis Chicken Tofu lezat.

Benarkah Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ketahui Faktanya, yuk

Ketahui kandungan nutrisi serta batas aman konsumsi telur puyuh agar tidak memicu lonjakan kolesterol di sini.

Konsumsi Minuman Berpemanis Membebani Tubuh dan Naikkan Gula Darah

Makan manis saat perut kosong membebani tubuh drastis. Urutan santapan ternyata memegang kunci pencegahan lonjakan gula darah.