MOMSMONEY.ID - Ada beberapa jenis suplemen untuk mengobati asam urat saat bulan Ramadhan. Bagi Anda penderita asam urat yang ingin menjalankan bulan puasa dengan khusyuk, konsumsi suplemen yang mencegah kadar asam urat tinggi.
Asam urat adalah jenis radang sendi yang terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam darah. Banyaknya kadar asam urat tersebut menyebabkan kristal menumpuk di jaringan lunak dan sendi.
Asam urat bisa kambuh saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa dan menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, serta pembengkakan pada sendi. Penyakit ini dapat memengaruhi satu sendi pada satu waktu atau beberapa sendi, tapi cenderung terjadi di jempol kaki.
Baca Juga: Tips Makan Sahur & Berbuka biar Asam Urat Tidak Kambuh
Karena sangat nyeri dan dapat memburuk seiring waktu, sebaiknya Anda mencegahnya dengan memberikan pengobatan yang efektif. Tak hanya obat yang mendapat resep dari dokter, ada alternatif seperti mengonsumsi suplemen.
Dilansir dari Healthline, berikut ini macam-macam suplemen yang bisa mengobati asam urat saat bulan puasa.
1. Vitamin c
Vitamin C adalah vitamin penting yang membantu tubuh Anda membangun, memperbaiki, dan memelihara jaringan yang sehat. Vitamin C, yang juga dikenal sebagai asam askorbat kaya akan antioksidan.
Artinya, vitamin C membantu tubuh Anda mempertahankan diri terhadap molekul radikal bebas yang dapat membahayakan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat bermanfaat dalam pencegahan asam urat. Para peneliti menemukan hubungan antara asupan vitamin C dan risiko terkena asam urat.
Mereka juga mencatat bahwa dosis tinggi yang masih dalam kisaran yang cukup menunjukkan manfaat yang lebih besar daripada dosis yang lebih rendah.
Penelitian lain menunjukkan, dosis vitamin C yang sedang kurang membantu orang yang sudah menderita asam urat.
Ada beberapa alasan mengapa Anda mungkin mempertimbangkan untuk mencoba vitamin C. Vitamin C secara umum dikenal aman, dan mudah didapat. Anda dapat membeli suplemen di banyak apotek.
Anda juga dapat meningkatkan jumlah buah dan sayuran yang kaya vitamin C dalam menu makanan saat sahur dan buka puasa.
2. Susu skim bubuk
Terdapat penelitian tahun 2014 yang melibatkan penggunaan susu skim bubuk untuk mengatasi gejala asam urat. Menurut penelitian tersebut, mengonsumsi susu skim bubuk dapat mengurangi rasa nyeri saat asam urat kambuh.
Orang yang menambahkan susu skim bubuk yang dicampurkan ke dalam makanan ternyata mampu mengurangi 2,5 persen kambuhnya asam urat per tahun. Anda bisa mengonsumsi susu skim bubuk saat sahur atau saat buka puasa.
Baca Juga: Apakah Penderita Asam Urat Boleh Mengonsumsi Ikan Tuna? Ini Tips Amannya
3. Suplemen ekstrak bromelain
Bromelain adalah ekstrak dari tanaman nanas yang diyakini memiliki sifat antiinflamasi. Ekstrak ini sering digunakan untuk mengobati radang sendi, sinusitis, dan jenis radang lainnya. Konsumsi suplemen ini saat sahur dan buka puasa ya.
4. Suplemen minyak ikan
Para ahli sering merekomendasikan asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam suplemen minyak ikan untuk meningkatkan kesehatan jantung. Namun, suplemen ini juga bermanfaat bagi penderita asam urat karena dapat mengurangi radang pada sendi.
Beberapa jenis ikan segar mengandung zat kimia yang disebut purin dalam kadar lebih tinggi yang dapat memperparah asam urat. Maka dari itu, Anda bisa mengonsumsi minyak ikan yang rendah purin saat sahur dan buka puasa.
5. Suplemen ekstrak daun jambu biji
Jambu biji dikenal karena sifat antioksidan dan antiinflamasi. Beberapa orang beralih ke ekstrak daun jambu biji karena manfaatnya yang konon juga baik untuk sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh.
6.Suplemen kurkumin
Anda mungkin mengenal rempah ini karena warna kuningnya yang khas. Mengonsumsi suplemen kunyit mampu meredakan peradangan akibat radang sendi dan kondisi lainnya.
Sebuah penelitian menunjukkan, ada potensi antiinflamasi yang bisa meredakan radang sendi karena asam urat.
Perawatan lain
Tentu saja, suplemen dan vitamin bukanlah satu-satunya pilihan. Orang dengan asam urat memiliki perawatan klinis yang dapat mereka gunakan.
Ada obat-obatan yang tersedia untuk mengobati nyeri asam urat, serta obat-obatan yang berfungsi untuk mencegah asam urat kambuh. Jika Anda ingin mengonsumsi obat asam urat dan mencoba obat baru, bicarakan hal tersebut dengan dokter Anda.
Baca Juga: Gula pada Makanan dan Minuman Manis Bisa Memperparah Asam Urat! Ini Penjelasannya
Anda memiliki banyak pilihan dalam hal pencegahan dan pengobatan asam urat, termasuk vitamin dan suplemen tertentu, serta perawatan klinis.
Jika satu perawatan tidak berhasil untuk Anda, mungkin ada perawatan lain yang lebih efektif. Pastikan untuk mendiskusikan pilihan Anda dengan dokter Anda.
Selanjutnya: Apa Efek Mencampur BBM Oktan Rendah dan Tinggi pada Performa Mesin Kendaraan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News